-
Milenium_Biografi_Nabi_Muhammad_(Bahasa_Indonesia), page : 330
Nabi Muhammad (salla Allahu alihi wa sallam), pernah berharap bahwa ia
membawa pesan akan menyentuh hati para pemimpin suku, yang tidak hanya
akan mengubah mereka menjadi percaya dan sisanya dari suku mereka, tetapi
membuat sekutu kuat dan membawa tentang penghentian penganiayaan tanpa
hentiSahabatnya. Jadi sekarang ia mencari kesempatan untuk mendekati
Waleed.
Kesempatan itu segera hadir sendiri ketika suatu hari mereka tiba-tiba
bertemu bersama-sama. Waleed tidak sikat Nabi (salla Allahu alihi wa
sallam) pergi dan segera kedua menjadi asyik dalam diskusi mereka.
Selama percakapan mereka, Nabi (salla Allahu alihi wa sallam) terdengar
oleh seorang pejalan kaki buta, yang baru saja masuk Islam. Orang buta
menyela pembicaraan pada saat yang tidak tepat dan meminta Nabi (salla
Allahu alihi wa sallam) untuk membacakan kepadanya beberapa ayatdimana
Waleed bermuka masam dan berpaling. Percakapan berakhir tak lama setelah
interupsi dan Waleed dibiarkan tanpa dibujuk.
membawa pesan akan menyentuh hati para pemimpin suku, yang tidak hanya
akan mengubah mereka menjadi percaya dan sisanya dari suku mereka, tetapi
membuat sekutu kuat dan membawa tentang penghentian penganiayaan tanpa
hentiSahabatnya. Jadi sekarang ia mencari kesempatan untuk mendekati
Waleed.
Kesempatan itu segera hadir sendiri ketika suatu hari mereka tiba-tiba
bertemu bersama-sama. Waleed tidak sikat Nabi (salla Allahu alihi wa
sallam) pergi dan segera kedua menjadi asyik dalam diskusi mereka.
Selama percakapan mereka, Nabi (salla Allahu alihi wa sallam) terdengar
oleh seorang pejalan kaki buta, yang baru saja masuk Islam. Orang buta
menyela pembicaraan pada saat yang tidak tepat dan meminta Nabi (salla
Allahu alihi wa sallam) untuk membacakan kepadanya beberapa ayatdimana
Waleed bermuka masam dan berpaling. Percakapan berakhir tak lama setelah
interupsi dan Waleed dibiarkan tanpa dibujuk.