Muhammad.com collection in 109 languages

  • Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 133

Abdi Hadis Syekh Ahmad Darwish (Arab)
Anne Khadeijah (Inggris)
Siti Nadriyah (Indonesia)

Copyright © 1984-2013 Allah.com Muhammad.com. Hak Cipta dilindungi

Kemuliaan dan Keistimewaan Mukjizat Sebagai Tanda Kekuasaan Allah
yang Diberikan Kepada Nabi Muhammad
pujian dan kesejahteraan atasnya

Hakim Iyad, semoga Allah merahmatinya, membuka bab ini seraya berkata:
Materi ini disusun bukan untuk orang-orang yang mengingkari kenabian baginda Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, maupun orang-orang yang buta mata hatinya, yang meragukan dan menentang kebenaran mukjizat yang dikirim kepada baginda. Apabila terjadi penyangkalan mukjizat, yang perlu dihadirkan adalah lebih banyak bukti untuk membela kebenaran mukjizat, namun bukan hal itu yang dikupas kali ini.
Kami mempersembahkan tulisan ini untuk orang-orang yang mempercayai agama yang dibawa Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, dan menjawab ajakan baginda, serta membenarkan kenabian baginda, sehingga menjadi teguh kecintaan mereka kepada baginda, dan meningkat amal kebaikan mereka, "dan supaya menambahkan keimanan bersama keimanan mereka." (Al-Fath,48:4).
Niat penyusunan materi ini adalah untuk memperkokoh basis mukjizat Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, serta kemasyhuran tanda-tandanya, dan untuk menunjukkan keagungan kedudukan baginda disisi Penguasanya. Kami mengupas pembahasan mukjizat dan tanda-tandanya, berdasarkan hadis sahih yang diriwayatkan oleh sanad (rantai pelapor) yang sahih. Juga terdapat informasi tambahan yang diambil dari saripati karya para cendekiawan Islam yang terkenal.
Orang yang berpikiran jernih, tentu akan bercermin pada apa yang ada didalam diri Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya. Mereka akan menyampaikan hal-hal indah yang mereka catat tentang baginda, seperti riwayat hidup baginda yang patut dipuji, gaya hidup baginda yang menawan, keluasan ilmu, ketajaman akal, kesantunan, kesempurnaan fisik dan perilaku baginda yang sangat bagus. Semuanya membuktikan ketinggian pangkat baginda, kebenaran kenabian dan kebenaran dakwah baginda, dimana juga jadi penyebab banyak orang memeluk agama Islam dan mengikuti jejak baginda.
Abdullah, putra Sallaam, salah seorang Sahabat baginda, yang sebelumnya pernah menjadi Rabi (tokoh Yahudi) terkemuka berkata, "Ketika Rasulullah, pujian dan kesejahteraan atasnya, datang ke Madinah, aku pergi untuk melihatnya. Saat aku menatap wajah baginda, aku mengenali bahwa wajahnya bukan wajah seorang pendusta."
Abu Rimtsah At-Taymi berkata, "Aku pergi menemui Nabi dengan anakku, ketika aku menatap baginda, aku lantas berkata, "Inilah Nabi Allah."
Imam Muslim dan lainnya meriwayatkan: Dhimaad adalah salah satu anggota delegasi yang datang mengunjungi Rasulullah, lalu baginda berkata kepadanya, "Sungguh pujian adalah bagi Allah, kami memuji-Nya dan memohon pertolongan-Nya. Barangsiapa yang dibimbing Allah, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang tidak dibimbing, maka tidak memiliki bimbingan. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah sendirian tanpa ada sekutu bagi-Nya, dan bahwa Muhammad adalah penyembah dan Rasul-Nya." Setelah mendengar ini, Dhimaad berkata: Ulangilah untukku kalimatmu. Kata-katamu benar-benar merasuk mendalam pada diriku, berikan tanganmu, aku akan bersumpah setia kepadamu.
Arti kenabian dan kerasulan