Sub.: Kisah Nabi Ibrahim dan kabar gembira atas kelahiran anaknya Nabi Ismail 15:51-60
[15.51] Dan kabarkanlah Nabi Muhammad kepada mereka tentang tamu-tamu Ibrahim. وَنَبِّئْهُمْ عَن ضَيْفِ إِبْرَاهِيمَ 51
[15.52] Ketika mereka masuk ke tempatnya, lalu mereka mengucapkan. "Salaam". Berkata Ibrahim. "Sesungguhnya kami merasa takut kepadamu". إِذْ دَخَلُوا عَلَيْهِ فَقَالُوا سَلاماً قَالَ إِنَّا مِنكُمْ وَجِلُونَ 52
[15.53] Mereka berkata. "Janganlah kamu merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan kelahiran seorang anak laki-laki yang akan menjadi orang yang alim". قَالُوا لاَ تَوْجَلْ إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلامٍ عَلِيمٍ 53
[15.54] Berkata Ibrahim. "Apakah kamu memberi kabar gembira kepadaku padahal usiaku telah lanjut, maka dengan cara bagaimanakah terlaksananya berita gembira yang kamu kabarkan ini?" قَالَ أَبَشَّرْتُمُونِي عَلَى أَن مَّسَّنِيَ الكِبَرُ فَبِمَ تُبَشِّرُونَ 54
[15.55] Mereka menjawab. "Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa". قَالُوا بَشَّرْنَاكَ بِالْحَقِّ فَلاَ تَكُن مِّنَ القَانِطِينَ 55
[15.56] Ibrahim berkata. "Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang-orang yang sesat". قَالَ وَمَن يَقْنَطُ مِن رَّحْمَةِ رَبِّهِ إِلاَّ الضَّالُّونَ 56