Sub.: Mereka yang menyiakan anak yatim dan orang miskin, dan mencintai harta dengan berlebihan 89:15-26
[89.15] Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata. "Tuhanku telah memuliakanku". فَأَمَّا الإِنسَانُ إِذَا مَا ابْتَلاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ 15
[89.16] Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata. "Tuhanku menghinakanku". وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ 16
[89.17] Sekali-kali tidak demikian, sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim, كَلاَّ بَل لاَّ تُكْرِمُونَ اليَتِيمَ 17
[89.18] dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin, وَلاَ تَحَاضُّونَ عَلَى طَعَامِ المِسْكِينِ 18
[89.19] dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan yang halal dan yang batil, وَتَأْكُلُونَ التُّرَاثَ أَكْلاً لَّماً 19
[89.20] dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan. وَتُحِبُّونَ المَالَ حُباًّ جَماًّ 20