-
Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 88
"Dan barangsiapa diantara mereka mengatakan, aku adalah tuhan selain Dia, maka yang demikian Kami hendak membalasnya (neraka) Jahannam. Seperti itu Kami membalas para pelaku kezaliman." (Al-Anbiya',21:29). Sedangkan Dia berfirman kepada Muhammad,
"Sungguh, Kami telah membuka untukmu (Muhammad) pembukaan yang nyata; agar Allah mengampuni bagimu apa yang telah lalu dari dosamu dan apa yang akan datang, dan menyempurnakan nikmat-Nya atasmu, dan membimbingmu pada jalan yang lurus." (Al-Fath,48:1-2).
Mereka lantas menanyakan keunggulan baginda atas para nabi mulia, dan Ibnu Abbas mengingatkan mereka tentang firman Allah, "Dan tiada Kami mengutus seorang Rasul pun kecuali dengan lisan kaumnya agar menjelaskan kepada mereka. Kemudian Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan membimbing siapa yang Dia kehendaki. Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (Ibrahim,14:4) Sedangkan Dia berfirman kepada Nabi Muhammad, "Dan Kami tidak mengutusmu (Muhammad) melainkan untuk seluruh umat manusia, sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan." (Saba',34:28).
Kholid bin Ma'dan adalah salah satu dari sekelompok Sahabat yang bertanya kepada Rasulullah, pujian dan kesejahteraan atasnya, "Ya Rasulullah, ceritakan kepada kami tentang diri anda?" kemudian baginda bersabda, "Aku adalah doa leluhurku Ibrahim, ketika beliau berdoa "Wahai Penguasa kami, utuslah kepada mereka seorang rasul dari mereka." (Al-Baqoroh,2:129). Isa (Yesus) juga memberi kabar gembira tentang aku."
Baginda melanjutkan, "Ketika ibuku mengandung aku, beliau melihat cahaya keluar dari beliau yang menerangi gedung-gedung Bushro di tanah Syam."
Lalu baginda berbicara mengenai persusuannya seraya bersabda, " Tatkala aku bersama saudara angkatku dibelakang tenda kami tengah mengembala hewan kepunyaan kami, tiba-tiba dua orang lelaki yang mengenakan pakaian putih membawa bejana dari emas berisi salju datang kepadaku. Mereka membaringkan aku, kemudian membelah hati dan perutku, lalu membasuhnya dengan salju tersebut, hingga mereka telah membersihkannya lantas mengembalikannya seperti semula.
Sesudah itu, salah satunya berkata kepada temannya: 'Timbanglah baginda dengan sepuluh orang dari umatnya.' Maka aku ditimbang dengan sepuluh orang tersebut, namun aku lebih berat dari mereka.
Lalu dia berkata, 'Timbanglah baginda dengan seratus orang dari umatnya.'
Aku pun ditimbang dan masih lebih berat dari mereka.
Dia berkata lagi, 'Timbanglah baginda dengan seribu orang dari umatnya.' Setelah ditimbang, aku tetap lebih berat dari mereka." Lantas malaikat itu berkata, 'Jika engkau menimbangnya dengan seluruh umatnya, baginda tetap lebih berat dari mereka semua.'''
Anas berkata, "Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah, pujian dan kesejahteraan atasnya, yang saat itu tengah bermain dengan beberapa anak. Malaikat Jibril mengambil baginda dan kemudian membaringkan baginda. Dia membelah dada baginda, mengambil hati baginda dan membersihkannya.
Lalu Malaikat Jibril menghilangkan sebuah noda hitam dari baginda seraya berkata, 'Ini porsi (bagian) setan di dalammu.' Setelah itu, dia mencuci hati baginda dengan air Zam-Zam dari sebuah bejana emas, lalu menutupnya dan mengembalikan pada keadaan semula. Anak-anak pergi ke ibu susu mereka sambil berkata, "Muhammad telah dibunuh!" Tak lama kemudian, baginda kembali pada mereka dan mereka menyambut baginda, sementara raut muka baginda nampak pucat pasi." Anas menambahkan, "Aku melihat ada bekas jahitan di dada baginda."
Abdullah bin Mas'ud berkata, "Sungguh Allah memandang pada hati para hamba, kemudian memilih diantara mereka hati Muhammad. Dia memilih baginda untuk diri-Nya sendiri dan mengutus baginda dengan Risalah-Nya."
