-
Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 186
Ilmu Pengetahuan Nabi Muhammad
pujian dan kesejahteraan atasnya
Allah memberi Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, karunia ilmu pengetahuan yang luas dan melimpah, yang terkait dengan urusan duniawi maupun agama. Dia menganugerahkan kepada baginda pengetahuan syariat Islam, undang-undang agama, ilmu pemerintahan, dan segala ilmu pengetahuan yang membawa kebaikan dan kesejahteraan bagi umat.
Baginda telah diberi pengetahuan mengenai berbagai peristiwa bangsa-bangsa masa lampau, dan menjadi sangat ahli dalam kisah para nabi, para rasul, para tirani bengis, dan kisah setiap umat dari zaman nabi Adam sampai zaman baginda, ditambah dengan pengetahuan tentang hukum-hukum dan kitab suci mereka. Baginda memahami sejarah dan berita mereka, serta bagaimana Allah berurusan dengan mereka, sifat dan ciri-ciri mereka, perbedaan pendapat mereka, pengetahuan jangka waktu dan usia mereka, hikmah kaum bijak mereka dan bantahan orang-orang kafir disetiap umat.
Ketika orang-orang kafir datang kepada baginda, baginda mampu menjawab secara jelas dan tegas pertanyaan orang-orang Yahudi dan Kristen berdasarkan kitab suci mereka sendiri. Baginda juga memberitahu mereka rahasia kitab suci mereka dan membicarakan ilmu mereka yang tersembunyi serta mengungkap apa yang mereka pilih untuk disembunyikan dan bagaimana mereka telah merubah kitab suci mereka.
Baginda mahir dengan dialek suku-suku Arab, dan mengetahui kata-kata khas yang dipakai suku-suku tertentu. Baginda mengetahui gaya kefasihan bahasa Arab murni. Baginda juga mengetahui kabar berita pertempuran mereka, ilmu hikmah mereka, kiasan dan makna syair mereka, kosakata baginda mencakup semua kata-kata mereka dan baginda memakainya untuk memperjelas perumpamaan-perumpamaan ataupun peribahasa sehingga semua orang mampu memahami kedalaman sesuatu dan hal-hal yang kabur bisa menjadi terang.
Baginda membuat peraturan hukum jadi mudah dimengerti, tidak ketat dan tidak saling bertentangan. Hukum yang dibawa baginda mengajarkan perilaku yang baik, tata krama, dan segala macam karakteristik yang disukai, begitu terperinci bahkan orang kafir sekalipun tidak dapat menyatakan keberatan kecuali orang-orang yang menjadi frustrasi dan melampiaskan dengan berkata secara sembarangan. Orang-orang kafir di zaman jahiliyah (jaman kebodohan) yang menentang atau mengingkari baginda, tidak dapat menyangkal hal ini malahan mereka mengatakan apa yang dibawa baginda adalah benar dan tidak berusaha membuktikan hal itu menjadi sebaliknya.
Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, menghalalkan apa yang baik untuk semua orang dan mengharamkan segala yang tidak baik, melalui inilah baginda melindungi kehidupan, kehormatan dan harta benda dari bahaya, serta membuat mereka takut akan Api Kehidupan Abadi.
Pengetahuan Nabi telah melampaui setiap orang. Orang-orang yang mengabdikan seluruh hidupnya untuk mempelajari ilmu pengetahuan, setelah bertahun-tahun studi hanya mampu memperoleh pemahaman yang tak lengkap, mungkin satu atau lebih kajian ilmiah, seperti ilmu pengobatan, arti mimpi, pembagian warisan, matematika, garis keturunan, dsb, sedangkan baginda memiliki semua pengetahuan tersebut. Pengetahuan baginda mencakup semua bidang keilmuan.
Mengenai mimpi, Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, memperingatkan, "Mimpi itu seolah-olah diangkut kaki burung (siap ditafsirkan)." Baginda juga bersabda, "Mimpi terbagi dalam tiga kategori, mimpi yang benar, mimpi seseorang bicara pada dirinya sendiri, dan mimpi menyusahkan dari setan." Baginda juga mengatakan, "Ketika zaman akhir sudah dekat, mimpi seorang mukmin tidak akan pernah bohong."
