Muhammad.com collection in 109 languages

  • KESALAHAN_WAHABI, page : 17

Bin Baz dan Muhammad bin Usaimin serta Saleh Al Fauzan telah menyatakan bahwa mengistimewakan hari Jumat untuk berziarah kubur adalah bid’ah, maka mau tidak mau orang yang menganut pada pendapat mereka hendaknya mengakui bahwa Bin Jibrin telah melakukan perbuatan bid'ah karena membolehkan untuk melakukannya.

Menggunakan tasbih sebagai alat bantu untuk berzikir, kata Albani dan Saleh Al Fauzan termasuk perbuatan bid’ah, maka siapa saja yang membenarkan pendapat mereka, sepatutnya menganggap Bin Baz, Bin Usaiman, Bin Jibrin dan Saleh Al Fauzan telah melakukan perbuatan bid'ah karena mereka membolehkannya.

Bagi siapa yang berpegang pada pendapat Bakr Abu Zaid dan Albani tentang hukum membaca doa khatam Qur’an didalam shalat yang mereka katakan sebagai bid’ah, maka semestinya ia menyatakan Bin Baz, Bin Usaimin, Bin Jibrin dan Saleh Al Fauzan telah melakukan perbuatan bid'ah karena mereka membolehkannya

Barangsiapa mengacu pada pendapat Bakr Abu Zaid dan Abdurrazzak Afifi yang menghukumi sebagai bid'ah yang harus dijauhi perihal mengawali berbagai acara dengan membaca Al Qur’an, maka sudah seharusnya ia menyatakan bahwa Albani dan Saleh Al Fauzan telah melakukan perbuatan bidah karena mereka berdua membolehkannya.

Siapapun yang mengikuti pendapat syekh Albani tentang meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri diatas bagian perut setelah bangkit dari rukuk adalah bid’ah, maka ia mesti menyatakan bahwa Bin Baz, Bin Usaimin dan Saleh Al Fauzan telah melakukan perbuatan bid'ah karena mereka membolehkannya.

Sikap diatas masih akan terus berlanjut jika menyikapi berbagai permasalahan yang diperselisihkan dengan sikap ekstrim dan keras. Lain halnya jika seluruh permasalahan disikapi dengan tata krama sebagaimana yang telah diterapkan para Sahabat Nabi Muhammad dan golongan tabi’in, bukan pendekatan tanpa adab seperti yang diterapkan orang-orang Wahabi.

Tabel dibawah ini mengupas beberapa perselisihan dikalangan para petinggi Wahabi dalam menghukumi berbagai kejadian baru dalam peribadatan
Kejadian Baru Dalam Peribadatan Tokoh Wahabi Yang Menghukumi sebagai Bid’ah Yang Tak Berdasar Dan Harus Dijauhi Tokoh Wahabi Yang Menghukumi Boleh Dilakukan Karena Berdasarkan Syariat Islam Kumpul untuk berbelasungkawa ketika terjadi kematian Bin Usaimin, Fauzan dan Albani Bin Baz dan Bin Jibrin Mengadakan tahlilan untuk orang tua pada hari-hari tertentu setelah kematian mereka Bin Usaimin
Bin Baz, Bin Jibrin, dan Fauzan

Mengistimewakan hari Jumat untuk berziarah kubur Bin Baz, Bin Usaimin, dan Fauzan Bin Jibrin Menggunakan tasbih untuk berzikir Fauzan dan Albani Bin Baz, Bin Usaimin, dan Bin Jibrin Mengulangi umrah di bulan Ramadan Bin Usaimin Bin Baz, Fauzan dan Komite pemberi fatwa di Riyadh Membaca doa khatam Qur’an dalam shalat Albani, Bakr Abu Zaid dan Bin Usaimin Bin Baz, Bin Jibrin, Fauzan dan Bin Usaimin Mengawali berbagai acara dengan bacaan Al Qur’an Bakr Abu Zaid, Afifi, dan Bin Usaimin Fauzan dan Albani Tubuh bergerak-gerak saat membaca Al Qur’an Bakr Abu Zaid, dan Komite pemberi fatwa di Riyadh Bin Usaimin Membaca Al Qur’an sambil melihat Mushaf ketika shalat Albani Bin Baz, Bin Usaimin, Bin Jibrin dan Fauzan Acara hafalan Al Qur’an Albani dan Komite pemberi fatwa di Riyadh Bin Usaimin dan Fauzan Mencium Al Qur’an, Mushaf yang mulia Bin Usaimin, Albani dan Komite pemberi