-
Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 126
"Ambillah maaf." (Al-A'rof,7:199) "maka maafkanlah mereka dan ampunilah." (Al-Maidah,5:13).
Ketika Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, bertanya kepada Malaikat Jibril, kesejahteraan atasnya, tentang maksud ayat "Ambillah maaf", lalu dijawab olehnya, "Wahai Muhammad, Allah memerintahmu untuk memperbarui hubunganmu dengan mereka yang memutuskan diri darimu, dan supaya engkau memaafkan terhadap orang yang menzalimimu."
Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, bersabda, "Maafkanlah mereka yang melukaimu."
Didalam kitab Taurat juga telah dijelaskan beberapa sifat baginda, seperti, "Tidak kasar, tidak keras hati, tetapi memaafkan dan mengampuni."
- Al Hadi (Pemberi petunjuk), maksudnya: Allah menolong para hamba yang Dikehendaki-Nya, dengan mengajak dan membimbing kepada jalan-Nya. Allah berfirman, "dan Allah mengundang ke Rumah Kedamaian, serta memberi petunjuk siapa yang Dia kehendaki pada jalan yang lurus." (Yunus,10:25).
Mengenai Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, Allah berfirman,
"Dan sungguh engkau benar-benar mendapat bimbingan pada jalan yang lurus." (Asy-Syuro,42:52), dan juga berfirman, "pengajak kepada Allah dengan izin-Nya." (Al-Ahzab,33:46).
Kesimpulannya adalah, hanya Allah yang berkuasa mutlak memberi pertolongan dan bimbingan pada jalan yang lurus.
Allah berfirman, "Sungguh engkau tidak dapat membimbing siapa yang engkau sukai, akan tetapi Allah membimbing siapa yang Dia kehendaki." (Al-Qosos,28:56). Ada indikasi bahwa bimbingan dapat merujuk pada selain Allah, tentu dengan izin-Nya. Maka siapapun yang berucap bahwa ia dibimbing oleh Allah, juga boleh berucap bahwa Nabi Muhammad telah membimbingnya.
- Al Mukmin (Wali Keimanan) Al Muhaimin (Maha Pelindung)
Kedua nama tersebut mirip maknanya. Nama Al Mukmin merupakan hak Allah, yang berarti bahwa janji Allah kepada para penyembah-Nya adalah benar. Dia menegaskan kebenaran Firman dan Janji-Nya, kepada para rasul dan para penyembah-Nya yang beriman. Juga menegaskan keesaan diri-Nya. Dia melindungi para penyembah-Nya di dunia dari kezaliman, dan melindungi mereka yang beriman dari hukuman diakhirat.
Al Muhaimin juga bermakna "Terpercaya". Adapun kata "Amin" yang biasa diucapkan pada waktu berdoa, adalah termasuk diantara Nama-Nama Allah, dan mempunyai makna yang sama dengan kata Al Mukmin. Al-Muhaimin juga berarti Saksi dan Pelindung.
Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, mendapat gelar Al-Amin, Muhaimin dan Mukmin. Baginda dikenal sebagai Al-Amin (terpercaya), dan telah tenar dengan gelar tersebut bahkan sebelum diangkat sebagai nabi. Didalam bait syairnya, Abbas menyebut baginda dengan nama "Muhaimin (Pelindung)".
Allah berfirman, "Beriman kepada Allah dan mempercayai orang-orang beriman." (At-Taubah,9:61). Ini berarti Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, membenarkan kebenaran. Baginda bersabda, "Aku terpercaya bagi para sahabatku." Ini juga mempunyai makna bahwa Nabi adalah Al Mukmin (Saksi dan Pelindung).
- Al Qudduus (Maha Suci), berarti terlepas dari segala kekurangan, dan suci dari segala sifat makhluk. Masjid di Yerusalem, dinamakan 'Baitul Muqoddas' karena di sanalah orang-orang tersucikan dari dosa. "tersucikan" juga digunakan didalam "Dan engkau berada di Thuwa, lembah yang tersucikan." (Thoha,20:12), dan "Ruh Kudus (yaitu Malaikat Jibril)" (Al-Baqoroh,2:87)
Dalam kitab suci para nabi terdahulu, nama baginda telah tercatat dengan kalimat "Tersucikan" ini berarti baginda berada dalam status tersucikan dari segala dosa, sebagaimana Allah berfirman, "agar Allah mengampuni bagimu apa yang telah lalu dari dosamu dan apa yang akan datang." (Al-Fath,48:2); dan melalui baginda, umat baginda dibersihkan dari dosa.
