-
Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 84
Tatkala ditanya kapan kenabian dianugerahkan kepada baginda, Abu Hurairah memberitahu bahwa baginda menjawab, "Ketika Adam antara ruh dan jasad."
Berkenaan kemuliaan garis keturunan baginda, Watslah bin Asqo' memberitahu bahwa Rasulullah, pujian dan kesejahteraan atasnya, telah bersabda, "Sungguh Allah telah memilih Ismail dari keturunan Ibrahim, dan memilih bani Kinanah dari keturunan Ismail, dan memilih kaum Quraisy dari bani Kinanah, dan memilih bani Hasyim dari kaum Quraisy, dan memilihku dari bani Hasyim."
Anas mengungkap kedudukan terhormat Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, yang telah bersabda, "Aku keturunan Adam yang paling mulia dalam pandangan Penguasaku, dan aku tidak bangga." Kata Ibnu Abbas, Nabi telah bersabda Nabi, "Aku paling mulia dari yang awal sampai yang akhir, dan aku tidak bangga."
Bunda Siti Aisyah, Ibu orang-orang beriman, semoga Allah meridhainya, memberitahu bahwa Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, bersabda, “Malaikat Jibril, kesejahteraan atasnya, datang kepadaku kemudian berkata, 'Aku telah bolak balik ke timur dan barat bumi, namun tidak melihat seorangpun yang lebih baik daripada Muhammad, dan tidak melihat bani (anak turun) yang lebih baik daripada bani Hasyim.”
Pada "Perjalanan Malam (Isro' Mi'roj)", Buroq (tunggangan surgawi berwarna putih dan bersayap) didatangkan kepada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, sebagai kendaraan baginda. Sahabat Anas memberitahu kita bahwa buroq menjadi lincah saat melihat baginda lalu Malaikat Jibril bilang pada Buroq, "Apakah kepada Muhammad kamu bertingkah demikian? tak seorangpun yang pernah menunggangimu lebih mulia disisi Allah daripada baginda." Setelah mendengar kata-kata Malaikat Jibril, bercucuran keringat Buroq.
(Sisipan Syeikh Darwish: Sudah umum diketahui bahwa Buroq adalah kendaraan surgawi para nabi, bagaimanapun, berabad-abad telah berlalu sejak Buroq terakhir kali ditunggangi. Buroq juga telah menyadari pangkat terhormat Nabi Muhammad, dan ini yang membuat Buroq bertingkah lincah, jadi saat Malaikat Jibril berbicara kepadanya tentang hal itu, Buroq menjadi pecah keringatnya.)
Abu Hurairah, dan beberapa sahabat yang lain, menceritakan bahwa Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, telah bersabda, "Aku diberi lima perkara yang tidak diberikan kepada para nabi sebelumku: Aku dimenangkan melalui ketakutan yang dilontarkan kedalam hati musuh-musuhku sebulan sebelum aku tiba; Bumi telah dijadikan sebagai masjid bagiku dan tempat yang suci, sehingga manakala tiba waktu untuk solat, setiap orang dari umatku dapat melaksanakan solat; Telah dihalalkan harta rampasan perang untukku, yang mana tidak dihalalkan untuk para nabi sebelumku; Aku telah diutus untuk seluruh umat manusia; Aku telah diberi syafaat (menjadi perantara di Hari Kiamat)."
Berkaitan dengan seluruh dunia, baginda bersabda, "Aku diutus pada semua ras, yang terang dan yang gelap." Ada dua penjelasan untuk kalimat "yang terang dan yang gelap".
Pertama: "yang gelap" maknanya tertuju pada bangsa Arab, karena biasanya kulit mereka berwarna kehitam-hitaman. Kalimat "yang terang" merujuk pada selain bangsa Arab.
Kedua: "yang terang" berarti bangsa manusia sedang "yang gelap" berarti bangsa jin yang diciptakan dari api dan hidup di daerah terpencil tetapi ada juga yang hidup diantara manusia.
Abu Hurairah melaporkan sabda Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, "Aku dimenangkan melalui ketakutan yang dilontarkan kedalam hati musuh-musuhku, dan aku diberi kefasihan seluruh kata-kata. Disaat aku tidur, tiba-tiba didatangkan kunci harta karun bumi kepadaku, lalu diletakkan ditanganku. " Ulama lainnya menambahkan bahwa pangkat kenabian ditutup melalui baginda.
