-
keutaman_Nabi_Fadail_Nabi_dan_abu_bakr_1-_146-indo, page : 120
adalah seorang hamba Allah Azza wa
jalla seperti lainnya tidak tau kecuali apa yang Allah beritahukan dari hal-hal yang ada dan
terjadi didunia ini, dan apa yang diketahui oleh
manusia dari ilmu pengethuan dan lain sebagainya maka itu termasuk kekhususan Rabbani / ketuhanan.
Dan apa yang Rasulullah kabarkan dari hal-hal yang ghaib yang terjadi dimasa lampau dan diantaranya
terdapat didalam AL Qur‟an
atau apa yang terjadi setelahnya, semua itu ada karena wahyu dari Allah ta‟ala dan kabar dari Allah
ta‟ala bukan murni dari Nabi S.A.W
dan tidak pula dari para Nabi yang lain apalagi dari orang selain mereka, dan barang siapa yang
yakin selain hal itu sungguh dia telah ikut
serta dan memberikan apa yang termasuk kekhususan ilahi pada selainnya dari makhluk dan hambaNya.
Dan jika orang paling mulia secara
mutlak seperti ini keadaannya, maka apalagi selain beliau dari para Imam ahli baitnya dan
orang-orang soleh dari umat Rasul sebagaimana
yang diyakini oleh aliran syi‟ah Imamiyah dalam imam-imam mereka dan sebagian orang-orang bodoh
yang fanatik pada syeikh / guru-
guru mereka, mereka menjadikan imam-imam itu seakan-akan adalah orang yang mengetahui segala apa
yang dilangit dan dibumi, Allah
jalla seperti lainnya tidak tau kecuali apa yang Allah beritahukan dari hal-hal yang ada dan
terjadi didunia ini, dan apa yang diketahui oleh
manusia dari ilmu pengethuan dan lain sebagainya maka itu termasuk kekhususan Rabbani / ketuhanan.
Dan apa yang Rasulullah kabarkan dari hal-hal yang ghaib yang terjadi dimasa lampau dan diantaranya
terdapat didalam AL Qur‟an
atau apa yang terjadi setelahnya, semua itu ada karena wahyu dari Allah ta‟ala dan kabar dari Allah
ta‟ala bukan murni dari Nabi S.A.W
dan tidak pula dari para Nabi yang lain apalagi dari orang selain mereka, dan barang siapa yang
yakin selain hal itu sungguh dia telah ikut
serta dan memberikan apa yang termasuk kekhususan ilahi pada selainnya dari makhluk dan hambaNya.
Dan jika orang paling mulia secara
mutlak seperti ini keadaannya, maka apalagi selain beliau dari para Imam ahli baitnya dan
orang-orang soleh dari umat Rasul sebagaimana
yang diyakini oleh aliran syi‟ah Imamiyah dalam imam-imam mereka dan sebagian orang-orang bodoh
yang fanatik pada syeikh / guru-
guru mereka, mereka menjadikan imam-imam itu seakan-akan adalah orang yang mengetahui segala apa
yang dilangit dan dibumi, Allah