Muhammad.com collection in 109 languages

  • Prophet_Muhammad_Bersabda-Bahasa-Arabic, page : 174

h646 لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ فِيْهَا بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِأُمِّ الْقُرْآنِ فَصَاعِدًا.

Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca fatihah kitab, tidak ada shalat bagi yang tidak membaca intisari alqur’an

h647 مَنْ صَلَّى صَلَاةً لَمْ يَقْرَأْ فِيهَا بِأُمِّ الْقُرْآنِ فَهِيَ خِدَاجٌ ثَلَاثًا غَيْرُ تَمَامٍ؛ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى قَسَمْتُ الصَّلَاةَ بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي نِصْفَيْنِ وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ فَإِذَا قَالَ الْعَبْدُ {الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ} قَالَ اللَّهُ تَعَالَى حَمِدَنِي عَبْدِي وَإِذَا قَالَ {الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ} قَالَ اللَّهُ تَعَالَى أَثْنَى عَلَيَّ عَبْدِي وَإِذَا قَالَ {مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ} قَالَ مَجَّدَنِي عَبْدِي وَقَالَ مَرَّةً فَوَّضَ إِلَيَّ عَبْدِي فَإِذَا قَالَ {إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ} قَالَ هَذَا بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ فَإِذَا قَالَ {اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ} قَالَ هَذَا لِعَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ.
Barang siapa yang shalat namun ia tidak membaca Ummul qur’an di dalamnya maka ialah kekurangan, maka ialah kekurangan, maka ialah kekurangan, yang tidak sempurna, allah ta’ala berfirman: “shalat itu antara aku dan antara hambaku terbagi menjadi dua bagian, separuhnya untukku dan separuhnya lagi untuk hambaku, dan bagi hambaku apapun yang ia minta”, rasulullah bersabda: “bacalah”, seorang hamba mengatakan: “alhamdulillahi robbil ‘alamin”, allah berkata: “hambaku memujiku”, lalu si hamba mengatakan: “arrohmanir rohim”, allah berkata: “hambaku memberi pujian atas diriku”, lalu si hamba mengatakan: “maaliki yaumid diin”, allah mengatakan: “hambaku mengagungkanku, lalu si hamba mengatakan: “iyyaaka na’budu wa iyyaka nasta’in” ayat ini ialah antara aku dan hambaku dan hambaku mendapat apapun yang ia minta, si hamba mengatakan: “ihdinas shirotol mustaqim, shirotol ladzina an’amta ‘alaihim ghoiril maghdlubi ‘alaihim wa laddhoolliin”, maka hal-hal itu semua untuk hambaku dan bagi hambaku apapun yang ia minta.

T267 عنوان | فضل التأمين في الصلاة والجهر به
Topik | Keutamaan membaca “amin” dalam shalat, dan melantangkan suara saat “amiin”

h648 الْإِمَامُ { غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ } فَقُولُوا آمِينَ فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ تَقُولُ آمِينَ وَإِنَّ الْإِمَامَ يَقُولُ آمِينَ فَمَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Apabila imam mengatakan: “ghoiril maghdlubi ‘alaihim wa laddhoolliin”, maka katakanlah: “aamiin” maka sesungguhnya para malaikat mengatakan: “aamiin”, dan apabila imam membaca: “aamiin” maka barang siapa yang sesuai ucapan “aamiin”nya dengan ucapan “aamiin” para malaikat maka Allah mengampuni untuknya yang telah lampau dari dosanya.

h649 أثر (وائل بن حجر) روي أنه قال: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ { غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ } فَقَالَ آمِينَ وَمَدَّ بِهَا صَوْتَهُ.
(Waa-il bin Hujr) diberitakan bahwa ia berkata: Saya mendengar Nabi SAW membaca ghoiril maghdhuubi 'alayhim wa ladh dhoolliin, beliau mengucap: aamiin, dengan memanjangkan suaranya.

h650 أثر (أبو هريرة) روي أنه قال: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَالَ { غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ } قَالَ آمِينَ حَتَّى يَسْمَعَهَا أَهْلُ الصَّفِّ الْأَوَّلِ - مَنْ يَلِيْهِ مِنَ الصَّفِّ – فَيَرْتَجُّ بِهَا الْمَسْجِدُ.
(Abu Huroyroh) diberitakan bahwa dia berkata: Adalah Rasululloh SAW jika membaca ghoiril maghdhuubi 'alayhim wa ladh dhoolliin, beliau mengucap: aamiin, hingga orang yang shofnya di dekat beliau atau yang di shof awal mendengarnya maka gemuruhlah masjid dengan suara mereka.