SAHIH SHIFA
KESEMBUHAN
"Sungguh, Kami telah membuka untukmu (Muhammad) pembukaan yang nyata; agar Allah mengampuni bagimu apa yang telah lalu dari dosamu dan apa yang akan datang, dan menyempurnakan nikmat-Nya atasmu, dan membimbingmu pada jalan yang lurus." (Al-Fath,48:1-2).
Mereka lantas menanyakan keunggulan baginda atas para nabi mulia, dan Ibnu Abbas mengingatkan mereka tentang firman Allah, "Dan tiada Kami mengutus seorang Rasul pun kecuali dengan lisan kaumnya agar menjelaskan kepada mereka. Kemudian Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan membimbing siapa yang Dia kehendaki. Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (Ibrahim,14:4) Sedangkan Dia berfirman kepada Nabi Muhammad, "Dan Kami tidak mengutusmu (Muhammad) melainkan untuk seluruh umat manusia, sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan." (Saba',34:28).
Kholid bin Ma'dan adalah salah satu dari sekelompok Sahabat yang bertanya kepada Rasulullah, pujian dan kesejahteraan atasnya, "Ya Rasulullah, ceritakan kepada kami tentang diri anda?" kemudian baginda bersabda, "Aku adalah doa leluhurku Ibrahim, ketika beliau berdoa "Wahai Penguasa kami, utuslah kepada mereka seorang rasul dari mereka." (Al-Baqoroh,2:129). Isa (Yesus) juga memberi kabar gembira tentang aku."
Baginda melanjutkan, "Ketika ibuku mengandung aku, beliau melihat cahaya keluar dari beliau yang menerangi gedung-gedung Bushro di tanah Syam."
Lalu baginda berbicara mengenai persusuannya seraya bersabda, " Tatkala aku bersama saudara angkatku dibelakang tenda kami tengah mengembala hewan kepunyaan kami, tiba-tiba dua orang lelaki yang mengenakan pakaian putih membawa bejana dari emas berisi salju datang kepadaku. Mereka membaringkan aku, kemudian membelah hati dan perutku, lalu membasuhnya dengan salju tersebut, hingga mereka telah membersihkannya lantas mengembalikannya seperti semula.
Sesudah itu, salah satunya berkata kepada temannya: 'Timbanglah baginda dengan sepuluh orang dari umatnya.' Maka aku ditimbang dengan sepuluh orang tersebut, namun aku lebih berat dari mereka.
Lalu dia berkata, 'Timbanglah baginda dengan seratus orang dari umatnya.'
Aku pun ditimbang dan masih lebih berat dari mereka.
Dia berkata lagi, 'Timbanglah baginda dengan seribu orang dari umatnya.' Setelah ditimbang, aku tetap lebih berat dari mereka." Lantas malaikat itu berkata, 'Jika engkau menimbangnya dengan seluruh umatnya, baginda tetap lebih berat dari mereka semua.'''
Anas berkata, "Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah, pujian dan kesejahteraan atasnya, yang saat itu tengah bermain dengan beberapa anak. Malaikat Jibril mengambil baginda dan kemudian membaringkan baginda. Dia membelah dada baginda, mengambil hati baginda dan membersihkannya.
Lalu Malaikat Jibril menghilangkan sebuah noda hitam dari baginda seraya berkata, 'Ini porsi (bagian) setan di dalammu.' Setelah itu, dia mencuci hati baginda dengan air Zam-Zam dari sebuah bejana emas, lalu menutupnya dan mengembalikan pada keadaan semula. Anak-anak pergi ke ibu susu mereka sambil berkata, "Muhammad telah dibunuh!" Tak lama kemudian, baginda kembali pada mereka dan mereka menyambut baginda, sementara raut muka baginda nampak pucat pasi." Anas menambahkan, "Aku melihat ada bekas jahitan di dada baginda."
Abdullah bin Mas'ud berkata, "Sungguh Allah memandang pada hati para hamba, kemudian memilih diantara mereka hati Muhammad. Dia memilih baginda untuk diri-Nya sendiri dan mengutus baginda dengan Risalah-Nya."
SAHIH SHIFA
KESEMBUHAN