Muhammad.com collection in 109 languages

  • Prophet_Muhammad_Bersabda-Bahasa-Arabic, page : 529

عَلَى قَوْمٍ دَمَّوْا وَجْهَ رَسُولِهِ قَالَ وَيَقُولُ مَرَّةً أُخْرَى اللَّهُمَّ إِنَّهُ لَيْسَ لَهُمْ أَنْ يَعْلُونَا حَتَّى انْتَهَى إِلَيْنَا فَمَكَثَ سَاعَةً فَإِذَا أَبُو سُفْيَانَ يَصِيحُ فِي أَسْفَلِ الْجَبَلِ اعْلُ هُبَلُ مَرَّتَيْنِ يَعْنِي آلِهَتَهُ أَيْنَ ابْنُ أَبِي كَبْشَةَ أَيْنَ ابْنُ أَبِي قُحَافَةَ أَيْنَ ابْنُ الْخَطَّابِ فَقَالَ عُمَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَا أُجِيبُهُ قَالَ بَلَى فَلَمَّا قَالَ اعْلُ هُبَلُ قَالَ عُمَرُ اللَّهُ أَعْلَى وَأَجَلُّ قَالَ فَقَالَ أَبُو سُفْيَانَ يَا ابْنَ الْخَطَّابِ إِنَّهُ قَدْ أَنْعَمَتْ عَيْنُهَا فَعَادِ عَنْهَا أَوْ فَعَالِ عَنْهَا فَقَالَ أَيْنَ ابْنُ أَبِي كَبْشَةَ أَيْنَ ابْنُ أَبِي قُحَافَةَ أَيْنَ ابْنُ الْخَطَّابِ فَقَالَ عُمَرُ هَذَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهَذَا أَبُو بَكْرٍ وَهَا أَنَا ذَا عُمَرُ قَالَ فَقَالَ أَبُو سُفْيَانَ يَوْمٌ بِيَوْمِ بَدْرٍ الْأَيَّامُ دُوَلٌ وَإِنَّ الْحَرْبَ سِجَالٌ قَالَ فَقَالَ عُمَرُ لَا سَوَاءً قَتْلَانَا فِي الْجَنَّةِ وَقَتْلَاكُمْ فِي النَّارِ قَالَ إِنَّكُمْ لَتَزْعُمُونَ ذَلِكَ لَقَدْ خِبْنَا إِذَنْ وَخَسِرْنَا ثُمَّ قَالَ أَبُو سُفْيَانَ أَمَا إِنَّكُمْ سَوْفَ تَجِدُونَ فِي قَتْلَاكُمْ مُثْلًا وَلَمْ يَكُنْ ذَاكَ عَنْ رَأْيِ سَرَاتِنَا قَالَ ثُمَّ أَدْرَكَتْهُ حَمِيَّةُ الْجَاهِلِيَّةِ قَالَ فَقَالَ أَمَا إِنَّهُ قَدْ كَانَ ذَاكَ وَلَمْ نَكْرَهُّ
Dari Ibnu Abbas, bahwasannya ia berkata; "Allah tidak memberikan pertolonganNya dalam suatu peristiwa seperti apa yang telah diberikanNya pada perang Uhud." Ubaidullah berkata; tetapi kami mengingkarinya, maka Ibnu Abbas berkata; "Antara diriku dan orang yang mengingkarinya ada kitabullah tabaaraka wa ta'ala. Sesungguhnya Allah azza wa jalla telah berfirman pada perang Uhud: (Dan Sesungguhnya Allah Telah memenuhi janji-Nya kepada kamu, ketika kamu membunuh mereka dengan izin Nya).
Ibnu Abbas berkata; "Arti dari al hassu itu adalah al qatlu (membunuh). (Sampai pada sa'at kamu lemah dan berselisih) hingga firmanNya (Dan Sesunguhnya Allah Telah mema'afkan kamu. dan Allah mempunyai karunia (yang dilimpahkan) atas orang orang yang beriman). Dan sesungguhnya yang dimaksud di sini adalah pasukan pemanah, yaitu bahwasannya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menempatkan mereka di sebuah tempat dan bersabda pada mereka: "Lindungilah kami, dan jika kalian melihat kami terbunuh, jangan kalian tolong, dan jika kalian melihat kami telah mengumpulkan ghanimah, maka jangan menyertai kami." Namun ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah mengumpulkan ghanimah dan memukul mundur pasukan musyrikin, tiba-tiba pasukan pemanah menyerbu turun semua dan bergabung dengan pasukan yang lain. Mereka bergabung dengan barisan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan mereka tetap dalam keadaan seperti itu. -dia sambil menjalin jari-jari kedua tangannya, - maka merekapun bercampur satu sama lain. Ketika terjadi keributan seperti itu dan pasukan pemanah berbaur didalamnya, sekelompok pasukan berkuda (dari pasukan musyrikin) masuk dari tempat (para pemanah) dan mendekati para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu terjadilah pertempuran yang sengit di antara mereka dan keadaan semakin kacau, sehingga banyak di antara kaum muslimin yang terbunuh. Kemenangan pada mulanya di raih Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabatnya di awal siang, hingga pembawa bendera kaum musyrikin terbunuh tujuh atau sembilan orang. kemudian kaum muslimin jalan menyusuri gunung dan mereka tidak menemukan apa yang dikatakan orang-orang sebagai gua, namun mereka berada di bawah cekungan batu besar. Lalu setan berteriak; "Muhammad telah terbunuh" dan tidak ada yang meragukan kebenaran akan hal itu. Dan kami masih tetap yakin dengan hal itu, bahwasannya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah