Muhammad.com collection in 109 languages

  • Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 184

Perlindungan untuk Nabi Muhammad
pujian dan kesejahteraan atasnya

Allah telah melindungi Nabi Muhammad serta mencukupkan baginda menghadapi orang-orang yang menyakitinya.
Allah mengatakan kepada Nabi-Nya, pujian dan kesejahteraan atasnya, "Allah melindungimu dari orang-orang." (Al-Maidah,5:67). Dia juga berfirman, "Dan bersabarlah dibawah Hukum Penguasamu, sungguh kamu dihadapan Mata Kami." (At-Tur,52:48). dan, "Bukankah Allah mencukupi para penyembah-Nya." (Az-Zumar,39:36).
Allah berfirman,
"Kami mencukupimu menghadapi para pengejek." (Al-Hijr,15:95).
"Dan ketika mereka yang kafir melakukan maker melawanmu, untuk hendak menawanmu atau membunuhmu atau mengusirmu. Mereka hendak makar dan Allah (untuk menanggapi) juga makar. Dan Allah yang terbaik dalam makar." (Al-Anfal,8:30).
Bunda Siti Aisyah, semoga Allah meridhainya, memberitahu, "Sebelum ayat, 'Allah melindungimu dari orang-orang." (Al-Maidah-Hidangan,5:67) diturunkan, Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, memiliki para pengawal. Setelah wahyu ini turun, baginda memandang keluar tenda dan meminta para pengawal meninggalkannya seraya berkata, "Wahai orang-orang, kalian boleh pergi, Penguasaku, Yang Maha Perkasa lagi Maha Mulia, telah memberiku perlindungan."
Jabir bin Abdullah berkata, "Kami berangkat perang bersama baginda disekitar wilayah dekat Najed. Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, berhenti untuk istirahat siang di suatu tempat tertentu sedang para Sahabat memilihkan pohon yang teduh untuk baginda dimana baginda mungkin beristirahat dibawahnya. Jadi baginda pergi dibawah pohon, menggantung pedangnya dipohon kemudian tidur. Tatkala baginda sedang tidur seorang badui mendatangi baginda dan menghunuskan pedangnya. Si Badui bertanya, "Siapa yang akan melindungimu dariku!" "Allah, Yang Maha Perkasa." jawab Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya. Setelah mendengar ini, tangan Badui mulai gemetar dan pedang jatuh dari tangannya.
Lalu Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, berkata, "Sekarang, siapa yang akan melindungimu dariku." Si Badui, Ghourots bin Harits, menjawab, "Ambillah dengan cara yang baik!" maka Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, bertanya, "Apakah kamu bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah." Badui menjawab, "Tidak, tapi aku janji tidak akan memerangimu dan tidak akan bersama dengan siapapun yang bertempur melawanmu." Kemudian baginda membiarkannya pergi dan si Badui pulang kepada temannya sambil berkata, "Aku datang kepadamu dari yang terbaik dari semua umat manusia."
Allah melindungi Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, sehingga baginda tak terlihat orang-orang kafir saat berada didalam gua, melalui tanda-tanda yang telah Dia siapkan untuk baginda dan melalui laba-laba yang membuat jaring untuk baginda. Peristiwa ini sudah umum di kalangan khalayak ramai.
Didalam hadis koleksi Abu Bakar yang ditemukan pada permulaan Musnad Imam Ahmad bin Hambal, dilaporkan bahwasanya Abu Bakar ditanya oleh Azib dan anak lelaki Azib yang bernama Al-Baroo’, tentang peristiwa yang terjadi antara Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, dan Suroqoh selama hijrah baginda ke Madinah.
Abu Bakar memberitahu keduanya:
"Banyak orang pergi keluar mencari kami, tetapi hanya Suroqoh bin Malik, yang mempunyai kuda cepat yang mencapai kami dan saat Suroqoh semakin dekat, saya berseru, 'Ya Rasulullah, ini pemburu hadiah telah mencapai kita!' kemudian Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, bersabda, 'Janganlah bersedih, sungguh Allah bersama kita.' padahal jarak diantara kami hanya sejarak dua atau tiga lemparan tombak.
Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, berkata kepadaku, 'Pemburu hadiah telah sampai kepada kita.' lalu aku mulai menangis. Baginda bertanya mengapa saya menangis, maka saya menjawab, 'Bukan untuk diriku aku menangis, sebaliknya aku menangis untuk