Muhammad.com collection in 109 languages

  • Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 113

Dalam riwayat lainnya, "Aku akan berdiri di hadapan-Nya, lalu memuji-Nya dengan pujian yang aku tidak bisa membuatnya, akan tetapi Allah memberiku sebagai ilham." Riwayat lain menerangkan bahwa baginda telah bersabda: Allah akan membuka pujian-pujian-Nya untukku, dan pujian yang mengagumkan, sesuatu yang tidak diberikan kepada siapapun sebelumku.
Sebagai tambahan, Abu Hurairah meriwayatkan, "Lalu dikatakan kepadaku, 'Wahai Muhammad, angkat kepalamu, mintalah, kamu akan diberikan, syafaatilah dan syafaatmu akan diterima.' Kemudian kuangkat kepalaku, lalu aku berucap, 'Wahai Penguasa! Umatku! Wahai Penguasa! Umatku!' dan Dia akan berkata : 'Masuklah orang-orang dari umatmu yang tidak ada perhitungan atas mereka, lewat gerbang kanan dari pintu-pintu surga, mereka boleh melewati pintu lainnya berbagi dengan orang-orang yang lain'."
Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa baginda berkata: 'Wahai Penguasa! Umatku! Umatku!'.
Maka akan dikatakan : 'Pergilah, dan keluarkanlah (dari neraka) siapapun yang didalam hatinya ada keimanan walau seberat biji gandum atau seberat biji sawi'.
Aku akan berangkat dan melakukan, kemudian aku kembali kepada Penguasaku, dan memuji-Nya dengan pujian-pujian tersebut.
Kemudian dikatakan kepadaku : 'Angkat kepalamu, berdoalah maka akan dikabulkan, syafaatilah maka syafaatmu akan diterima, mintalah engkau akan diberikan'.
Lalu aku akan berkata : 'Wahai Penguasa! Berilah izin kepadaku bagi siapapun yang mengatakan "Tidak ada tuhan selain Allah"'.
Maka Dia akan berkata : “Itu bukan untukmu, tetapi demi Kekuasaan-Ku, Kebanggaan-Ku, Keagungan-Ku, dan Kehebatan-Ku, benar-benar akan dikeluarkan dari neraka siapapun yang mengatakan: Tidak ada tuhan selain Allah.”
Qotadah meriwayatkan bahwasanya baginda akan berkata : "Wahai Penguasa! tiada yang tersisa didalam Neraka kecuali mereka yang dihalangi oleh Al-Qur'an (yakni) yang tinggal selama-lamanya di Neraka."
Hudzaifah meriwayatkan, "Mereka akan mendatangi Muhammad, dan baginda akan mensyafaati. Kemudian Jembatan (Siroth) dibentangkan, dan mereka akan melewatinya. Yang pertama melintasi bagaikan kilat, selanjutnya bagaikan angin, berikutnya bagaikan burung, dan berikutnya seperti kecepatan unta; sementara Nabi kalian, pujian dan kesejahteraan atasnya, diatas Jembatan akan berdoa, 'Ya Allah, berilah keselamatan, berilah keselamatan!' hingga semua manusia melintasinya, dan yang terakhir dari mereka menyeberang."
Abu Hurairah mendengar baginda bersabda, "Aku akan menjadi pertama yang melintasi."
Kutipan kenabian (hadis) diatas hanya sebagian dari himpunan hadis tentang syafaat. Syafaat Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, dan tempat terpuji baginda terbentang dari pertama kali syafaat hingga yang terakhir. Ketika seluruh manusia telah dibangkitkan, mereka akan dikumpulkan untuk menunggu Perhitungan terakhir, hingga leher mereka kaku dan keringat bercucuran karena hebatnya panas matahari. Pada waktu itulah, baginda mensyafaati untuk mengistirahatkan manusia dari tempat mereka.
Kemudian Jembatan (Siroth) dibentangkan, dan diadakan Perhitungan (Hisab) untuk umat manusia - sebagaimana dalam hadis laporan Abu Hurairah dan Hudzaifahh - maka syafaat baginda akan mempercepat menuju surga bagi mereka dari kalangan umat baginda yang tidak kena perhitungan amal. Setelah itu, baginda akan mensyafaati orang-orang yang kena hukuman dan masuk neraka. Kemudian bagi siapapun yang mengatakan, "Tidak ada tuhan selain Allah". Pangkat ini tidak untuk selain baginda.
Dari kutipan kenabian yang sahih dan masyhur, kita mengetahui, "Setiap nabi mendapat jatah sebuah permohonan, yang mereka akan berdoa dengan permohonan tersebut. Aku menyimpan permohonanku, sebagai syafaat bagi umatku pada Hari Kiamat."