-
Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 216
3. Senang pada sesuatu yang menyenangkan berupa perbuatan baik dari orang itu kepada para pecintanya. Sebab jiwa manusia telah terprogram untuk mencintai orang yang berbuat baik kepadanya.
Setelah tiga hal diatas dipahami, baru kemudian menghubungkannya dengan cinta kepada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, dan ditemukan bahwa ketiga hal itu menjadi inspirasi cinta untuk baginda.
Keindahan fisik, penampilan dan karakter sempurna baginda telah diuraikan pada pembahasan sebelumnya jadi tidak perlu disebutkan kembali.
Umat Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, mendapat banyak manfaat dan keberkatan, karena melalui baginda yang diberkati oleh Allah, umat manusia diuntungkan. Contohnya adalah umat manusia mendapatkan kasih sayang dan belas kasih serta kelembutan baginda, dan baginda telah berjuang untuk menyelamatkan kita dari Api neraka.
Allah menggambarkan Nabi-Nya, pujian dan kesejahteraan atasnya, seraya berfirman,
"Dan tiada Kami mengutusmu, kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam." (Al Anbiya', 21:107), "Wahai Nabi, sungguh Kami telah mengirimmu sebagai saksi, dan pembawa kabar gembira, dan pemberi peringatan, dan pemanggil kepada Allah dengan izin-Nya, dan sebagai lampu yang menerangi". ( Al-Azhab 33:45-46).
"Dia yang mengutus didalam kaum yang buta huruf, seorang Rasul di antara mereka, melantunkan atas mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan mereka, dan mengajari mereka Kitab dan Hikmah" (Al-Jumu'ah,62:2.) Juga, "dan membimbing mereka kepada jalan yang lurus." (Al-Maidah,5:16)
Tak ada kebaikan apapun yang lebih berharga dan lebih berarti daripada kebaikan Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, untuk orang-orang beriman. Tak ada karunia yang lebih bermanfaat secara universal dan keuntungan yang lebih besar daripada berkah baginda pada semua umat Islam karena baginda adalah jalan kita menuju bimbingan.
Baginda yang menyelamatkan kita dari kesalahan buta. Baginda yang mengajak kita pada kesuksesan dan kemuliaan! Baginda adalah jalan dan perantara kita menuju Penguasa kita. Baginda orang yang akan berbicara demi kepentingan kita serta bersaksi untuk kita dan membawa kita, Insya Allah, menuju Kehidupan Abadi dengan bahagia!
Sekarang menjadi jelas bagi anda pembaca yang budiman, bahwa mencintai Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, adalah suatu kewajiban. Ini terbukti dari beberapa kutipan sah yang telah kami sajikan kepada anda, apalagi baginda mempunyai kebaikan dan keindahan yang tiada terkira.
Bila seseorang bisa mencintai orang lain karena telah bermurah hati kepada dirinya, walaupun hanya sekali atau dua kali seumur hidup, maupun karena telah menyelamatkannya dari bahaya dan gangguan meskipun cuma sekali - pikiran mengingat kebaikan tersebut yang bersifat sementara - lantas bagaimana dengan orang yang memberinya kebahagiaan abadi dan melindunginya dari hukuman kekal di neraka? Tentunya orang tersebut pantas untuk cinta yang lebih besar!
Seorang raja dicintai bila memiliki perilaku yang bagus dan seorang pemimpin dicintai bila mampu memimpin secara baik. Ketika orang yang berilmu atau berbudi luhur tinggal di tempat yang jauh, mereka tetap akan dicintai karena kelebihannya itu. Bila ada orang memiliki semua kelebihan tersebut secara sempurna, maka lebih berhak dicintai dan lebih pantas diikuti!
Imam Ali, semoga Allah meridhainya, menggambarkan Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, seraya berkata, "Barangsiapa melintas didekat baginda tiba-tiba menjadi segan kepada baginda. Siapa yang menjaga hubungan dengan baginda niscaya mencintai baginda."
