-
keutaman_Nabi_Fadail_Nabi_dan_abu_bakr_1-_146-indo, page : 42
24 – Dari sahabat Abdullah bin Amr RA bahwasanya Nabi SAW bersabda : “jika kalian
mendengar seorang mu‟adzin maka
katakanlah seperti apa yang dia ucapkan, kemudian bersalawatlah padaku, kemudian mohonlah kepada
Allah alwasilah untukku, karena
derajat itu (wasilah itu) adalah salah satu kedudukan/derajat disurga yang tidak layak (didapatkan)
kecuali umtuk seorang hamba diantara
hamba – hamba Allah SWT, dan aku mengharap umtuk mendapatkan hal itu, maka
barang siapa yang memintakan padaku
maqom/kedudukan wasilah maka dida pantas mendapatkan syafa‟at/pertolongan dariku”
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Al Adzan dengan annawawi.
“Alwasilah” adalah sebuah kedudukan khusus yang tidak diketahui keagungan dan kebesarannya serta
sifatnya kecuali Allah ta‟ala,
dan kedudukan tersebut adalah termasuk kedudukan yang dimiliki kekasih kita SAW yang telah Allah
khususkan padanya.
Dalam hadist ini menerangkan tentang keutamaan orang yang menirukan lafadz –
lafadz yang diserukan oleh mu‟adzzin dan
mendengar seorang mu‟adzin maka
katakanlah seperti apa yang dia ucapkan, kemudian bersalawatlah padaku, kemudian mohonlah kepada
Allah alwasilah untukku, karena
derajat itu (wasilah itu) adalah salah satu kedudukan/derajat disurga yang tidak layak (didapatkan)
kecuali umtuk seorang hamba diantara
hamba – hamba Allah SWT, dan aku mengharap umtuk mendapatkan hal itu, maka
barang siapa yang memintakan padaku
maqom/kedudukan wasilah maka dida pantas mendapatkan syafa‟at/pertolongan dariku”
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Al Adzan dengan annawawi.
“Alwasilah” adalah sebuah kedudukan khusus yang tidak diketahui keagungan dan kebesarannya serta
sifatnya kecuali Allah ta‟ala,
dan kedudukan tersebut adalah termasuk kedudukan yang dimiliki kekasih kita SAW yang telah Allah
khususkan padanya.
Dalam hadist ini menerangkan tentang keutamaan orang yang menirukan lafadz –
lafadz yang diserukan oleh mu‟adzzin dan