Muhammad.com collection in 109 languages

  • Prophet_Muhammad_Bersabda-Bahasa-Arabic, page : 289

h1101 الْمَيِّتُ يُعَذَّبُ بِبُكَاءِ أَهْلِهِ عَلَيْهِ الْمَيِّتُ يُعَذَّبُ بِمَا نِيحَ عَلَيْهِ.
Sesungguhnya mayit diazab karena tangisan keluarganya (yang berlebihan) atasnya. - Mayit disiksa dikuburnya karena ratapan atas dirinya.

h1102 هَذِهِ رَحْمَةٌ جَعَلَهَا اللَّهُ فِي قُلُوبِ عِبَادِهِ وَإِنَّمَا يَرْحَمُ اللَّهُ مِنْ عِبَادِهِ الرُّحَمَاءَ.
(Ketika para sahabat melihat Nabi SAW menangisi puteranya Ibrahim yang meninggal, beliau bersabda:) Ini adalah kasih sayang (rahmat) yang Allah jadikan dalam hati para hambaNya. Hanya saja Allah merahmati orang-orang yang penyayang di antara para hambaNya.

h1103 تَدْمَعُ الْعَيْنُ وَيَحْزَنُ الْقَلْبُ وَلَا نَقُولُ إِلَّا مَا يَرْضَى رَبُّنَا وَاللَّهِ يَا إِبْرَاهِيمُ إِنَّا بِكَ لَمَحْزُونُونَ.
Mata ini menangis dan hati ini bersedih namun kita tidak mengucapkan kecuali apa yang membuat ridho terhadap Tuhan kita Yang Maha Perkasa dan Maha Agung. Demi Allah kita amat sedih atas dirimu wahai Ibrohim.

T476 عنوان | الإخبار بموت الميت جوازا ومنعا
Topik | Menyebarkan kabar kematian antara kebolehan dan larangan

h1104 أَخَذَ الرَّايَةَ زَيْدٌ فَأُصِيبَ ثُمَّ أَخَذَ جَعْفَرٌ فَأُصِيبَ ثُمَّ أَخَذَ ابْنُ رَوَاحَةَ فَأُصِيبَ وَعَيْنَاهُ تَذْرِفَانِ حَتَّى أَخَذَ الرَّايَةَ سَيْفٌ مِنْ سُيُوفِ اللَّهِ حَتَّى فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ.
(Beliau memberitakan apa yang akan terjadi di Perang Mu'tah, maka terjadi sesuai dengan yang beliau katakan) Panji perang ini akan dipegang oleh Zaid lalu ia akan gugur, lalu dipegang oleh Ja'far kemudian ia gugur, lalu dipegang oleh Abdulloh bin Rowaachah kemudian ia gugur (sungguh kedua mata Rasululloh SAW bercucuran air mata) kemudian panji diambil oleh Kholid bin Al-Waliid tanpa perintah maka diberilah kemenangan.

h1105 أثر (أبو هريرة) أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَى النَّجَاشِيَّ الْيَوْمَ الَّذِيْ مَاتَ فِيْهِ.
(Abu Huroiroh) ia memberitakan bahwa Rasululloh SAW mengabarkan kematian Raja Najasyi tepar pada hari raja tersebut mati.

h1106 أثر (حذيفة) إِذَا مِتُّ فَلَا تُؤْذِنُوْا بِيْ أَحَدًا، فَإِنِّيْ أَخَافُ أَنْ يَكُوْنَ نَعْيًا وَإِنِّيْ سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى عَنِ النَّعْيِ.