-
Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 27
Demikian pula karunia peletakan beban umat, Allah bersumpah dengan nama baginda, permohonan terkabul, benda mati dan hewan berbicara kepada baginda, orang mati dibangkitkan kembali sebab baginda, orang tuli bisa mendengar lagi, mukjizat air mengalir dari sela jari-jemari baginda, sesuatu yang sedikit menjadi banyak, pembelahan bulan, perubahan bentuk barang, pertolongan dengan menjadikan musuh ketakutan, pengetahuan tentang yang gaib, awan menaungi baginda, kerikil-kerikil bertasbih, mengobati penyakit, dan perlindungan dari musuh-musuh Islam.
Kenikmatan tersebut hanyalah sebagian kecil dari berbagai kenikmatan tak terhitung jumlahnya yang menghiasi Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya. Hanya orang yang diberi cahaya ilmu oleh Allah yang bisa mengetahui segala sifat bagus baginda, sebab Allah sendirian Yang Maha Pemberi, dan tidak ada tuhan selain Dia.
Selain itu, juga terdapat kedudukan mulia, derajat kesucian, kebahagiaan bertingkat-tingkat, keutamaan dan meningkatnya karunia Allah yang akan dianugerahkan kepada baginda di akhirat - yang tak terhitung jumlahnya, dan diluar jangkauan manusia, serta tak akan mampu dipahami siapapun.
Sekilas gambaran fisik Nabi Muhammad
Tidak samar bagi siapapun adanya fakta bahwa Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, adalah manusia berderajat tertinggi dan berkedudukan teragung, serta paling sempurna kebagusan dan keutamaannya dari semua manusia.
Di bagian ini, Hakim Iyad mulai memperinci kesempurnaan sifat-sifat fisik baginda seraya berdoa, "Semoga Allah menerangi hatiku dan hatimu, dan meningkatkan kecintaan kita kepada Nabi yang mulia, pujian dan kesejahteraan atasnya." Sang Pencipta telah menganugerahkan sifat-sifat alami yang sempurna kepada baginda.
Rupa dan pembagiannya
Keindahan fisik dan karakter baginda, telah dilaporkan oleh sebagian besar Sahabatnya, diantaranya adalah Ali, Anas bin Malik, Abu Hurairah, Baro' bin Azib, Ibnu Abi Halah, Abu Juhayfa, Jabir bin Samuroh , Ummu Ma'bad, Ibnu Abbas, Muarrid bin Muayqib, Abu Tufail, Idda' bin Kholid, Khuraim bin Fatik, dan Hakim bin Khizam.
Ketampanan baginda jauh melebihi nabi Yusuf, dimana para wanita dinegeri nabi Yusuf amat tertegun memandang beliau hingga tanpa sadar mereka memotong jari tangan mereka.
Tekstur kulit baginda berseri-seri, dengan bulu mata panjang dan hidung yang khas serta jarak antara gigi-gigi yang rata. Baginda berwajah bulat, berdahi lebar dan berjanggut tebal yang terjuntai hingga ke dada.
Dada dan perut baginda berukuran sama, dengan bahu lebar sebagaimana dadanya, serta mempunyai tulang-tulang dan lengan yang besar. Telapak tangan baginda tebal begitu juga telapak kakinya. Jari-jari baginda panjang, sedang warna kulitnya terang bercahaya.
Terdapat bulu-bulu halus diantara dada dan pusar baginda. Tinggi badan baginda sedang, namun ketika orang yang tinggi berjalan di samping baginda, pujian dan kesejahteraan atasnya, baginda terlihat lebih tinggi.
Rambut baginda tidak keriting dan tidak lurus. Ketika tertawa gigi baginda terlihat seperti kilatan petir, juga digambarkan putih giginya bagaikan hujan batu es. Leher baginda seimbang, tidak lebar dan tidak gemuk, sebagaimana seluruh tubuh baginda yang kukuh, padat dan tidak lembek.
Ketika Al Bara, salah satu Sahabat Nabi, melihat rambut baginda terjurai pada jubah merah, Al Bara berkomentar, "Belum pernah aku melihat orang dengan rambut yang lebih indah daripada yang terjurai pada jubah merah."
