-
keutaman_Nabi_Fadail_Nabi_dan_abu_bakr_1-_146-indo, page : 213
berkehendak, kemudian akan ada kerajaan yang mengekang, kemudian akan ada pemerintahan Jabariyah
hingga Allah berkehendak dia
tetap ada kemudian Allah mencopotnya jika Dia mau, kemudian terjadi kekhalifahan menurut metode
Nabi”.
Diriwayatkan oleh Imam Toyalisi, dan Imam Ahmad, dan Imam Al Bazar, dan Imam Tobroni.
Rasul menetapkan kekhalifahan setelah beliau tiada langsung pada metode kenabian, dan
hal itu tidak terjadi kecuali dalam
kepemimpinan 4 orang sahabat Rasulullah RA. Maka kepemimpinan khilafah mereka sah dan diberi
petunjuk, kemudian setelah mereka
datanglah/berdirilah kerajaan-kerajaan yang sewenang-wenang dan pemerintahan yang kejam
yang terdiri dari orang-orang dzolim dan
kaku dan penyerahan kepemimpinan didasari dengan paksaan dan kekuatan. Dan mereka berempar ini
adalah pemimpin para sahabat, dan
mereka semua adalah kerabat per iparan (kerabat karena adanya pernikahan).
Dari Rasulullah dan juga menteri-menterinya yang tidak pernah meninggalkan/berpisah dari Rasul baik
dalam perjalanan maupun dirumah.
hingga Allah berkehendak dia
tetap ada kemudian Allah mencopotnya jika Dia mau, kemudian terjadi kekhalifahan menurut metode
Nabi”.
Diriwayatkan oleh Imam Toyalisi, dan Imam Ahmad, dan Imam Al Bazar, dan Imam Tobroni.
Rasul menetapkan kekhalifahan setelah beliau tiada langsung pada metode kenabian, dan
hal itu tidak terjadi kecuali dalam
kepemimpinan 4 orang sahabat Rasulullah RA. Maka kepemimpinan khilafah mereka sah dan diberi
petunjuk, kemudian setelah mereka
datanglah/berdirilah kerajaan-kerajaan yang sewenang-wenang dan pemerintahan yang kejam
yang terdiri dari orang-orang dzolim dan
kaku dan penyerahan kepemimpinan didasari dengan paksaan dan kekuatan. Dan mereka berempar ini
adalah pemimpin para sahabat, dan
mereka semua adalah kerabat per iparan (kerabat karena adanya pernikahan).
Dari Rasulullah dan juga menteri-menterinya yang tidak pernah meninggalkan/berpisah dari Rasul baik
dalam perjalanan maupun dirumah.