-
Prophet_Muhammad_Bersabda-Bahasa-Arabic, page : 221
Ada tiga orang yang shalat mereka tidak melewati telinga mereka (yakni tidak diterima): budak yang kabur hingga kembali, wanita yang bermalam sedangkan suaminya murka kepadanya, dan imam suatu kaum yang mereka membencinya.
T358 عنوان | إمامة الفاسق والمفتون
Topik | Seorang yang fasik dan yang terkena fitnah (merebut kepemimpinan / imam secara tidak sah) menjadi imam
h845 (قال أبو ذر: إِنَّ خليلي أوصاني أن أسمع وأُطِيْع وإن كان عبدا مُجَدَّعَ الْأَطْراف، وأَنْ أصلي الصلاة لوقتها) فَإِنْ أَدْرَكْتَ الْقَوْمَ وَقَدْ صَلَّوْا كُنْتَ قَدْ أَحْرَزْتَ صَلَاتَكَ وَإِلَّا كَانَتْ لَكَ نَافِلَةً – صَلِّ الصَّلَاةَ لِوَقْتِهَا فَإِنْ أَدْرَكَتْكَ الصَّلَاةُ مَعَهُمْ فَصَلِّ وَلَا تَقُلْ إِنِّيْ قَدْ صَلَّيْتُ فَلَا أُصَلِّيْ.
[Abu Dzar berkata: Sesungguhnya kekasihku (Rasulullah SAW) memberiku wasiat untuk mendengar dan mentaati meskipun seorang budak yang terputus anggota tubuhnya, serta agar aku shalat pada waktunya] Lalu apabila kau (wahai Abu Dzar) mendapati orang-orang telah shalat maka sungguh kau telah meraih (pahala) shalatmu. Namun jika tidak (yakni kau masih mendapati mereka sedang shalat maka shalatlah) maka itu sebagai amal sunnah (bagimu). Kerjakanklah shalat pada waktunya maka apabila kau mendapati shalat bersama mereka hendaklah kau laksanakan shalat (dengan mereka) dan jangan kau katakan “sungguh aku sudah shalat maka aku tidak shalat lagi”.
h846 يُصَلُّوْنَ لَكُمْ فَإِنْ أَصَابُوْا فَلَكُمْ وَلَهُمْ، وَإِنْ أَخْطَأُوْا فَلَكُمْ وَعَلَيْهِمْ.
Mereka menjadi imam shalat untuk kalian sehingga apabila mereka benar maka pahala itu untuk kalian dan untuk mereka, dan apabila mereka salah maka pahala itu untuk kalian dan dosanya atas mereka.
h847 يَكُوْنُ عَلَيْكُمْ أُمَرَاءُ مِنْ بَعْدِيْ يُؤَخِّرُوْنَ الصَّلَاةَ فَهِيَ لَكُمْ وَهِيَ عَلَيْهِمْ فَصَلُّوْا مَعَهُمْ مَا صَلَّوُا الْقِبْلَةَ.
Akan ada setelahku para pemimpin yang mengakhirkan-akhirkan shalat, maka pahala itu untuk kalian dan dosanya atas mereka sendiri, maka hendaklah kalian shalat bersama mereka selama mereka shalat menghadap kiblat.
h848 أثر (عثمان بن عفان) عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَدِيِّ بْنِ خِيَارٍ أَنَّهُ دَخَلَ عَلَى عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَهُوَ مَحْصُورٌ فَقَالَ إِنَّكَ إِمَامُ عَامَّةٍ وَنَزَلَ بِكَ مَا نَرَى وَيُصَلِّي لَنَا إِمَامُ فِتْنَةٍ وَنَتَحَرَّجُ، فَقَالَ: الصَّلَاةُ أَحْسَنُ مَا يَعْمَلُ النَّاسُ فَإِذَا أَحْسَنَ النَّاسُ فَأَحْسِنْ مَعَهُمْ وَإِذَا أَسَاءُوا فَاجْتَنِبْ إِسَاءَتَهُمْ.
(Utsman bin Affan) diberitakan bahwa ia ditanya sedangkan ia tengah terkepung (di rumahnya) tentang sholat di belakang imam masa fitnah, maka ia menjawab: Sholat itu adalah yang terbaik dari segala yang dikerjakan manusia, jika orang-orang berbuat baik maka berbuatlah baik bersama mereka namun jika mereka berbuat buruk maka menjauhlah.
T359 عنوان | من آداب الإمام
Topik | Diantara adab-adab imam