Muhammad.com collection in 109 languages

  • Prophet_Muhammad_Bersabda-Bahasa-Arabic, page : 855

pada bantal terbuat dari kulit. Aku memberi salam kepadanya lalu duduk. Maka dia berkata; "Wahai Maal (Malik), sesungguhnya telah datang kepada kami para ahli bait dari kaummu dan aku sudah memerintahkan untuk memberi mereka pemberian yang sedikit dan tidak bernilai, maka terimalah ini dan bagikanlah kepada mereka". Aku berkata; "Wahai Amirul Mu'minin, andai engkau perintahkan hal ini kepada selain aku". Dia berkata; "Terimalah, hai laki-laki". Di tengah aku sedang duduk bersamanya, datang kepadanya penjaga pintu yang bernama Yarfaa lalu berkata; "Apakah kamu membolehkan 'Utsman(7), 'Abdur Rahman bin 'Auf(8), Az Zubair(9) dan Sa'ad bin Abi Waqash(10), mereka minta izin masuk". 'Umar menjawab; "Ya". Lalu dia mengizinkan mereka masuk. Maka mereka masuk dan memberi salam lalu duduk. Begitu juga Yarfaa duduk sebentar lalu berkata; "Apakah kamu juga membolehkan 'Ali(11) dan 'Abbas(12) masuk?". 'Umar menjawab; "Ya". Lalu 'Umar mengizinkan keduanya masuk. Keduanya pun masuk dan memberi salam lalu duduk. 'Abbas berkata; "Wahai Amirul Mu'minin, putuskanlah antara aku dan orang ini". Keduanya sedang bertengkar urusan harta yang Allah karuniakan kepada Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam berupa fa'i dari harta Bani an-Nadlir. Kelompok orang yang bersama 'Utsman dan para shohabatnya berkata; "Wahai Amirul Mu'minin, putuskanlah perkara mereka berdua dan legakanlah salah seorang diantara keduanya". 'Umar berkata; "Tenanglah kalian!. Dan aku aku minta kepada kalian, demi Allah yang dengan izin-Nya tegak langit dan bumi, apakah kalian mengetahui bahwa Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam telah bersabda: "Kami tidak mewariskan, Apa-apa yang kami tinggalkan menjadi shadaqah?". Yang Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam maksudkan (dengan kata kami) adalah diri Beliau sendiri. Kelompok ('Utsman) berkata; "Ya, Beliau sudah bersabda demikian". Maka 'Umar kembali menghadap dan berbicara kepada 'Ali dan 'Abbas; "Aku minta kepada kalian berdua, demi Allah, apakah kalian berdua mengetahui bahwa Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam telah bersabda seperti itu?". Keduanya menjawab; "Ya, Beliau sudah bersabda demikian". 'Umar kemudian berkata; "Untuk itu aku akan berbicara kepada kalian tentang masalah ini. Sesungguhnya Allah tekah mengkhusukan Rasul-Nya Shallallahu'alaihiwasallam dalam masalah fa'i ini sebagai sesuatu yang tidak Dia berikan kepada siapapun selain Beliau Shallallahu'alaihiwasallam". Lalu 'Umar membaca firman Allah (QS Al Hasyr ayat 6 yang artinya: ("Dan apa saja yang dikaruniakan Allah berupa fa'i (rampasan perang) kepada Rasul-Nya dari (harta benda) mereka…) hingga firman-Nya (dan Allah Maha berkuasa atas segala sesuatu"), ayat ini merupakan kekhususan buat Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam. Demi Allah, tidaklah Beliau mengumpulkannya dengan mengabaikan kalian dan juga tidak untuk lebih mementingkan kalian. Sungguh Beliau telah memberikannya kepada kalian dan menyebarkannya di tengah-tengah kalian (kaum Muslimin) dan hingga sekarang masih ada yang tersisa dari harta tersebut. Dan Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam telah memberi nafkah belanja kepada keluarga Beliau sebagai nafkah tahunan mereka dari harta fa'i ini lalu sisanya Beliau ambil dan dijadikannya sebagai harta Allah dan Beliau sudah menerapkan semua ini selama hidup Beliau.

h2642 حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُوتَشِمَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ فَبَلَغَ ذَلِكَ امْرَأَةً مِنْ بَنِي أَسَدٍ يُقَالُ لَهَا أُمُّ يَعْقُوبَ فَجَاءَتْ فَقَالَتْ إِنَّهُ بَلَغَنِي عَنْكَ أَنَّكَ لَعَنْتَ كَيْتَ وَكَيْتَ فَقَالَ وَمَا لِي أَلْعَنُ مَنْ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَنْ هُوَ