-
Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 195
benar." (At-Thur,52:34) atau, "Datangkan sebuah surah yang sepertinya." (Al-Baqoroh,2:23).
Diantara keajaiban alami Al-Qur'an adalah susunan kata-katanya yang fasih dan sopan, sehingga masing-masing bagian mengandung keajaiban ganda.
Sisi lain keajaiban alami Al-Qur'an adalah bahwa Al-Qur'an melaporkan pengetahuan hal-hal yang gaib. Hanya dalam satu surah saja, dapat ditemukan banyak laporan, dan setiap laporan adalah suatu keajaiban tersendiri, sehingga jumlah mukjizat sekali lagi semakin meningkat. Tidak dapat dipastikan besarnya jumlah mukjizat yang terkandung didalam Al Qur'an, begitu agungnya sampai-sampai bukti-buktinya tidak dapat dicakup, terutama bila diamati ada ayat-ayat yang akan terealisasi pada abad kemudian sebagai tanda bagi orang-orang dimasa itu.
Kutipan kenabian mengandung rincian mukjizat Al-Quran serta aspek-aspek menakjubkan kehidupan Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya.
Aneka mukjizat yang diberikan kepada Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, benar-benar jelas dan tak bisa dibantah. Para rasul sebelumnya diberi mukjizat yang berkaitan dengan masa mereka yang melampaui ilmu unggulan umat mereka. Sebagai contoh, nabi Musa, kesejahteraan atasnya, diberi mukjizat yang mirip keahlian para tukang sulap dan ahli sihir pada zaman beliau. Nabi Musa menghadirkan mukjizatnya kepada (Fir’aun dan) mereka karena pada masa itu, ilmu sihir tengah mencapai puncaknya. Apa yang dibawa nabi Musa telah mengalahkan segala jenis sihir yang ada dan para ahli sihir tidak ada yang mampu menyainginya, dan mereka kemudian menyerah.
Hal yang sama berlaku untuk nabi Isa (Yesus), kesejahteraan atasnya. Orang-orang pada masa beliau unggul dalam ilmu kedokteran. Jadi, ketika dengan izin Allah, nabi Isa membawa mukjizat penyembuhan di luar jangkauan ilmu-obat-obatan mereka, seperti membangkitkan orang mati, menyembuhkan orang buta dan lepra tanpa menggunakan obat, ini adalah tanda bagi orang-orang bahwa apa yang dibawa nabi Isa memang dari Allah.
Keadaan yang sama berlaku untuk mukjizat para nabi mulia lainnya, kesejahteraan atas mereka. Dalam setiap kejadian, berbagai mukjizat ini adalah tanda bagi manusia bahwa orang yang berdiri dihadapan mereka dan yang diberi anugerah mukjizat adalah seorang nabi yang diutus oleh Allah untuk umat manusia yang sudah seharusnya diikuti.
Diantara keajaiban alami Al-Qur'an adalah susunan kata-katanya yang fasih dan sopan, sehingga masing-masing bagian mengandung keajaiban ganda.
Sisi lain keajaiban alami Al-Qur'an adalah bahwa Al-Qur'an melaporkan pengetahuan hal-hal yang gaib. Hanya dalam satu surah saja, dapat ditemukan banyak laporan, dan setiap laporan adalah suatu keajaiban tersendiri, sehingga jumlah mukjizat sekali lagi semakin meningkat. Tidak dapat dipastikan besarnya jumlah mukjizat yang terkandung didalam Al Qur'an, begitu agungnya sampai-sampai bukti-buktinya tidak dapat dicakup, terutama bila diamati ada ayat-ayat yang akan terealisasi pada abad kemudian sebagai tanda bagi orang-orang dimasa itu.
Kutipan kenabian mengandung rincian mukjizat Al-Quran serta aspek-aspek menakjubkan kehidupan Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya.
Aneka mukjizat yang diberikan kepada Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, benar-benar jelas dan tak bisa dibantah. Para rasul sebelumnya diberi mukjizat yang berkaitan dengan masa mereka yang melampaui ilmu unggulan umat mereka. Sebagai contoh, nabi Musa, kesejahteraan atasnya, diberi mukjizat yang mirip keahlian para tukang sulap dan ahli sihir pada zaman beliau. Nabi Musa menghadirkan mukjizatnya kepada (Fir’aun dan) mereka karena pada masa itu, ilmu sihir tengah mencapai puncaknya. Apa yang dibawa nabi Musa telah mengalahkan segala jenis sihir yang ada dan para ahli sihir tidak ada yang mampu menyainginya, dan mereka kemudian menyerah.
Hal yang sama berlaku untuk nabi Isa (Yesus), kesejahteraan atasnya. Orang-orang pada masa beliau unggul dalam ilmu kedokteran. Jadi, ketika dengan izin Allah, nabi Isa membawa mukjizat penyembuhan di luar jangkauan ilmu-obat-obatan mereka, seperti membangkitkan orang mati, menyembuhkan orang buta dan lepra tanpa menggunakan obat, ini adalah tanda bagi orang-orang bahwa apa yang dibawa nabi Isa memang dari Allah.
Keadaan yang sama berlaku untuk mukjizat para nabi mulia lainnya, kesejahteraan atas mereka. Dalam setiap kejadian, berbagai mukjizat ini adalah tanda bagi manusia bahwa orang yang berdiri dihadapan mereka dan yang diberi anugerah mukjizat adalah seorang nabi yang diutus oleh Allah untuk umat manusia yang sudah seharusnya diikuti.