Sub.: Kalau mengatakan sesuatu harus didasari dengan kalimat Insya Allah 18:23-24
[18.23] Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan terhadap sesuatu. "Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok pagi, وَلاَ تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَلِكَ غَداً 23
[18.24] kecuali dengan menyebut. "Insya-Allah". Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah. "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya daripada ini". إِلاَّ أَن يَشَاءَ اللَّهُ وَاذْكُر رَّبَّكَ إِذَا نَسِيتَ وَقُلْ عَسَى أَن يَهْدِيَنِ رَبِّي لأَقْرَبَ مِنْ هَذَا رَشَداً 24
[18.25] Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun lagi. وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلاثَ مِائَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعاً 25
[18.26] Katakanlah. "Allah lebih mengetahui berapa lamanya mereka tinggal di gua; kepunyaan-Nya-lah semua yang tersembunyi di langit dan di bumi. Alangkah terang penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya; tak ada seorang pelindung pun bagi mereka selain daripada-Nya; dan Dia tidak mengambil seorang pun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan". قُلِ اللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثُوا لَهُ غَيْبُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ أَبْصِرْ بِهِ وَأَسْمِعْ مَا لَهُم مِّن دُونِهِ مِن وَلِيٍّ وَلاَ يُشْرِكُ فِي حُكْمِهِ أَحَداً 26