Abu Hurairah, berkata, "Aku belum pernah melihat orang yang lebih bagus daripada Rasulullah, seolah-olah matahari sedang bersinar didalam wajahnya. "
Seseorang menanyai Jabir bin Samuroh, "Apakah wajah baginda
Kenikmatan tersebut hanyalah sebagian kecil dari berbagai kenikmatan tak terhitung jumlahnya yang menghiasi Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya. Hanya orang yang diberi cahaya ilmu oleh Allah yang bisa mengetahui segala sifat bagus baginda, sebab Allah sendirian Yang Maha Pemberi, dan tidak ada tuhan selain Dia.
Selain itu, juga terdapat kedudukan mulia, derajat kesucian, kebahagiaan bertingkat-tingkat, keutamaan dan meningkatnya karunia Allah yang akan dianugerahkan kepada baginda di akhirat - yang tak terhitung jumlahnya, dan diluar jangkauan manusia, serta tak akan mampu dipahami siapapun.
Sekilas gambaran fisik Nabi Muhammad
Tidak samar bagi siapapun adanya fakta bahwa Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, adalah manusia berderajat tertinggi dan berkedudukan teragung, serta paling sempurna kebagusan dan keutamaannya dari semua manusia.
Di bagian ini, Hakim Iyad mulai memperinci kesempurnaan sifat-sifat fisik baginda seraya berdoa, "Semoga Allah menerangi hatiku dan hatimu, dan meningkatkan kecintaan kita kepada Nabi yang mulia, pujian dan kesejahteraan atasnya." Sang Pencipta telah menganugerahkan sifat-sifat alami yang sempurna kepada baginda.
Rupa dan pembagiannya
Keindahan fisik dan karakter baginda, telah dilaporkan oleh sebagian besar Sahabatnya, diantaranya adalah Ali, Anas bin Malik, Abu Hurairah, Baro' bin Azib, Ibnu Abi Halah, Abu Juhayfa, Jabir bin Samuroh , Ummu Ma'bad, Ibnu Abbas, Muarrid bin Muayqib, Abu Tufail, Idda' bin Kholid, Khuraim bin Fatik, dan Hakim bin Khizam.
Ketampanan baginda jauh melebihi nabi Yusuf, dimana para wanita dinegeri nabi Yusuf amat tertegun memandang beliau hingga tanpa sadar mereka memotong jari tangan mereka.
Tekstur kulit baginda berseri-seri, dengan bulu mata panjang dan hidung yang khas serta jarak antara gigi-gigi yang rata. Baginda berwajah bulat, berdahi lebar dan berjanggut tebal yang terjuntai hingga ke dada.
Dada dan perut baginda berukuran sama, dengan bahu lebar sebagaimana dadanya, serta mempunyai tulang-tulang dan lengan yang besar. Telapak tangan baginda tebal begitu juga telapak kakinya. Jari-jari baginda panjang, sedang warna kulitnya terang bercahaya.
Terdapat bulu-bulu halus diantara dada dan pusar baginda. Tinggi badan baginda sedang, namun ketika orang yang tinggi berjalan di samping baginda, pujian dan kesejahteraan atasnya, baginda terlihat lebih tinggi.
Rambut baginda tidak keriting dan tidak lurus. Ketika tertawa gigi baginda terlihat seperti kilatan petir, juga digambarkan putih giginya bagaikan hujan batu es. Leher baginda seimbang, tidak lebar dan tidak gemuk, sebagaimana seluruh tubuh baginda yang kukuh, padat dan tidak lembek.
Ketika Al Bara, salah satu Sahabat Nabi, melihat rambut baginda terjurai pada jubah merah, Al Bara berkomentar, "Belum pernah aku melihat orang dengan rambut yang lebih indah daripada yang terjurai pada jubah merah."
Abu Hurairah, berkata, "Aku belum pernah melihat orang yang lebih bagus daripada Rasulullah, seolah-olah matahari sedang bersinar didalam wajahnya. "
Seseorang menanyai Jabir bin Samuroh, "Apakah wajah baginda