-
Prophet_Muhammad_Bersabda-Bahasa-Arabic, page : 60
Siapakah kau? Kau ialah Hassaanah Al-Muzaniyyah? Bagaimana kalian [kau dan keluargamu]? Bagaimana keadaan kalian? Bagaimana keberadaan kalian setelah kami? Sesungguhnya dia datang kepada kita pada masa Khodiijah. Sedangkan bagusnya menjaga hubungan itu bagian dari iman.
h206 لَيْسَ الْمُؤْمِنُ بِالطَّعَّانِ وَلَا اللَّعَّانِ وَلَا الْفَاحِشِ وَلَا الْبَذِيءِ.
Bukanlah mukmin itu orang yang suka mencela, suka melaknat, suka berkata-kata keji dan kotor mulut.
T44 عنوان | الإيمان أقوال وأعمال وزيادته ونقصانه وتجديده وكماله
Topik | IMANI ITU UAPAN DAN AMAL SERTA PERTAMBAHANNYA DAN BERKURANGNYA JUGA PEMBAHARUANNYA DAN KESEMPURNAANNYA
h207 أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا
Paling sempurnanya orang-orang mukmin imannya ialah yang paling baik akhlaqnya.
h208 أَوَ مُسْلِمًا؟ أَوَ مُسْلِمًا؟ يَا سَعْدُ! إِنِّي لَأُعْطِي الرَّجُلَ وَغَيْرُهُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْهُ خَشْيَةَ أَنْ يُكَبَّ فِي النَّارِ عَلَى وَجْهِهِ
Apa dia muslim? Apa dua Muslim? Wahai Sa'd sesungguhnya aku memberi kepada seseorang, sedangkan yang selainnya lebih aku cintai [namun aku tidak memberinya] karena takut hal itu akan menyeretnya ke neraka.
h209 بَيْنَا أَنَا نَائِمٌ رَأَيْتُ النَّاسَ عُرِضُوا عَلَيَّ وَعَلَيْهِمْ قُمُصٌ فَمِنْهَا مَا يَبْلُغُ الثَّدْيَ وَمِنْهَا مَا يَبْلُغُ دُونَ ذَلِكَ وَعُرِضَ عَلَيَّ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ وَعَلَيْهِ قَمِيصٌ يَجْتَرُّهُ (قَالُوا فَمَا أَوَّلْتَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ) الدِّينَ
Sementara aku tidur, aku melihat [dalam mimipi - mimpi seorang nabi adalah wahyu -] orang-orang dipaparkan kepadaku, pada mereka terdapat baju gamis, di antaranya ada yang sampai pada puting susunya, dan ada yang sampai di bawah itu, dan dihadapkan kepada saya Umar bin Alkhoththob sedangkan padanya terdapat baju gamis yang dia tarik [karena panjangnya] (Apa yang anda takwilkan dari itu Ya Rasululloh) [Beliau bersabda:] Agama.
h210 أثر (جُنْدُبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ) كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ فِتْيَانٌ حَزَاوِرَةٌ، فَتَعَلَّمْنَا الْإِيمَانَ قَبْلَ أَنْ نَتَعَلَّمَ الْقُرْآنَ، ثُمَّ تَعَلَّمْنَا الْقُرْآنَ، فَازْدَدْنَا بِهِ إِيمَانًا.
(Jundub bin Abdulloh) dahulu kami bersama Nabi alam keadaan kami menjelang baligh, maka kami belajar iman sbelum kami mempelajari Al-Qur`an kemudian kami mempelajari Al-Qur’an maka bertambah iman kami.