Muhammad.com collection in 109 languages

  • Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 12

Dalam surah yang lain, Allah berfirman tentang Nabi-Nya, pujian dan kesejahteraan atasnya,
"Maka barangkali kamu akan membinasakan dirimu dengan duka cita atas berpalingnya mereka sekiranya mereka tidak beriman dengan keterangan ini (Al Qur'an)." (Al-Kahf,18:6).
"Barangkali kamu akan membinasakan dirimu bilamana mereka bukan orang-orang yang beriman; Jika Kami kehendaki, niscaya menurunkan atas mereka pertanda dari langit, maka senantiasa batang leher mereka tunduk kepadanya." (Asy-Syu'ara,26:3-4).
Allah juga berfirman, "Maka sampaikanlah terang-terangan apa yang diperintahkan dan berpalinglah dari orang-orang musyrik; Sungguh Kami mencukupimu dari orang-orang yang mengejek; mereka yang menjadikan tuhan yang lain bersama Allah, maka kelak mereka mengetahui; dan sungguh Kami mengetahui bahwa dadamu menjadi sempit sebab apa yang mereka ucapkan." (Al-Hijr,15:94-97).
"Dan sesungguhnya telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka Aku beri tahu kepada orang-orang yang kafir itu kemudian Aku binasakan mereka. Alangkah hebatnya hukuman-Ku itu." (Ar-Ra'd,13:32)
Makki menjelaskan, "Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, menderita disebabkan orang-orang kafir, maka Allah menurunkan ayat-ayat tersebut untuk menghiburnya, sehingga menjadi mudah untuknya, dan pada saat yang sama Dia memberitahu akibat bagi mereka yang keras kepala.
Hiburan serupa terdapat dalam firman Allah berikut ini:
"Dan jika mereka mendustakanmu, maka sungguh telah didustakan rasul-rasul sebelum kamu, dan kepada Allah segala urusan dikembalikan." (Fatir, 35:4).
"Demikianlah, tidak datang seorang rasul kepada orang-orang sebelum mereka, melainkan mereka berkata, 'ia seorang penyihir, atau orang gila!" (Az-Zariyat, 51:52)
Selain sebagai pelipur bagi baginda, ayat tersebut sekaligus memberitahu bahwa para nabi dan rasul sebelumnya juga mengalami hal yang sama.
Adapun untuk orang-orang yang keras kepala, Allah telah menjadikan perkara itu mudah bagi Nabi-Nya, dengan berfirman, "Berpalinglah dari mereka, maka kamu tidak disalahkan." (Adz-Dzariyat, 51:54). Dengan kata lain, Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, telah mengirimkan Pesan Allah (Risalah), berarti telah menjalankan tanggung jawabnya maka tidak disalahkan.
Belas kasih Allah selanjutnya dinyatakan dalam ayat berikut, sebagaimana tampak pada beberapa ayat lainnya, "Dan bersabarlah pada ketetapan Penguasamu, sungguh kamu dibawah Pandangan Kami." (At-Tur, 52:48).
Ayat ini memperlihatkan bahwa baginda secara terus menerus berada dibawah penglihatan dan perlindungan Allah, dan hendaknya tetap sabar dengan kezaliman yang mereka lakukan. Allah menghibur Nabi-Nya dengan cara yang sama di banyak ayat lainnya.

Kedudukan Nabi Muhammad yang melebihi nabi mulia lainnya
Pujian dan kesejahteraan atas semua nabi Allah

Allah berfirman, "Dan ketika Allah mengambil perjanjian para nabi, 'Manakala Aku telah memberikanmu Kitab dan Hikmah. Kemudian datang kepadamu seorang rasul (Muhammad) membenarkan pada apa yang bersamamu, kamu benar-benar akan beriman dengannya dan benar-benar menolongnya. Dia berfirman: 'Apakah kamu setuju dan mengambil perjanjian-Ku atas yang demikian itu?' Mereka menjawab: 'Kami setuju'. Dia berfirman: 'Maka bersaksilah dan Aku menyertaimu diantara yang bersaksi'." (Ali-Imran,3:81).
Abul Hasan Al-Qobisi menarik perhatian kita pada kenyataan, bahwa dalam ayat ini, Allah memilih Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, melebihi semua nabi dan rasul mulia yang lain, keunggulan ini tidak diberikan pada selain baginda.