-
Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 123
Nabi Ayub dinamai "Sobur (Penyabar).
Nabi Ismail juga diberi nama "Shodiq Al-Wa'd" yang berarti "Benar janjinya".
Nama-nama mereka telah disebutkan pada beberapa tempat didalam kitab suci Al-Qur'an yang agung. Kesejahteraan atas semua nabi Allah.
Allah mengutamakan dan menghiasi Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, dengan kelimpahan Nama-Nama Nya, dan baginda juga telah dikenal dengan nama-nama ini oleh para nabi sebelumnya.
Ada banyak nama yang dihadiahkan, diantaranya disebutkan oleh Hakim Iyad berikut ini:
- "Al Hamid (Terpuji)", maknanya adalah Allah memuji diri-Nya sendiri oleh diri-Nya sendiri, dan para penyembah-Nya memuji-Nya. Juga mengandung makna: Yang memuji diri-Nya sendiri, dan memuji amal-amal ketaatan.
Baginda diberi dua nama, yaitu Muhammad dan Ahmad. Muhammad artinya Terpuji, sedangkan Ahmad mempunyai makna paling agung diantara mereka yang memuji dan paling mulia diantara mereka yang dipuji.
Hassan bin Tsabit, penyair besar yang puisi-puisinya berisikan pujian kepada Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, mengisyaratkan hal ini ketika berucap,
"Demi baginda, Dia membelah dari Nama-Nya. Wahai Pemilik Tahta Terpuji, inilah Muhammad, yang Engkau beri kemuliaan."
- Ar Rouf (Yang Maha Baik, Maha Lemah lembut) Ar-Rohim (Yang Maha Penyayang).
Makna kedua kata tersebut hampir sama. Didalam Kitab-Nya, Allah menamai baginda dengan nama tersebut. Dia berfirman, "Terhadap orang orang beriman, lemah lembut lagi penyayang."(At-Taubah,9:128)
- Al-Haq Al-Mubin (Kebenaran nyata).
Al-Haq (Kebenaran) bermakna: Ada dan benar segala urusan-Nya.
Al-Mubin (nyata) bermakna: Jelas urusan-Nya dan Ketuhanan-Nya. Ini berarti, Allah membuat jelas bagi para hamba-Nya, urusan agama mereka maupun tempat kembali mereka. Didalam Al-Qur'an, baginda juga disebut dengan nama itu, tampak didalam firman Allah berikut ini:
"Sampai kebenaran dan seorang Rasul yang nyata datang kepada mereka." (Az-Zukhruf,43:29).
"Sungguh aku adalah pemberi peringatan yang nyata." (Al-Hijr,15:89).
"Sungguh telah datang kepadamu kebenaran dari Penguasamu." (Yunus,10:108).
"Mereka mendustakan kebenaran ketika datang kepada mereka." (Al-An'am,6:5).
Ulama mengatakan, ayat-ayat diatas merujuk kepada Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, sedang yang lainnya berkata, merujuk kepada Al-Qur'an. Ini berarti, Al-Qur'an dan Nabi Muhammad adalah suatu kebenaran, urusan yang terang, dan pelawan kepalsuan (kebatilan). Adapun "yang nyata" memiliki makna, yang memperjelas urusan dan Risalah-Nya, serta benar-benar jelas adanya apa yang telah diturunkan oleh Allah. Allah berfirman, "Agar menerangkan bagi manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka." (An-Nahl,16:44).
Nabi Ismail juga diberi nama "Shodiq Al-Wa'd" yang berarti "Benar janjinya".
Nama-nama mereka telah disebutkan pada beberapa tempat didalam kitab suci Al-Qur'an yang agung. Kesejahteraan atas semua nabi Allah.
Allah mengutamakan dan menghiasi Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, dengan kelimpahan Nama-Nama Nya, dan baginda juga telah dikenal dengan nama-nama ini oleh para nabi sebelumnya.
Ada banyak nama yang dihadiahkan, diantaranya disebutkan oleh Hakim Iyad berikut ini:
- "Al Hamid (Terpuji)", maknanya adalah Allah memuji diri-Nya sendiri oleh diri-Nya sendiri, dan para penyembah-Nya memuji-Nya. Juga mengandung makna: Yang memuji diri-Nya sendiri, dan memuji amal-amal ketaatan.
Baginda diberi dua nama, yaitu Muhammad dan Ahmad. Muhammad artinya Terpuji, sedangkan Ahmad mempunyai makna paling agung diantara mereka yang memuji dan paling mulia diantara mereka yang dipuji.
Hassan bin Tsabit, penyair besar yang puisi-puisinya berisikan pujian kepada Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, mengisyaratkan hal ini ketika berucap,
"Demi baginda, Dia membelah dari Nama-Nya. Wahai Pemilik Tahta Terpuji, inilah Muhammad, yang Engkau beri kemuliaan."
- Ar Rouf (Yang Maha Baik, Maha Lemah lembut) Ar-Rohim (Yang Maha Penyayang).
Makna kedua kata tersebut hampir sama. Didalam Kitab-Nya, Allah menamai baginda dengan nama tersebut. Dia berfirman, "Terhadap orang orang beriman, lemah lembut lagi penyayang."(At-Taubah,9:128)
- Al-Haq Al-Mubin (Kebenaran nyata).
Al-Haq (Kebenaran) bermakna: Ada dan benar segala urusan-Nya.
Al-Mubin (nyata) bermakna: Jelas urusan-Nya dan Ketuhanan-Nya. Ini berarti, Allah membuat jelas bagi para hamba-Nya, urusan agama mereka maupun tempat kembali mereka. Didalam Al-Qur'an, baginda juga disebut dengan nama itu, tampak didalam firman Allah berikut ini:
"Sampai kebenaran dan seorang Rasul yang nyata datang kepada mereka." (Az-Zukhruf,43:29).
"Sungguh aku adalah pemberi peringatan yang nyata." (Al-Hijr,15:89).
"Sungguh telah datang kepadamu kebenaran dari Penguasamu." (Yunus,10:108).
"Mereka mendustakan kebenaran ketika datang kepada mereka." (Al-An'am,6:5).
Ulama mengatakan, ayat-ayat diatas merujuk kepada Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, sedang yang lainnya berkata, merujuk kepada Al-Qur'an. Ini berarti, Al-Qur'an dan Nabi Muhammad adalah suatu kebenaran, urusan yang terang, dan pelawan kepalsuan (kebatilan). Adapun "yang nyata" memiliki makna, yang memperjelas urusan dan Risalah-Nya, serta benar-benar jelas adanya apa yang telah diturunkan oleh Allah. Allah berfirman, "Agar menerangkan bagi manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka." (An-Nahl,16:44).