-
Prophet_Muhammad_Bersabda-Bahasa-Arabic, page : 825
فَدَخَلْتُ الْمَسْجِدَ فَإِذَا هُوَ غَاصٌّ بِالنَّاسِ وَإِذَا رَايَاتٌ سُودٌ تَخْفُقُ وَإِذَا بِلَالٌ مُتَقَلِّدٌ السَّيْفَ بَيْنَ يَدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْتُ مَا شَأْنُ النَّاسِ قَالُوا يُرِيدُ أَنْ يَبْعَثَ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ وَجْهًا فَذَكَرَ الْحَدِيثَ بِطُولِهِ نَحْوًا مِنْ حَدِيثِ سُفْيَانَ بْنِ عُيَيْنَةَ بِمَعْنَاهُ قَالَ وَيُقَالُ لَهُ الْحَارِثُ بْنُ حَسَّانَ أَيْضًا
Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abi Umar(1) telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah(2) dari Sallam(3) dari Ashim bin Abu An Najud(4) dari Abu Wa`il(5) dari seorang bani Rabi'ah(6) berkata: Aku tiba di Madinah lalu bertamu ke kediaman Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam, aku menyebutkan utusan 'Ad didekat beliau, aku berkata: Aku berlindung kepada Allah menjadi seperti utusan 'Ad. Lalu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bertanya: Apa itu utusan 'Ad?" aku menjawab: baginda bertanya kepada orang yang tepat. Sesungguhnya kaum 'Ad ketika tertimpa kemarau, mereka mengutus Qail lalu ia singgah di tempat Bakr bin Mu'awiyah, Bakr kemudian menjamunya dengan minuman khamar, dan dua penyanyi wanita dihadirkan agar bernyanyi untuknya. Setelah itu ia (Qail) pergi menuju gunung Mahrah, ia berdoa: Ya Allah, sesungguhnya aku tidak mendatangiMu untuk orang sakit sehingga aku mengobatinya, bukan untuk seorang tawanan lalu aku menebusnya, berilah hambaMu minum yang belum Kau beri minum, dan juga berilah minum Bakr bin Mu'awiyah yang bersamanya, sebagai ujud terima kasih Qail atas khamar yang diberikan untuknya. Tiga awan kemudian mendatangi Qail, dan dikatakan padanya: "Pilihlah salah satunya." Qail rupanya memilih yang hitam diantaranya. Dikatakan kepada Qail: Ambillah awal itu, itulah awan yang membakar habis semua benda, ia tidak membiarkan seorang pun dari kaum 'Ad. Dan ada berita bahwa angin tidak dikirim untuk mereka kecuali seukuran lingkaran ini, yaitu lingkaran cincin. Lalu ia membaca: "Dan juga pada (kisah) Aad ketika kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan. Angin itu tidak membiarkan satupun yang dilaluinya, melainkan dijadikannya seperti serbuk." (Adz Dzaariyaat: 41-42)
T781 عنوان | سورة الطور
Surah Ath-Thur
h2578 ثم عُرِج بنا إلى السماءِ السابعةِ ، فاستفتح جبريلُ ، فقيل : مَن هذا ؟ قال : جبريلُ ، قيل : ومن معك ، قال : محمدٌ ، قيل : وقد بُعِثَ إليه ؟ قال : قد بُعِث إليه ، ففُتِح لنا ، فإذا أنا بإبراهيمَ مُسنِدًا ظهرَه إلى البيتِ المعمورِ ، وإذا هو يدخلُه كلَّ يومٍ سبعون ألفَ ملَكٍ ، لا يعودون إليه
Kemudian kami dinaikkan ke langit ke tujuh, lalu Jibril meminta dibukakan, maka dikatakan: Siapa ini? Ia berkata: Jibril, dikatakan: Dan siapa yang bersamamu? Ia berkata: Muhammad, dikatakan: Apakah telah diutus utusan kepadanya (untuk menjemputnya)? Ia berkata: Sungguh telah diutus kepadanya. Lalu dibukakan (pintu langit itu) untuk kami, maka ternyata aku bertemu Ibrohim, tengah menyandarkan punggungnya ke Al-Baitul Ma'mur, dan ternyata Al-Baitul Ma'mur dimasuki setiap hari oleh tujuh puluh ribu malaikat, dan mereka tidak kembali lagi kepadanya.
h2579 حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْمَغْرِبِ بِالطُّورِ قَالَ جُبَيْرٌ فِي غَيْرِ هَذَا الْحَدِيثِ فَلَمَّا سَمِعْتُهُ يَقْرَأُ { أَمْ خُلِقُوا مِنْ غَيْرِ شَيْءٍ أَمْ هُمْ الْخَالِقُونَ إِلَى قَوْلِهِ