Muhammad.com collection in 109 languages

  • Milenium_Biografi_Nabi_Muhammad_(Bahasa_Indonesia), page : 169

@ ATAS PERJANJIAN DARI FUDUL

Bentrokan mereda dan perdamaian akhirnya dikembalikan. Namun, orang-orang
merasa perlu untuk membentuk aliansi yang menekan kekerasan dan
ketidakadilan, dan melindungi hak-hak yang lemah dan miskin. Akibatnya
pertemuan dipanggil untuk di rumah putra Abdullah, Judan itu yang
mengakibatkan apa yangdikenal sebagai Perjanjian Fudul.

Mereka yang ambil bagian berasal dari keturunan Hasyim, Muthalib, Asad,
Zuhra dan Tamin bersama-sama dengan Muhammad muda dan pamannya. Abu
Bakar, yang pada tahun kemudian adalah untuk menjadi saudara yang paling
tulus dalam Islam dari Nabi dan Abu Bakar ayah Abu Kuhafah dari Taym juga
peserta. Itusemangat keberangkatan ini dari kebanggaan suku pra-Islam
memang tengara sangat penting sebagai ketidakadilan merajalela.

Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap perjanjian Fudul terjadi
ketika seorang pedagang mengunjungi dengan nama Zubaib datang ke Mekkah
untuk menjual barang dagangan dan Al-As Wail As-Sahmy putra setuju untuk
membeli barang kiriman. Kesepakatan itu terjadi, dan anak Al-As, Wail