-
LelakiYangMembunuh99orang, page : 2
tahu dia telah membunuh sembilan puluh sembilan orang dan mereka tidak ingin menjadi
korban berikutnya.
Suatu hari lelaki itu berpikir tentang kelakuannya selama ini. Sejujurnya, dia tidak suka
dengan kelakuannya selama ini. Dia tahu apa yang telah dilakukannya adalah salah. Dia ingin
memulai hidupnya kembali, tapi keinginan itu hanya disimpan di dalam hatinya.
Jauh didalam lubuk hatinya, sebenarnya dia tahu ada tuhan yang menciptakan segala
sesuatu. Dia teringat ketika di masa kecilnya, mendengar seseorang mengatakan bahwa ada
tuhan bernama Allah, Yang Maha Mengasihi dan Maha Mengampuni.
Dia sadar dosa yang telah dilakukannya selama ini sangat banyak, namun dia sangat
menyesalinya. Dia bertanya pada dirinya sendiri, "Apa mungkin Allah akan memaafkanku
yang telah membunuh banyak orang?" Dia terus bertanya pada dirinya sendiri dengan
pertanyaan itu, hingga dia merasa tidak ada jalan lain kecuali mencari orang yang bijaksana
dan bertanya padanya.
Sekarang setan sangat marah karena lelaki itu yang telah berhasil di perdayainya selama
korban berikutnya.
Suatu hari lelaki itu berpikir tentang kelakuannya selama ini. Sejujurnya, dia tidak suka
dengan kelakuannya selama ini. Dia tahu apa yang telah dilakukannya adalah salah. Dia ingin
memulai hidupnya kembali, tapi keinginan itu hanya disimpan di dalam hatinya.
Jauh didalam lubuk hatinya, sebenarnya dia tahu ada tuhan yang menciptakan segala
sesuatu. Dia teringat ketika di masa kecilnya, mendengar seseorang mengatakan bahwa ada
tuhan bernama Allah, Yang Maha Mengasihi dan Maha Mengampuni.
Dia sadar dosa yang telah dilakukannya selama ini sangat banyak, namun dia sangat
menyesalinya. Dia bertanya pada dirinya sendiri, "Apa mungkin Allah akan memaafkanku
yang telah membunuh banyak orang?" Dia terus bertanya pada dirinya sendiri dengan
pertanyaan itu, hingga dia merasa tidak ada jalan lain kecuali mencari orang yang bijaksana
dan bertanya padanya.
Sekarang setan sangat marah karena lelaki itu yang telah berhasil di perdayainya selama