-
Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 39
Orang-orang cerdas biasanya memuji orang sesuai dengan pengaruhnya, dan lubuk hati mereka menghargai seseorang berdasarkan besarnya pengaruh mereka.
Di sisi lain, pengaruh juga menjadi penyebab banyak kemalangan, dan bagi sebagian manusia bisa membahayakan urusan akhiratnya. Karena alasan inilah, ada orang-orang yang mencela pengaruh dan memuji jika tidak mempunyai pengaruh. Hukum Islam lebih memuji orang yang tak mempunyai kedudukan daripada yang punya dan mencela orang-orang yang membanggakan diri di muka bumi.
Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, adalah pribadi yang penuh kesederhanaan. Cinta kepada baginda telah menembus jantung hati para Sahabat, serta meresap kedalam hati orang-orang lainnya, baik sebelum baginda menjadi nabi maupun sesudahnya, sekalipun dilubuk hati orang-orang yang mendustakan dan menyakiti baginda sekalipun dan kroni-kroni mereka serta siapapun yang mencoba membahayakan baginda secara sembunyi-sembunyi. Ketika baginda bertemu mereka, mereka menghormatinya, dan jika baginda meminta sesuatu, mereka memberikan permintaan baginda. Hadis yang berkaitan dengan fakta ini sudah diketahui umum.
Orang yang belum pernah melihat Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, akan tercengang dan terperanjat ketika pertama kali melihatnya. Hal serupa dilaporkan oleh Qaila, yang berkata bahwa ia mulai gemetar ketakutan ketika pertama kali melihat baginda, namun baginda segera menenangkannya dan secara lembut berkata, "Wahai wanita malang, kamu harus tenang."
Abi Mas'ud melaporkan, ada seorang laki-laki datang menghadap Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya. Ia mulai gemetaran dan baginda langsung membuatnya tenang serta berkata, "Tenanglah, sungguh aku bukanlah seorang raja."
Keberadaan Nabi Muhammad sebagai seorang nabi sungguh tak ternilai harganya, begitu pula kemuliaan kedudukan baginda yang menjadi seorang Utusan Allah. Semakin bertingkat-tingkat pangkat baginda dengan terpilih sebagai manusia terbaik dalam pandangan Allah, serta mendapat kemuliaan di dunia, sedang di akhirat menjadi junjungan semua anak turun nabi Adam.
SAHIH SHIFA
KESEMBUHAN
Seri ke-4
KESEMPURNAAN FISIK DAN PERILAKU
SERTA KEBERKATAN NABI MUHAMMAD
Di sisi lain, pengaruh juga menjadi penyebab banyak kemalangan, dan bagi sebagian manusia bisa membahayakan urusan akhiratnya. Karena alasan inilah, ada orang-orang yang mencela pengaruh dan memuji jika tidak mempunyai pengaruh. Hukum Islam lebih memuji orang yang tak mempunyai kedudukan daripada yang punya dan mencela orang-orang yang membanggakan diri di muka bumi.
Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, adalah pribadi yang penuh kesederhanaan. Cinta kepada baginda telah menembus jantung hati para Sahabat, serta meresap kedalam hati orang-orang lainnya, baik sebelum baginda menjadi nabi maupun sesudahnya, sekalipun dilubuk hati orang-orang yang mendustakan dan menyakiti baginda sekalipun dan kroni-kroni mereka serta siapapun yang mencoba membahayakan baginda secara sembunyi-sembunyi. Ketika baginda bertemu mereka, mereka menghormatinya, dan jika baginda meminta sesuatu, mereka memberikan permintaan baginda. Hadis yang berkaitan dengan fakta ini sudah diketahui umum.
Orang yang belum pernah melihat Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, akan tercengang dan terperanjat ketika pertama kali melihatnya. Hal serupa dilaporkan oleh Qaila, yang berkata bahwa ia mulai gemetar ketakutan ketika pertama kali melihat baginda, namun baginda segera menenangkannya dan secara lembut berkata, "Wahai wanita malang, kamu harus tenang."
Abi Mas'ud melaporkan, ada seorang laki-laki datang menghadap Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya. Ia mulai gemetaran dan baginda langsung membuatnya tenang serta berkata, "Tenanglah, sungguh aku bukanlah seorang raja."
Keberadaan Nabi Muhammad sebagai seorang nabi sungguh tak ternilai harganya, begitu pula kemuliaan kedudukan baginda yang menjadi seorang Utusan Allah. Semakin bertingkat-tingkat pangkat baginda dengan terpilih sebagai manusia terbaik dalam pandangan Allah, serta mendapat kemuliaan di dunia, sedang di akhirat menjadi junjungan semua anak turun nabi Adam.
SAHIH SHIFA
KESEMBUHAN
Seri ke-4
KESEMPURNAAN FISIK DAN PERILAKU
SERTA KEBERKATAN NABI MUHAMMAD