Muhammad.com collection in 109 languages

  • TukangSepatuDanAhliIbadah, page : 18

yang lebih baik darinya. Pria saleh jadi
penasaran dan heran bagaimana orang biasa seperti tukang sepatu bisa lebih baik daripada dirinya,
jadi dia memutuskan menuruni bukit untuk
pergi ke desa tempat tukang sepatu itu tinggal.

Ketika pria saleh itu memasuki toko tukang sepatu, si tukang sepatu sangat terkejut dan gembira,
serta merasa suatu kehormatan yang besar
dengan kedatangan pria yang sudah terkenal kesalehannya itu. Seketika itu juga si tukang sepatu
menghentikan semua kesibukannya, dia
menyambut dan mempersilahkan masuk pria saleh ahli ibadah itu sambil membungkuk mencium tangannya.
Lalu tukang sepatu bertanya hal
apakah yang membawanya turun ke desa dan bertanya mungkin ada sesuatu yang bisa dilakukan
untuknya. Pria saleh tidak menjawab namun balik
bertanya, "Ceritakan kepadaku tentang pekerjaanmu." Tukang sepatu berkata dia hanyalah seorang
tukang sepatu biasa dan berapa pun hasil yang


diperoleh dari pekerjaannya, dibelanjakan separuh untuk istri beserta keluarganya, dan separuhnya
lagi untuk amal. Kemudian pria saleh