Dengan mengikuti Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, mereka menjadi suci, sebab baginda berada dalam status tanpa
Ketika Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, bertanya kepada Malaikat Jibril, kesejahteraan atasnya, tentang maksud ayat "Ambillah maaf", lalu dijawab olehnya, "Wahai Muhammad, Allah memerintahmu untuk memperbarui hubunganmu dengan mereka yang memutuskan diri darimu, dan supaya engkau memaafkan terhadap orang yang menzalimimu."
Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, bersabda, "Maafkanlah mereka yang melukaimu."
Didalam kitab Taurat juga telah dijelaskan beberapa sifat baginda, seperti, "Tidak kasar, tidak keras hati, tetapi memaafkan dan mengampuni."
- Al Hadi (Pemberi petunjuk), maksudnya: Allah menolong para hamba yang Dikehendaki-Nya, dengan mengajak dan membimbing kepada jalan-Nya. Allah berfirman, "dan Allah mengundang ke Rumah Kedamaian, serta memberi petunjuk siapa yang Dia kehendaki pada jalan yang lurus." (Yunus,10:25).
Mengenai Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, Allah berfirman,
"Dan sungguh engkau benar-benar mendapat bimbingan pada jalan yang lurus." (Asy-Syuro,42:52), dan juga berfirman, "pengajak kepada Allah dengan izin-Nya." (Al-Ahzab,33:46).
Kesimpulannya adalah, hanya Allah yang berkuasa mutlak memberi pertolongan dan bimbingan pada jalan yang lurus.
Allah berfirman, "Sungguh engkau tidak dapat membimbing siapa yang engkau sukai, akan tetapi Allah membimbing siapa yang Dia kehendaki." (Al-Qosos,28:56). Ada indikasi bahwa bimbingan dapat merujuk pada selain Allah, tentu dengan izin-Nya. Maka siapapun yang berucap bahwa ia dibimbing oleh Allah, juga boleh berucap bahwa Nabi Muhammad telah membimbingnya.
- Al Mukmin (Wali Keimanan) Al Muhaimin (Maha Pelindung)
Kedua nama tersebut mirip maknanya. Nama Al Mukmin merupakan hak Allah, yang berarti bahwa janji Allah kepada para penyembah-Nya adalah benar. Dia menegaskan kebenaran Firman dan Janji-Nya, kepada para rasul dan para penyembah-Nya yang beriman. Juga menegaskan keesaan diri-Nya. Dia melindungi para penyembah-Nya di dunia dari kezaliman, dan melindungi mereka yang beriman dari hukuman diakhirat.
Al Muhaimin juga bermakna "Terpercaya". Adapun kata "Amin" yang biasa diucapkan pada waktu berdoa, adalah termasuk diantara Nama-Nama Allah, dan mempunyai makna yang sama dengan kata Al Mukmin. Al-Muhaimin juga berarti Saksi dan Pelindung.
Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, mendapat gelar Al-Amin, Muhaimin dan Mukmin. Baginda dikenal sebagai Al-Amin (terpercaya), dan telah tenar dengan gelar tersebut bahkan sebelum diangkat sebagai nabi. Didalam bait syairnya, Abbas menyebut baginda dengan nama "Muhaimin (Pelindung)".
Allah berfirman, "Beriman kepada Allah dan mempercayai orang-orang beriman." (At-Taubah,9:61). Ini berarti Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, membenarkan kebenaran. Baginda bersabda, "Aku terpercaya bagi para sahabatku." Ini juga mempunyai makna bahwa Nabi adalah Al Mukmin (Saksi dan Pelindung).
- Al Qudduus (Maha Suci), berarti terlepas dari segala kekurangan, dan suci dari segala sifat makhluk. Masjid di Yerusalem, dinamakan 'Baitul Muqoddas' karena di sanalah orang-orang tersucikan dari dosa. "tersucikan" juga digunakan didalam "Dan engkau berada di Thuwa, lembah yang tersucikan." (Thoha,20:12), dan "Ruh Kudus (yaitu Malaikat Jibril)" (Al-Baqoroh,2:87)
Dalam kitab suci para nabi terdahulu, nama baginda telah tercatat dengan kalimat "Tersucikan" ini berarti baginda berada dalam status tersucikan dari segala dosa, sebagaimana Allah berfirman, "agar Allah mengampuni bagimu apa yang telah lalu dari dosamu dan apa yang akan datang." (Al-Fath,48:2); dan melalui baginda, umat baginda dibersihkan dari dosa.
Dengan mengikuti Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, mereka menjadi suci, sebab baginda berada dalam status tanpa