-
Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 171
Wakii' bin Al Jarrooch memberitahu kita kisah seorang bayi yang belum pernah mengucapkan sepatah kata pun, tetapi ketika Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, bertanya, "Siapakah aku?" Bayi itu menjawab, "Utusan Allah."
Zaid bin Khorijah roboh dan meninggal dunia di salah satu lorong Madinah. Kata Nu'man bin Basyir, orang-orang menggotong Zaid dan kemudian mengkafaninya. Antara waktu solat Maghrib dan Isya, para perempuan mulai menangis di sekelilingnya lalu mereka mendengar mayat itu berkata, "Tenanglah, tenanglah!" jadi mereka membuka penutup di wajah mayat tersebut lalu mayat itu berucap, "Muhammad adalah Utusan Allah, Nabi buta huruf dan Penutup para nabi. Ini sebagaimana yang yang terkandung didalam Kitab Pertama." Kemudian mayat tersebut berkata, "Inilah kebenaran, inilah kebenaran." Mayat itu lantas menyebut-nyebut Abu Bakar, Umar dan Usman, serta berkata, "Salam bagimu Wahai Utusan Allah, dan rahmat Allah serta keberkatan-Nya." Selanjutnya jasad Zaid kembali pada status kematian seperti keadaan ia tak lama sebelumnya.
Keajaiban menyembuhkan orang sakit dan cacat
Banyak sekali riwayat yang mengungkap tentang penyembuhan ajaib oleh Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, dengan seizin Allah. Berikut ini sedikit diantara contohnya.
Seorang pria buta datang kepada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya. Usman bin Hunayf memberitahu kata-kata yang diucapkan pria tersebut, "Wahai Rasulullah, mintalah kepada Allah supaya menghilangkan selubung dari mataku." Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, berkata kepadanya, "Pergi dan berwudhulah, kemudian kerjakan solat dua rakaat dan ucapkan, 'Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dan aku menghadap-Mu demi Nabi Muhammad, Nabi Rahmat. Wahai Muhammad, aku menghadap kepada Penguasamu supaya menghilangkan selubung dari mataku. Ya Allah, biarkan baginda memberi saya syafaat." Pria itu pun mengikuti segala petunjuk baginda kemudian ia pulang. Allah telah mengembalikan penglihatannya.
Pada Pertempuran Khaibar, kedua mata Ali terasa sangat perih, maka Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, meniup kedua mata beliau dan mata beliau sembuh seketika itu juga. Salamah bin Al-Akwa’ mengalami luka dipaha beliau selama pertempuran, keajaiban yang sama terjadi dimana beliau juga langsung sembuh.
Ada seorang wanita membawa anak laki-lakinya yang kerasukan makhluk halus kepada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya. Ibnu Abbas mengatakan bahwa baginda mengelus dada anak tersebut dimana anak itu memuntahkan sesuatu yang menyerupai anak anjing hitam dan langsung sembuh.
Penerimaan doa Nabi
pujian dan kesejahteraan atasnya
Banyak riwayat yang membahas doa Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya. Berikut ini sekilas pandang doa baginda.
Ibu Anas datang kepada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, dan berkata, "Anas melayani engkau, berdoalah kepada Allah untuknya." Baginda kemudian berdoa, "Ya Allah, berilah dia anak yang banyak dan kekayaan yang melimpah, serta berilah keberkahan di dalam apa yang Engkau berikan kepadanya." Di kemudian hari, ‘Ikrimah memberitahu bahwa Anas berkata, "Demi Allah, aku punya kekayaan yang melimpah dan aku mempunyai kurang lebih seratus anak cucu."
Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, memohon kepada Allah supaya mengabulkan doa Sa’ad bin Abi Waqqosh dan setelah itu setiap kali berdoa, doa Sa’ad terkabul.
Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, berdoa kepada Allah seraya berucap, "Ya Allah, kuatkanlah Islam melalui Umar bin Khattab atau ‘Amr bin Hisyam (Abu Jahal)." Umar yang mendapat berkah doa tersebut. Ibnu Mas'ud mengatakan, "Kami mulai menjadi kuat semenjak
Zaid bin Khorijah roboh dan meninggal dunia di salah satu lorong Madinah. Kata Nu'man bin Basyir, orang-orang menggotong Zaid dan kemudian mengkafaninya. Antara waktu solat Maghrib dan Isya, para perempuan mulai menangis di sekelilingnya lalu mereka mendengar mayat itu berkata, "Tenanglah, tenanglah!" jadi mereka membuka penutup di wajah mayat tersebut lalu mayat itu berucap, "Muhammad adalah Utusan Allah, Nabi buta huruf dan Penutup para nabi. Ini sebagaimana yang yang terkandung didalam Kitab Pertama." Kemudian mayat tersebut berkata, "Inilah kebenaran, inilah kebenaran." Mayat itu lantas menyebut-nyebut Abu Bakar, Umar dan Usman, serta berkata, "Salam bagimu Wahai Utusan Allah, dan rahmat Allah serta keberkatan-Nya." Selanjutnya jasad Zaid kembali pada status kematian seperti keadaan ia tak lama sebelumnya.
Keajaiban menyembuhkan orang sakit dan cacat
Banyak sekali riwayat yang mengungkap tentang penyembuhan ajaib oleh Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, dengan seizin Allah. Berikut ini sedikit diantara contohnya.
Seorang pria buta datang kepada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya. Usman bin Hunayf memberitahu kata-kata yang diucapkan pria tersebut, "Wahai Rasulullah, mintalah kepada Allah supaya menghilangkan selubung dari mataku." Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, berkata kepadanya, "Pergi dan berwudhulah, kemudian kerjakan solat dua rakaat dan ucapkan, 'Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dan aku menghadap-Mu demi Nabi Muhammad, Nabi Rahmat. Wahai Muhammad, aku menghadap kepada Penguasamu supaya menghilangkan selubung dari mataku. Ya Allah, biarkan baginda memberi saya syafaat." Pria itu pun mengikuti segala petunjuk baginda kemudian ia pulang. Allah telah mengembalikan penglihatannya.
Pada Pertempuran Khaibar, kedua mata Ali terasa sangat perih, maka Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, meniup kedua mata beliau dan mata beliau sembuh seketika itu juga. Salamah bin Al-Akwa’ mengalami luka dipaha beliau selama pertempuran, keajaiban yang sama terjadi dimana beliau juga langsung sembuh.
Ada seorang wanita membawa anak laki-lakinya yang kerasukan makhluk halus kepada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya. Ibnu Abbas mengatakan bahwa baginda mengelus dada anak tersebut dimana anak itu memuntahkan sesuatu yang menyerupai anak anjing hitam dan langsung sembuh.
Penerimaan doa Nabi
pujian dan kesejahteraan atasnya
Banyak riwayat yang membahas doa Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya. Berikut ini sekilas pandang doa baginda.
Ibu Anas datang kepada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, dan berkata, "Anas melayani engkau, berdoalah kepada Allah untuknya." Baginda kemudian berdoa, "Ya Allah, berilah dia anak yang banyak dan kekayaan yang melimpah, serta berilah keberkahan di dalam apa yang Engkau berikan kepadanya." Di kemudian hari, ‘Ikrimah memberitahu bahwa Anas berkata, "Demi Allah, aku punya kekayaan yang melimpah dan aku mempunyai kurang lebih seratus anak cucu."
Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, memohon kepada Allah supaya mengabulkan doa Sa’ad bin Abi Waqqosh dan setelah itu setiap kali berdoa, doa Sa’ad terkabul.
Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, berdoa kepada Allah seraya berucap, "Ya Allah, kuatkanlah Islam melalui Umar bin Khattab atau ‘Amr bin Hisyam (Abu Jahal)." Umar yang mendapat berkah doa tersebut. Ibnu Mas'ud mengatakan, "Kami mulai menjadi kuat semenjak