Muhammad.com collection in 109 languages

  • Prophet_Muhammad_Bersabda-Bahasa-Arabic, page : 283

hingga mereka duduk di dekatnya sejauh pandangan mata. Kemudian datang malikat maut - semoga salam atasnya - hingga duduk di kepalanya lalu berkata: Wahai jiwa yang baik keluarlah kau kepada ampunan dari Allah dan ridho. Lalu keluarlah ruh itu seperti mengalirnya tetesan air dari mulut tempat air, lalu malaikat maut mengambilnya. Jika ia sudah mengambilnya maka ia tidak membiarkan ruh itu di tangannya sekejap mata pun hingga mereka para malaikat mengambilnya dan meletakkannya di kafan dan wewangian tadi. Itulah firman Allah: ...maka para utusan kami mewafatkannya dan mereka tidaklah teledor. Lalu keluar darinya bau harum seperti wewangian minyak misik yang paling harum yang ada di muka bumi. Lalu mereka pun membawanya naik maka tidaklah ruh itu melewati satu kelompok malaikat kecuali mereka berkata: Ruh siapa yang harum ini? Mereka menjawab: Ini ruhnya si fulan bin fulan, dengan namanya yang paling baik yang dahulu ia disebut dengannya di dunia. Hingga sampai ke langit dunia, mereka minta dibukakan maka dibukakan untuk mereka lalu diiringilah ruh itu oleh setiap malaikat yang dekat di tiap langitnya ke langit berikutnya hingga sampai langit ke tujuh. Allah Yang Maha Perkasa dan Maha Agung: Tulislah catatan hambaKu ini di Illiyyiin. Kemudian dikatakan: Kembalikanlah ia ke bumi, sebab aku telah berjanji kepada mereka bahwa dari bumi / tanah itu Aku cipta mereka, kepadanya Aku kembalikan mereka, dan darinya Aku mengeluarkan mereka pada kedua kalinya. Maka ia pun di kembalikan ke bumi. - Hingga ketika keluar ruhnya maka menyolatinya semua malaikat antara langit dan bumi dan setiap malaikat di langit dan dibukakanlah baginya pintu langit, di mana tidak ada penjaga satu pintu pun kecuali mereka berseru kepada Allah Yang Maha Perkasa dan Maha Agung agar ruhnya dinaikkan dari arah mereka -.

h1091 وَإِنَّ الْعَبْدَ الْكَافِرَ إِذَا كَانَ فِي انْقِطَاعٍ مِنْ الدُّنْيَا وَإِقْبَالٍ مِنْ الْآخِرَةِ نَزَلَ إِلَيْهِ مِنْ السَّمَاءِ مَلَائِكَةٌ سُودُ الْوُجُوهِ مَعَهُمْ الْمُسُوحُ فَيَجْلِسُونَ مِنْهُ مَدَّ الْبَصَرِ ثُمَّ يَجِيءُ مَلَكُ الْمَوْتِ حَتَّى يَجْلِسَ عِنْدَ رَأْسِهِ فَيَقُولُ أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْخَبِيثَةُ اخْرُجِي إِلَى سَخَطٍ مِنْ اللَّهِ وَغَضَبٍ قَالَ فَتُفَرَّقُ فِي جَسَدِهِ فَيَنْتَزِعُهَا كَمَا يُنْتَزَعُ السَّفُّودُ مِنْ الصُّوفِ الْمَبْلُولِ فَيَأْخُذُهَا فَإِذَا أَخَذَهَا لَمْ يَدَعُوهَا فِي يَدِهِ طَرْفَةَ عَيْنٍ حَتَّى يَجْعَلُوهَا فِي تِلْكَ الْمُسُوحِ وَيَخْرُجُ مِنْهَا كَأَنْتَنِ رِيحِ جِيفَةٍ وُجِدَتْ عَلَى وَجْهِ الْأَرْضِ فَيَصْعَدُونَ بِهَا فَلَا يَمُرُّونَ بِهَا عَلَى مَلَإٍ مِنْ الْمَلَائِكَةِ إِلَّا قَالُوا مَا هَذَا الرُّوحُ الْخَبِيثُ فَيَقُولُونَ فُلَانُ بْنُ فُلَانٍ بِأَقْبَحِ أَسْمَائِهِ الَّتِي كَانَ يُسَمَّى بِهَا فِي الدُّنْيَا حَتَّى يُنْتَهَى بِهِ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَيُسْتَفْتَحُ لَهُ فَلَا يُفْتَحُ لَهُ ثُمَّ قَرَأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ {لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى يَلِجَ الْجَمَلُ فِي سَمِّ الْخِيَاطِ} فَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ اكْتُبُوا كِتَابَهُ فِي سِجِّينٍ فِي الْأَرْضِ السُّفْلَى، ثُمَّ يُقَالُ: أَعِيْدُوْا عَبْدِيْ إِلَى الْأَرْضِ فَإِنِّيْ وَعَدْتُهُمْ أَنِّيْ مِنْهَا خَلَقْتُهُمْ وَفِيْهَا أُعِيْدُهُمْ وَمِنْهَا أُخْرِجُهُمْ تَارَةً أُخْرَى فَتُطْرَحُ رُوْحُهُ مِنَ السَّمَاءِ طَرْحًا حَتَّى تَقَعَ فِيْ جَسَدِهِ، ثُمَّ قَرَأَ {وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ أَوْ تَهْوِي بِهِ الرِّيحُ فِي مَكَانٍ سَحِيقٍ}. فَتَقَطَّعُ مَعَهَا الْعُرُوْقُ وَالْعَصَبُ فَيَلْعَنُهُ كُلُّ مَلَكٍ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَكُلُّ مَلَكٍ فِي السَّمَاءِ وَتُغْلَقُ أَبْوَابُ السَّمَاءِ لَيْسَ مِنْ أَهْلِ بَابٍ إِلَّا وَهُمْ