-
Biografi_Nabi_Muhammad_Paling_Otentik_Sejak_900_Tahun_Lalu, page : 5
bimbingan hakim agung serta seratus orang syekh
besar dizaman itu. Dari mereka, Hakim Iyad sukses
meraih banyak Sertifikat Tradisional Keislaman (Ijaza).
Selama masa pencarian ilmu, beliau berhasil
4
mengumpulkan sejumlah besar kutipan kenabian
(hadis), yang kemudian beliau tulis kembali dengan
tangan serta dihafalkannya. Ketika kembali dari
Andalusia sekitar tiga puluh tahun kemudian, para
ulama di Sabta menyambutnya dan mengundangnya
untuk memimpin diskusi mengenai ilmu fikih
"mudawana (kitab fikih terbesar karya Imam Malik)".
Tidak lama setelah kedatangannya, beliau menjadi
anggota Dewan Kepenasehatan, lalu menjadi hakim di
provinsi tersebut selama beberapa tahun. Sesudah itu
besar dizaman itu. Dari mereka, Hakim Iyad sukses
meraih banyak Sertifikat Tradisional Keislaman (Ijaza).
Selama masa pencarian ilmu, beliau berhasil
4
mengumpulkan sejumlah besar kutipan kenabian
(hadis), yang kemudian beliau tulis kembali dengan
tangan serta dihafalkannya. Ketika kembali dari
Andalusia sekitar tiga puluh tahun kemudian, para
ulama di Sabta menyambutnya dan mengundangnya
untuk memimpin diskusi mengenai ilmu fikih
"mudawana (kitab fikih terbesar karya Imam Malik)".
Tidak lama setelah kedatangannya, beliau menjadi
anggota Dewan Kepenasehatan, lalu menjadi hakim di
provinsi tersebut selama beberapa tahun. Sesudah itu