-
TigaPriaDidalamGua, page : 2
Saat mereka mulai memanjat gunung menuju ke gua, hujan mulai turun. Baju mereka jadi
basah maka mereka bergegas mencapai gua.
Hujan sangat deras dan batu-batuan di gunung mulai berjatuhan. Angin berhembus kencang
diluar gua. Terdengar di langit suara kilat bergemuruh.
Tiga pria itu berterima kasih pada Allah karena mereka tetap bisa selamat sampai di gua.
Mereka mulai bersantai beristirahat di gua.
Badai menyambar-nyambar di langit. Air hujan berjatuhan deras dari gunung menghantam
batu-batuan di luar gua, dan angin berhembus semakin kencang.
Tiba tiba, ada suara keras dari batu-batuan yang menggelinding ke bawah, dan sebuah batu
yang paling besar meluncur hingga akhirnya menutupi pintu gua. Gua jadi gelap gulita. Di
dalam gua suara jadi memantul.
Keadaan di gua sunyi senyap. Tiga pria itu kini terperangkap didalam gua dan tidak bisa
keluar karena pintu masuk gua telah tertutupi batu besar.
basah maka mereka bergegas mencapai gua.
Hujan sangat deras dan batu-batuan di gunung mulai berjatuhan. Angin berhembus kencang
diluar gua. Terdengar di langit suara kilat bergemuruh.
Tiga pria itu berterima kasih pada Allah karena mereka tetap bisa selamat sampai di gua.
Mereka mulai bersantai beristirahat di gua.
Badai menyambar-nyambar di langit. Air hujan berjatuhan deras dari gunung menghantam
batu-batuan di luar gua, dan angin berhembus semakin kencang.
Tiba tiba, ada suara keras dari batu-batuan yang menggelinding ke bawah, dan sebuah batu
yang paling besar meluncur hingga akhirnya menutupi pintu gua. Gua jadi gelap gulita. Di
dalam gua suara jadi memantul.
Keadaan di gua sunyi senyap. Tiga pria itu kini terperangkap didalam gua dan tidak bisa
keluar karena pintu masuk gua telah tertutupi batu besar.