-
Anjing_Yang_Kehausan_The_Thirsty_Man, page : 17
merasa sangat kehausan. Karena bekal airnya telah habis, maka dicarinya sumber air yang
bisa digunakan melepas dahaga. Dia kemudian menemukan sebuah sumur dengan tutup yang
tebal dan berat untuk melindunginya dari terpaan pasir masuk kedalam sumur, sehingga air
didalamnya tetap jernih.
Dengan sekuat tenaga, dibukanya tutup diatas sumur itu. Namun kali ini dia tidak mendapati
ada timba dan tali yang bisa dipakainya untuk mengambil air. Tidak ada jalan lain kecuali
memanjat turun kedalam sumur dan meminum airnya. Dengan perlahan-lahan dia turun
akhirnya berhasil meminum air di sumur itu yang segar dan dingin. Hilang sudah rasa
hausnya, dia lalu memanjat naik untuk keluar dari sumur. Begitu sampai diatas, pria itu
melihat ada seekor anjing menjulur-julurkan lidahnya terengah-engah. Anjing yang kehausan
itu tidak bisa mendapatkan air, jadi ia pun menjilati dan mengisap tanah basah berlumpur di
sekitar sumur.
Pria itu berkata pada dirinya sendiri, "Anjing malang itu pasti sangat kehausan sebagaimana
aku tadi. Aku akan kembali turun ke sumur dan mengambil air untuknya." Namun
permasalahan muncul karena tidak ada wadah yang bisa dipakai untuk mengambil air.
bisa digunakan melepas dahaga. Dia kemudian menemukan sebuah sumur dengan tutup yang
tebal dan berat untuk melindunginya dari terpaan pasir masuk kedalam sumur, sehingga air
didalamnya tetap jernih.
Dengan sekuat tenaga, dibukanya tutup diatas sumur itu. Namun kali ini dia tidak mendapati
ada timba dan tali yang bisa dipakainya untuk mengambil air. Tidak ada jalan lain kecuali
memanjat turun kedalam sumur dan meminum airnya. Dengan perlahan-lahan dia turun
akhirnya berhasil meminum air di sumur itu yang segar dan dingin. Hilang sudah rasa
hausnya, dia lalu memanjat naik untuk keluar dari sumur. Begitu sampai diatas, pria itu
melihat ada seekor anjing menjulur-julurkan lidahnya terengah-engah. Anjing yang kehausan
itu tidak bisa mendapatkan air, jadi ia pun menjilati dan mengisap tanah basah berlumpur di
sekitar sumur.
Pria itu berkata pada dirinya sendiri, "Anjing malang itu pasti sangat kehausan sebagaimana
aku tadi. Aku akan kembali turun ke sumur dan mengambil air untuknya." Namun
permasalahan muncul karena tidak ada wadah yang bisa dipakai untuk mengambil air.