-
keutaman_Nabi_Fadail_Nabi_dan_abu_bakr_1-_146-indo, page : 148
tersebut, namun kota Madinah lebih baik bagi mereka dalam agama karena mendapatkan barokah
berdampingan dengan Nabi.
Dalam hadits ini menceritakan mu‟jizat Nabi SAW ketika beliau mengabarkan kemenangan
daerah-daerah ini dan orang-orang
akan mengajak keluarganya untuk tinggal disana dan berpindah dari kota Madinah, dan
terjadilah seperti yang dikatakan, karena
sesungguhnya orang muslim setelah negara Yaman, Syam dan yang lainnya dikuasai... Dan
mereka melihat kebaikan dan barokah
buminya, mereka berpindah ke negara-negara tersebut. Dan meninggalkan kota Madinah padahal
pendudukannya lebih baik bagi mereka
seandainya mereka mengetahui kebenaran suatu hal...
101 – Dan dari „Alif bin Malik RA berkata: Rasulullah SAW bersabda: hitunglah 6
perkara yang berada didepan hari kiamat,
kematian, kemudian dibukanya/dikuasai Baitul Maqdis, dan kematian yang akan merenggut kalian
seperti penyakit yang diderita kambing
yang telah sekarat. Kemudian berlimpahnya harta diantara kalian hingga seseorang diberikan 100
dinar namun dia marah (karena kurang),
berdampingan dengan Nabi.
Dalam hadits ini menceritakan mu‟jizat Nabi SAW ketika beliau mengabarkan kemenangan
daerah-daerah ini dan orang-orang
akan mengajak keluarganya untuk tinggal disana dan berpindah dari kota Madinah, dan
terjadilah seperti yang dikatakan, karena
sesungguhnya orang muslim setelah negara Yaman, Syam dan yang lainnya dikuasai... Dan
mereka melihat kebaikan dan barokah
buminya, mereka berpindah ke negara-negara tersebut. Dan meninggalkan kota Madinah padahal
pendudukannya lebih baik bagi mereka
seandainya mereka mengetahui kebenaran suatu hal...
101 – Dan dari „Alif bin Malik RA berkata: Rasulullah SAW bersabda: hitunglah 6
perkara yang berada didepan hari kiamat,
kematian, kemudian dibukanya/dikuasai Baitul Maqdis, dan kematian yang akan merenggut kalian
seperti penyakit yang diderita kambing
yang telah sekarat. Kemudian berlimpahnya harta diantara kalian hingga seseorang diberikan 100
dinar namun dia marah (karena kurang),