-
Prophet_Muhammad_Bersabda-Bahasa-Arabic, page : 696
(Al Israa`: 110) ia mengatakan: (Ayat) ini turun saat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam masih tinggal di Makkah. Jika beliau shalat bersama para sahabat beliau mengeraskan suaranya dan ketika musyrikin mendengarnya mereka mencela al Qur`an, Yang menurunkannya (Allah), dan yang membawanya (Jibril). Allah berfirman kepada NabiNya: "Jangan engkau keraskan shalatmu, " maksudnya bacaanmu sehingga musyrikin mendengar dan mencela al Qur`an, jangan pula terlalu pelan sehingga sahabatmu (tidak mendengarnya) bacalah antara keduanya (sedang)."
h2345 حَدَّثَنَا عَلِيٌّ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ سُعَيْرٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ { وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا } أُنْزِلَتْ فِي الدُّعَاءِ
Telah menceritakan kepada kami Ali(1) telah menceritakan kepada kami Malik bin Su'air(2) telah menceritakan kepada kami Hisyam bin 'Urwah(3) dari Ayahnya(4) dari Aisyah(5) mengenai firman Allah; "... Dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya..." QS Al Isra`; 110. ayat ini di turunkan mengenai do'a.
T748 عنوان | سورة الكهف
Surah Al-Kahfi
h2346 حَدَّثَنِي مَحْمُودٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ ابْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ عَلَيْهِمَا السَّلَام لَأَطُوفَنَّ اللَّيْلَةَ بِمِائَةِ امْرَأَةٍ تَلِدُ كُلُّ امْرَأَةٍ غُلَامًا يُقَاتِلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَقَالَ لَهُ الْمَلَكُ قُلْ إِنْ شَاءَ اللَّهُ فَلَمْ يَقُلْ وَنَسِيَ فَأَطَافَ بِهِنَّ وَلَمْ تَلِدْ مِنْهُنَّ إِلَّا امْرَأَةٌ نِصْفَ إِنْسَانٍ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ قَالَ إِنْ شَاءَ اللَّهُ لَمْ يَحْنَثْ وَكَانَ أَرْجَى لِحَاجَتِهِ
Telah menceritakan kepadaku Mahmud(1) Telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq(2) Telah mengabarkan kepada kami Ma'mar(3) dari Ibnu Thawus(4) dari bapaknya(5) dari Abu Hurairah(6) ia berkata; Sulaiman bin Dawud 'Alaihimas Salam berkata, "Pada malam ini, aku benar-benar akan menggilir seratus orang isteri, sehingga setiap wanita akan melahirkan seroang anak yang berjihad di jalan Allah." Lalu Malaikat pun berkata padanya, "Katakanlah Insya Allah." Namun ternyata ia tidak mengatakannya dan lupa. Kemudian ia pun menggilir pada malam itu, namun tak seorang pun dari mereka yang melahirkan, kecuali seorang wanita yang berbentuk setengah manusia. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sekiranya ia mengatakan Insya Allah niscaya ia tidak akan membatalkan sumpahnya, dan juga hajatnya akan terkabulkan."