Kewajiban bersikap tulus kepada Nabi Muhammad, Pujian dan Kesejahteraan atasnya,
Allah berfirman, "Tidak ada dosa (untuk
Setelah tiga hal diatas dipahami, baru kemudian menghubungkannya dengan cinta kepada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, dan ditemukan bahwa ketiga hal itu menjadi inspirasi cinta untuk baginda.
Keindahan fisik, penampilan dan karakter sempurna baginda telah diuraikan pada pembahasan sebelumnya jadi tidak perlu disebutkan kembali.
Umat Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, mendapat banyak manfaat dan keberkatan, karena melalui baginda yang diberkati oleh Allah, umat manusia diuntungkan. Contohnya adalah umat manusia mendapatkan kasih sayang dan belas kasih serta kelembutan baginda, dan baginda telah berjuang untuk menyelamatkan kita dari Api neraka.
Allah menggambarkan Nabi-Nya, pujian dan kesejahteraan atasnya, seraya berfirman,
"Dan tiada Kami mengutusmu, kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam." (Al Anbiya', 21:107), "Wahai Nabi, sungguh Kami telah mengirimmu sebagai saksi, dan pembawa kabar gembira, dan pemberi peringatan, dan pemanggil kepada Allah dengan izin-Nya, dan sebagai lampu yang menerangi". ( Al-Azhab 33:45-46).
"Dia yang mengutus didalam kaum yang buta huruf, seorang Rasul di antara mereka, melantunkan atas mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan mereka, dan mengajari mereka Kitab dan Hikmah" (Al-Jumu'ah,62:2.) Juga, "dan membimbing mereka kepada jalan yang lurus." (Al-Maidah,5:16)
Tak ada kebaikan apapun yang lebih berharga dan lebih berarti daripada kebaikan Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, untuk orang-orang beriman. Tak ada karunia yang lebih bermanfaat secara universal dan keuntungan yang lebih besar daripada berkah baginda pada semua umat Islam karena baginda adalah jalan kita menuju bimbingan.
Baginda yang menyelamatkan kita dari kesalahan buta. Baginda yang mengajak kita pada kesuksesan dan kemuliaan! Baginda adalah jalan dan perantara kita menuju Penguasa kita. Baginda orang yang akan berbicara demi kepentingan kita serta bersaksi untuk kita dan membawa kita, Insya Allah, menuju Kehidupan Abadi dengan bahagia!
Sekarang menjadi jelas bagi anda pembaca yang budiman, bahwa mencintai Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, adalah suatu kewajiban. Ini terbukti dari beberapa kutipan sah yang telah kami sajikan kepada anda, apalagi baginda mempunyai kebaikan dan keindahan yang tiada terkira.
Bila seseorang bisa mencintai orang lain karena telah bermurah hati kepada dirinya, walaupun hanya sekali atau dua kali seumur hidup, maupun karena telah menyelamatkannya dari bahaya dan gangguan meskipun cuma sekali - pikiran mengingat kebaikan tersebut yang bersifat sementara - lantas bagaimana dengan orang yang memberinya kebahagiaan abadi dan melindunginya dari hukuman kekal di neraka? Tentunya orang tersebut pantas untuk cinta yang lebih besar!
Seorang raja dicintai bila memiliki perilaku yang bagus dan seorang pemimpin dicintai bila mampu memimpin secara baik. Ketika orang yang berilmu atau berbudi luhur tinggal di tempat yang jauh, mereka tetap akan dicintai karena kelebihannya itu. Bila ada orang memiliki semua kelebihan tersebut secara sempurna, maka lebih berhak dicintai dan lebih pantas diikuti!
Imam Ali, semoga Allah meridhainya, menggambarkan Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, seraya berkata, "Barangsiapa melintas didekat baginda tiba-tiba menjadi segan kepada baginda. Siapa yang menjaga hubungan dengan baginda niscaya mencintai baginda."
Kewajiban bersikap tulus kepada Nabi Muhammad, Pujian dan Kesejahteraan atasnya,
Allah berfirman, "Tidak ada dosa (untuk