Baginda telah membahas banyak ilmu pengobatan, termasuk untuk telinga dan bagian dalam mulut, juga tentang cantuk dan obat pencahar. Baginda memberitahu para
pujian dan kesejahteraan atasnya
Allah memberi Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, karunia ilmu pengetahuan yang luas dan melimpah, yang terkait dengan urusan duniawi maupun agama. Dia menganugerahkan kepada baginda pengetahuan syariat Islam, undang-undang agama, ilmu pemerintahan, dan segala ilmu pengetahuan yang membawa kebaikan dan kesejahteraan bagi umat.
Baginda telah diberi pengetahuan mengenai berbagai peristiwa bangsa-bangsa masa lampau, dan menjadi sangat ahli dalam kisah para nabi, para rasul, para tirani bengis, dan kisah setiap umat dari zaman nabi Adam sampai zaman baginda, ditambah dengan pengetahuan tentang hukum-hukum dan kitab suci mereka. Baginda memahami sejarah dan berita mereka, serta bagaimana Allah berurusan dengan mereka, sifat dan ciri-ciri mereka, perbedaan pendapat mereka, pengetahuan jangka waktu dan usia mereka, hikmah kaum bijak mereka dan bantahan orang-orang kafir disetiap umat.
Ketika orang-orang kafir datang kepada baginda, baginda mampu menjawab secara jelas dan tegas pertanyaan orang-orang Yahudi dan Kristen berdasarkan kitab suci mereka sendiri. Baginda juga memberitahu mereka rahasia kitab suci mereka dan membicarakan ilmu mereka yang tersembunyi serta mengungkap apa yang mereka pilih untuk disembunyikan dan bagaimana mereka telah merubah kitab suci mereka.
Baginda mahir dengan dialek suku-suku Arab, dan mengetahui kata-kata khas yang dipakai suku-suku tertentu. Baginda mengetahui gaya kefasihan bahasa Arab murni. Baginda juga mengetahui kabar berita pertempuran mereka, ilmu hikmah mereka, kiasan dan makna syair mereka, kosakata baginda mencakup semua kata-kata mereka dan baginda memakainya untuk memperjelas perumpamaan-perumpamaan ataupun peribahasa sehingga semua orang mampu memahami kedalaman sesuatu dan hal-hal yang kabur bisa menjadi terang.
Baginda membuat peraturan hukum jadi mudah dimengerti, tidak ketat dan tidak saling bertentangan. Hukum yang dibawa baginda mengajarkan perilaku yang baik, tata krama, dan segala macam karakteristik yang disukai, begitu terperinci bahkan orang kafir sekalipun tidak dapat menyatakan keberatan kecuali orang-orang yang menjadi frustrasi dan melampiaskan dengan berkata secara sembarangan. Orang-orang kafir di zaman jahiliyah (jaman kebodohan) yang menentang atau mengingkari baginda, tidak dapat menyangkal hal ini malahan mereka mengatakan apa yang dibawa baginda adalah benar dan tidak berusaha membuktikan hal itu menjadi sebaliknya.
Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, menghalalkan apa yang baik untuk semua orang dan mengharamkan segala yang tidak baik, melalui inilah baginda melindungi kehidupan, kehormatan dan harta benda dari bahaya, serta membuat mereka takut akan Api Kehidupan Abadi.
Pengetahuan Nabi telah melampaui setiap orang. Orang-orang yang mengabdikan seluruh hidupnya untuk mempelajari ilmu pengetahuan, setelah bertahun-tahun studi hanya mampu memperoleh pemahaman yang tak lengkap, mungkin satu atau lebih kajian ilmiah, seperti ilmu pengobatan, arti mimpi, pembagian warisan, matematika, garis keturunan, dsb, sedangkan baginda memiliki semua pengetahuan tersebut. Pengetahuan baginda mencakup semua bidang keilmuan.
Mengenai mimpi, Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, memperingatkan, "Mimpi itu seolah-olah diangkut kaki burung (siap ditafsirkan)." Baginda juga bersabda, "Mimpi terbagi dalam tiga kategori, mimpi yang benar, mimpi seseorang bicara pada dirinya sendiri, dan mimpi menyusahkan dari setan." Baginda juga mengatakan, "Ketika zaman akhir sudah dekat, mimpi seorang mukmin tidak akan pernah bohong."
Baginda telah membahas banyak ilmu pengobatan, termasuk untuk telinga dan bagian dalam mulut, juga tentang cantuk dan obat pencahar. Baginda memberitahu para