Muhammad.com collection in 109 languages

  • KESALAHAN_WAHABI, page : 6

Golongan Wahabi tidak memiliki kesepakatan (ijma’) dengan semua ulama’. Orang-orang Wahabi mengamalkan sesuatu yang melawan ijma’ semua ulama’ Nama kitab karya syekh Misbah berjudul "Ad Dalil Al Kafi Fi Roddi Ala Wahabi" berisi segala pelanggaran Wahabi terhadap ijma’ para ulama dimulai dari ijma’ dizaman Sahabat Nabi Muhammad Sebagai penolakan terhadap ajaran Wahabi, syekh Misbah bin Ahmad Syabaqalu Al Bairuti telah menyusun kitab yang menjelaskan penyimpangan mereka
Golongan Wahabi Lihat kitab berjudul "Fatawa Muhimmah" halaman 149-150, cetakan Riyadh Usaimin berkomentar:
Ziarah kubur bagi kaum perempuan adalah haram hukumnya, termasuk dosa besar, sekalipun ke makam Nabi Muhammad Sayyidah Aisyah Ra bertanya kepada Rasulullah tentang bacaan yang diucapkan ketika ziarah kubur, lalu baginda menjawab: Ucapkanlah "Kesejahteraan atas para penghuni kediaman dari kalangan orang-orang Islam dan beriman" Hadis riwayat Muslim Kaum perempuan boleh berziarah ke makam Nabi Muhammad maupun kuburan orang-orang Islam
Kaum perempuan berziarah ke makam Nabi dan kuburan orang-orang Islam Kitab mereka berjudul "Aqidah Ahli Iman Fi Khalqi Adam ala Shurotir Rohman" karya Mahmud At Tuwaijari hlm 40 dan 91, Darul Liwa', Riyadh. Kitab tersebut dipuji oleh Bin Baz, pemimpin Wahabi Golongan Wahabi mengatakan bahwa Allah memiliki gambaran. Golongan Wahabi juga mengatakan bahwa Allah menciptakan manusia berdasarkan gambaran-Nya Allah berfirman, "Tidak ada sesuatupun yang seperti-Nya, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (Q.S As Syura,42:11) Allah tidak menyerupai manusia maka Dia tidak mempunyai gambaran maupun bentuk
Allah Maha Suci dari memiliki gambaran

Kitab mereka berjudul "Fatawa Al Aqidah" karya Usaimin, hlm 72, dan kitab "Nazhraatun Wa Ta'qibatun 'Ala Ma Fi Kitabis Salafiyyah" karangan Bin Fauzan, hlm 23, Darul Wathan, Riyadh Golongan Wahabi berkata: Perkataan Allah berupa huruf dan suara. Golongan Wahabi juga mengatakan bahwa kalam Allah adalah hadis (baru, lawan kata Qodim-dahulu tanpa permulaan)
Seandainya kalam Allah terdiri dari huruf dan suara, maka pasti seperti perkataan makhluk yang berarti menyerupai perkataan manusia Kalam Allah tidak berupa huruf maupun suara
Kalam (Perkataan) Allah
Kitab mereka berjudul "Fatawa Al Aqidah" karya Usaimin, halaman 85 Golongan Wahabi berkata: Allah berada dalam arah diatas Arsy dengan Zat-Nya Rasulullah bersabda: "Ya Allah, Engkau Maha Zahir maka tidak ada sesuatu pun diatas Engkau, dan Engkau Maha Tersembunyi maka tidak ada sesuatu pun dibawah Engkau." Hadis riwayat Muslim Allah ada tanpa arah maupun tempat, tidak menempati Singgasana (Arsy) maupun langit Allah Maha Suci dari arah Kitab mereka berjudul "Fatawa Al Aqidah" karangan Usaimin, halaman 742 Golongan Wahabi berkata: Allah bergerak, yang berarti mereka mengklaim Dia berpindah dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas Ulama Ahli Hak telah menyepakati bahwa bergerak merupakan sifat makhluk bukan sifat Sang Pencipta Allah Maha Suci dari pergerakan, tidak disifatkan dengan gerakan dan perpindahan Allah Maha Suci dari gerakan
Lihat kitab karangan Bin Baz berjudul "At Tahqiq Wal Idhoh Likatsirin Min Masa'ilil Hajj Wal Umrah Waz Ziarah" halaman 16 Golongan Wahabi mengharamkan tindakan memotong jenggot kapan saja sekalipun hanya sedikit, sebagaimana ditegaskan oleh Bin Baz, tokoh Wahabi Bin Umar menggenggam jenggotnya tepat dibawah dagu lalu beliau memotong bagian yang tersisa dibawah tangannya.