Muhammad.com collection in 109 languages

  • SultanDanMenteri, page : 21

mereka, Sultan dan para menterinya melihat
api menyala berkobar-kobar dan di sampingnya ada patung sangat besar dengan hiasan bunga-bunga
dilehernya. Sultan dan para menterinya
sangat ketakutan. Mereka melihat laki-laki dan wanita bersujud pada patung itu. Mereka bernyanyi
nyanyian yang seram.

Suku kafir lalu membawa Sultan dan para menterinya dengan semua barang-barangnya, pada kepala suku
mereka. Si kepala suku sangat terkejut
dan gembira menyaksikan semua barang-barang mereka dan memerintahkan agar Sultan dan para
menterinya harus dikorbankan pada patung
untuk berterima kasih padanya.

Semua menteri telah dikorbankan, dan sekarang giliran Sultan untuk dikorbankan. Tapi suku kafir itu
melihat Sultan tidak punya jari yang lengkap
karena dulu satu jarinya telah terpotong. Peraturan suku melarang mengorbankan sesuatu yang tidak
sempurna pada tuhan mereka. Maka mereka
membebaskan Sultan dan membiarkannya pergi. Sekarang Sultan mengerti apa yang dikatakan Umar adalah
benar, mungkin kebaikan akan datang
dengan dia kehilangan satu jarinya.