-
Indonesian_Biography_of_the_Prophet, page : 167
Kedermawanan Nabi
Dalam perjalanan kembali ke Madinah , mayoritas sahabat Nabi mengendarai depan sementara ia dan beberapa sahabat dekatnya naik jarak belakang untuk merawat dan menjamin keamanan orang-orang yang tidak mampu untuk mengikutinya.
Jabir , yang ayahnya menjadi syahid di Uhud , memiliki unta yang sudah tua dan begitu rapuh sehingga tidak bisa bersaing dengan yang lain . Itu tidak lama sampai Nabi ( salla Allahu alihi wa sallam ) terjebak ke Jabir kemudian ia bertanya mengapa ia tidak dengan sisa sahabatnya , sehingga Jabir menyebutkan kondisi unta . Nabi ( salla Allahu alihi wa sallam ) bertanya Jabir untuk membuat untanya berlutut dan kemudian turun dan dia melakukan hal yang sama . Kemudian Nabi ( salla Allahu alihi wa sallam ) bertanya Jabir untuk menyerahkan berkuda tongkatnya dimana Nabi ( salla Allahu alihi wa sallam ) lembut didorong unta tua dengan itu dan mengatakan kepada Jabir remount . Dengan berkat dari Allah , sebuah keajaiban terjadi dan kekuatan unta dihidupkan kembali sedemikian rupa bahwa itu berlari lebih cepat daripada unta Nabi dan mereka terus naik bersama-sama .
Dalam perjalanan kembali ke Madinah , mayoritas sahabat Nabi mengendarai depan sementara ia dan beberapa sahabat dekatnya naik jarak belakang untuk merawat dan menjamin keamanan orang-orang yang tidak mampu untuk mengikutinya.
Jabir , yang ayahnya menjadi syahid di Uhud , memiliki unta yang sudah tua dan begitu rapuh sehingga tidak bisa bersaing dengan yang lain . Itu tidak lama sampai Nabi ( salla Allahu alihi wa sallam ) terjebak ke Jabir kemudian ia bertanya mengapa ia tidak dengan sisa sahabatnya , sehingga Jabir menyebutkan kondisi unta . Nabi ( salla Allahu alihi wa sallam ) bertanya Jabir untuk membuat untanya berlutut dan kemudian turun dan dia melakukan hal yang sama . Kemudian Nabi ( salla Allahu alihi wa sallam ) bertanya Jabir untuk menyerahkan berkuda tongkatnya dimana Nabi ( salla Allahu alihi wa sallam ) lembut didorong unta tua dengan itu dan mengatakan kepada Jabir remount . Dengan berkat dari Allah , sebuah keajaiban terjadi dan kekuatan unta dihidupkan kembali sedemikian rupa bahwa itu berlari lebih cepat daripada unta Nabi dan mereka terus naik bersama-sama .