-
TigaPriaDidalamGua, page : 5
Kini giliran pria kedua untuk berdoa. Dia lalu berdoa kepada Allah dengan berkata, "Ya Allah,
saya mempunyai seorang sepupu perempuan, dan saya ingin berzina dengannya tapi dia
menolaknya.
Ketika musim kemarau tiba dan banyak orang kelaparan, dia datang kepadaku meminta
pertolongan. Saya berkata padanya akan memberikan uang sejumlah seratus dua puluh
dinar seperti yang dimintanya jika dia mau memenuhi permintaanku. Karena sangat butuh
dia pun menyetujuinya. Saat saya hampir melakukan perbuatan itu, dia berkata, 'Takutlah
kepada Allah dan jangan melanggar hukum-Nya.' Saya merasa sangat malu dan menyesal.
Jadi saya berkata padanya untuk segera pergi dan mengambil uangnya. Ya Allah, saya
melakukan itu semua hanya untuk mengharap ridhomu semata."
Sekali lagi terdengar suara keras dari batu besar yang bergerak-gerak. Tapi tetap tidak cukup
terbuka untuk mereka bisa keluar.
Tibalah giliran pria ketiga. Dia kemudian berdoa, "Wahai Allah, aku mempekerjakan
beberapa pegawai. Ketika telah selesai bekerja, aku segera membayar upah mereka. Semua
saya mempunyai seorang sepupu perempuan, dan saya ingin berzina dengannya tapi dia
menolaknya.
Ketika musim kemarau tiba dan banyak orang kelaparan, dia datang kepadaku meminta
pertolongan. Saya berkata padanya akan memberikan uang sejumlah seratus dua puluh
dinar seperti yang dimintanya jika dia mau memenuhi permintaanku. Karena sangat butuh
dia pun menyetujuinya. Saat saya hampir melakukan perbuatan itu, dia berkata, 'Takutlah
kepada Allah dan jangan melanggar hukum-Nya.' Saya merasa sangat malu dan menyesal.
Jadi saya berkata padanya untuk segera pergi dan mengambil uangnya. Ya Allah, saya
melakukan itu semua hanya untuk mengharap ridhomu semata."
Sekali lagi terdengar suara keras dari batu besar yang bergerak-gerak. Tapi tetap tidak cukup
terbuka untuk mereka bisa keluar.
Tibalah giliran pria ketiga. Dia kemudian berdoa, "Wahai Allah, aku mempekerjakan
beberapa pegawai. Ketika telah selesai bekerja, aku segera membayar upah mereka. Semua