Muhammad.com collection in 109 languages

  • Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 177

Rasulullah, pujian dan kesejahteraan atasnya, bernubuat mengenai kematian Imam Ali yang mati syahid, serta mengatakan bahwa para pembunuhnya adalah orang-orang yang paling celaka. Baginda juga menyebut bahwa Usman akan mati syahid.
Sejauh ini, fitnah yang memprihatinkan, kata Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, tidak akan muncul selagi Umar masih hidup. Baginda berkata, "Zubair akan berkelahi melawan Ali. Adapun anjing-anjing Chaw-ab akan menyalak pada salah satu istri Chaw-ab dan banyak pembunuhan disekitar wanita itu, dan wanita itu hanya bisa melarikan diri. Ketika Siti Aisyah, semoga Allah meridhainya, pergi ke Basrah, anjing-anjing Chaw-ab menyalak.
(Sisipan Syeikh Darwish: Gonggongan itu terjadi saat Siti Aisyah berkendara diatas unta dan berada didalam Haudaj (sebuah keranda kecil untuk tempat wanita diatas unta). Sewaktu mendengar gonggongan anjing, Siti Aisyah bertanya apakah beliau sedang berada di Chaw-ab tetapi orang-orang yang mempunyai niat untuk menipu, telah membohongi beliau dengan mengatakan kalau itu bukan Chaw-ab melainkan suatu tempat yang lain)
Nubuat Rasulullah, pujian dan kesejahteraan atasnya, mengungkap bahwa kelompok yang curang akan melampaui batas dan mengambil nyawa Ammar, nubuat ini terwujud ketika tentara Muawiyah membunuh Ammar. Tentang Abdullah bin Zubair, baginda berkata, "Celaka orang-orang darimu dan celaka kamu dari orang-orang!"
Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, membicarakan orang munafik yang bernama Quzman seraya bersabda, "Ia akan diuji bersama dengan kaum muslimin, meskipun ia salah satu calon penghuni Api Neraka." Nubuat ini terpenuhi dan Quzman mati bunuh diri.
Baginda menyebut orang-orang tertentu diantara mereka adalah Abu Hurairah, Samuroh bin Jundub dan Hudzaifah, dan bersabda, "Yang terakhir diantaramu akan mati didalam Api." yang terakhir mati diantara mereka adalah Samuroh yang sudah tua dan pikun, beliau meninggal dunia saat mencoba menghangatkan diri di dekat api unggun, namun ternyata ia sendiri terbakar.
Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, berbicara tentang kekhalifahan Quraisy seraya bersabda, "Kekhalifahan adalah dengan Quraisy, dan akan tetap demikian selama mereka memelihara Agama."
Baginda bernubuat bahwa seorang pembohong dan oknum perusak akan muncul dari Tsaqif. Diperkirakan bahwa Al-Hajjaj bin Yusuf dan Al Mukhtar bin Ubaid yang dimaksud dalam nubuat baginda tersebut.
Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, membicarakan Musailamah si pembohong, yang mengaku sebagai nabi selama masa hidup baginda seraya mengatakan Musailamah akan hancur, dan ini terjadi.
Kepada Siti Fatimah, putri baginda, semoga Allah meridhainya, baginda memberi kabar gembira bahwasanya beliau akan menjadi orang pertama dari keluarga baginda, yang meninggal dunia setelah baginda.
Baginda memperingatkan kemurtadan yang akan muncul, serta bernubuat bahwa setelah baginda wafat, kekhalifahan hanya akan bertahan selama tiga puluh tahun, dan setelah itu akan menjadi kerajaan yang tamak. Ini terpenuhi selama masa Al Hasan bin Ali, semoga Allah meridhainya.
Baginda bernubuat mengenai keadaan orang-orang Islam ketika mereka kesasar. Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, bersabda, "Urusan ini dimulai dengan kenabian dan rahmat, kemudian rahmat dan kekhalifahan, diikuti dengan sebuah kerajaan yang tamak lalu diikuti dengan arogansi dan tirani." Baginda memperingatkan "Korupsi akan memasuki umat."
Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, telah memberitahu keberadaan Uwais Al-Qorni.
(Sisipan Syeikh Darwish: Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, memberi instruksi kepada Umar dan Ali agar meminta Uwais mendoakan mereka. Barulah setelah baginda wafat, para Sahabat mengetahui keberadaan Uwais,