Berkenaan kemuliaan garis keturunan baginda, Watslah bin Asqo' memberitahu bahwa Rasulullah, pujian dan kesejahteraan atasnya, telah bersabda, "Sungguh Allah telah memilih Ismail dari keturunan Ibrahim, dan memilih bani Kinanah dari keturunan Ismail, dan memilih kaum Quraisy dari bani Kinanah, dan memilih bani Hasyim dari kaum Quraisy, dan memilihku dari bani Hasyim."
Anas mengungkap kedudukan terhormat Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, yang telah bersabda, "Aku keturunan Adam yang paling mulia dalam pandangan Penguasaku, dan aku tidak bangga." Kata Ibnu Abbas, Nabi telah bersabda Nabi, "Aku paling mulia dari yang awal sampai yang akhir, dan aku tidak bangga."
Bunda Siti Aisyah, Ibu orang-orang beriman, semoga Allah meridhainya, memberitahu bahwa Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, bersabda, “Malaikat Jibril, kesejahteraan atasnya, datang kepadaku kemudian berkata, 'Aku telah bolak balik ke timur dan barat bumi, namun tidak melihat seorangpun yang lebih baik daripada Muhammad, dan tidak melihat bani (anak turun) yang lebih baik daripada bani Hasyim.”
Pada "Perjalanan Malam (Isro' Mi'roj)", Buroq (tunggangan surgawi berwarna putih dan bersayap) didatangkan kepada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, sebagai kendaraan baginda. Sahabat Anas memberitahu kita bahwa buroq menjadi lincah saat melihat baginda lalu Malaikat Jibril bilang pada Buroq, "Apakah kepada Muhammad kamu bertingkah demikian? tak seorangpun yang pernah menunggangimu lebih mulia disisi Allah daripada baginda." Setelah mendengar kata-kata Malaikat Jibril, bercucuran keringat Buroq.
(Sisipan Syeikh Darwish: Sudah umum diketahui bahwa Buroq adalah kendaraan surgawi para nabi, bagaimanapun, berabad-abad telah berlalu sejak Buroq terakhir kali ditunggangi. Buroq juga telah menyadari pangkat terhormat Nabi Muhammad, dan ini yang membuat Buroq bertingkah lincah, jadi saat Malaikat Jibril berbicara kepadanya tentang hal itu, Buroq menjadi pecah keringatnya.)
Abu Hurairah, dan beberapa sahabat yang lain, menceritakan bahwa Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, telah bersabda, "Aku diberi lima perkara yang tidak diberikan kepada para nabi sebelumku: Aku dimenangkan melalui ketakutan yang dilontarkan kedalam hati musuh-musuhku sebulan sebelum aku tiba; Bumi telah dijadikan sebagai masjid bagiku dan tempat yang suci, sehingga manakala tiba waktu untuk solat, setiap orang dari umatku dapat melaksanakan solat; Telah dihalalkan harta rampasan perang untukku, yang mana tidak dihalalkan untuk para nabi sebelumku; Aku telah diutus untuk seluruh umat manusia; Aku telah diberi syafaat (menjadi perantara di Hari Kiamat)."
Berkaitan dengan seluruh dunia, baginda bersabda, "Aku diutus pada semua ras, yang terang dan yang gelap." Ada dua penjelasan untuk kalimat "yang terang dan yang gelap".
Pertama: "yang gelap" maknanya tertuju pada bangsa Arab, karena biasanya kulit mereka berwarna kehitam-hitaman. Kalimat "yang terang" merujuk pada selain bangsa Arab.
Kedua: "yang terang" berarti bangsa manusia sedang "yang gelap" berarti bangsa jin yang diciptakan dari api dan hidup di daerah terpencil tetapi ada juga yang hidup diantara manusia.
Abu Hurairah melaporkan sabda Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, "Aku dimenangkan melalui ketakutan yang dilontarkan kedalam hati musuh-musuhku, dan aku diberi kefasihan seluruh kata-kata. Disaat aku tidur, tiba-tiba didatangkan kunci harta karun bumi kepadaku, lalu diletakkan ditanganku. " Ulama lainnya menambahkan bahwa pangkat kenabian ditutup melalui baginda.