-
Prophet_Muhammad_Bersabda-Bahasa-Arabic, page : 303
h1159 اِسْتَغْفِرُوْا لِأَخِيْكُمْ وَسَلُوْا لَهُ التَّثْبِيْتَ فَإِنَّهُ الْآنَ يُسْأَلُ.
(Beliau bersabda ketika mayit sudah dikubur:) Minta ampunlah untuk saudara kalian ini dan mohonkan baginya ketetapan (dalam menjawab pertanyaan) sebab sekarang ia sedang ditanya.
T506 عنوان | الدفن ليلاً
Topik | Penguburan di malam hari
h1160 أثر () أَنْ يُقْبَرَ الرَّجُلُ بِاللَّيْلِ حَتَّى يُصَلَّى عَلَيْهِ إِلَّا أَنْ يَضْطَرَّ إِنْسَانٌ إِلَى ذَلِكَ.
(Jabir) ia berkata: Nabi SAW melarang seorang dikubur di malam hari hingga ia di sholati, kecuali jika memang terpaksa.
h1161 نَاوِلُوْنِيْ صَاحِبَكُمْ.
(Para sahabat melihat Nabi mengubur seseorang di suatu malam, beliau bersabda:) Berikan teman kalian itu (yakni jenazah itu) kepadaku.
T507 عنوان | أحوال الروح بعد قبضها وسؤالها وفتنتها
Topik | Keadaan ruh setelah pencabutan serta pertanyaan dan ujian bagi ruh
h1162 (التالي من الحديث السابق في قبض الأرواح) فَيُرَدُّ – أَيِ الْمُؤْمِنُ- إِلَى الْأَرْضِ وَتُعَادُ رُوْحُهُ فِيْ جَسَدِهِ قَالَ: فَإِنَّهُ يَسْمَعُ قَرْعَ نِعَالِ أَصْحَابِهِ إِذَا وَلَّوْا عَنْهُ مُدْبِرِيْنَ، فَيَأْتِيْهِ مَلَكَانِ شَدِيْدَا الْاِنْتِهَارِ فَيَنْتَهِرَانِهِ وَيُجْلِسَانِهِ، فَيَقُوْلَانِ لَهُ: مَا دِيْنُكَ؟ فَيَقُوْلُ: دِيْنِي الْإِسْلَامُ، فَيَقُوْلَانِ لَهُ: مَا هَذَا الرَّجُلُ الَّذِيْ بُعِثَ فِيْكُمْ؟ فَيَقُوْلُ: هُوَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَيَقُوْلَانِ لَهُ: وَمَا عِلْمُكَ فَيَقُوْلُ: قَرَأْتُ كِتَابَ اللهِ فَآمَنَتْ بِهِ وَصَدَّقَتْ، فَيَنْتَهِرُهُ فَيَقُوْلُ: مَنْ رَبُّكَ؟ مَا دِيْنُكَ؟ مَنْ نَبِيُّكَ؟ وَهِيَ آخِرُ فِتْنَةٍ تَعْرِضُ عَلَى الْمُؤْمِنِ، فَذَلِكَ حِيْنَ يَقُوْلُ عَزَّ وَجَلَّ: {يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآَخِرَةِ}، فَيَقُوْلُ: رَبِّيَ اللهُ، وَدِيْنِي الْإِسْلَامُ، وَنَبِيِّيْ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَيُنَادِيْ مُنَادٍ فِي السَّمَاءِ: أَنْ صَدَقَ عَبْدِيْ فَأَفْرِشُوْهُ مِنَ الْجَنَّةِ، وَأَلْبِسُوْهُ مِنَ الْجَنَّةِ، وَافْتَحُوْا لَهُ بَابًا إِلَى الْجَنَّةِ،
(Lanjutan dari hadits yang lalu dalam bab keluarnya ruh dari badan) Lalu ruh itu dikembalikan ke bumi dan dikembalikan ke jasadnya, sedangkan dia mendengar derap kaki para sahabatnya ketika mereka berpaling darinya untuk pulang. Lalu datanglah dua orang malaikat yang keras bentakannya. Keduanya membentaknya dan mendudukkannya. Keduanya bertanya: Apa agamamu? Dia menjawab: Agamaku Islam. Keduanya bertanya: Siapakah seorang lelaki yang diutus diantara kalian? Diaenjawab: Beliau ialah utusan Allah (Nabi Muhammad) SAW. Keduanya bertanya: Apa pengetahuanmu tentangnya? Dia menjawab: Aku membaca kitab Allah / Alqur'an, lalu aku beriman dengannya dan mempercayainya. Lalu seorang dari dua malaikat itu membentaknya dan berkata: Siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Siapa Nabimu? Itu adalah ujian (fitnah) terakhir yang dihadapi oleh seorang mukmin. Itulah yang Allah, Yang Maha Perkasa dan Maha Agung, firmankan: Allah memperteguh orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh di kehidupan dunia (kalimat tauhid ketika sekarat) dan di akhirat (jawaban yang benar atas pertanyaan kubur). Maka dia menjawab: Tuhanku adalah Allah, Agamaku adalah Islam dan Maniku ialah Nabi Muhammad SAW. Lalu berserulah suara penggilan dari atas: Telah benar hambaKu maka hamparkan alas tidur dari surga dan pakaikan ia dari surga serta bukalah baginya satu pintu dari surga.