-
Prophet_Muhammad_Bersabda-Bahasa-Arabic, page : 363
(Abdulloh bin Abbas) ia memberitakan bahwa Rasululloh SAW menentukan miqot bagi penduduk Madinah adalah Dzul Hulaifah, bagi penduduk Syam adalah Juhfah, bagi penduduk Najd adalah Qornul Manazil, bagi penduduk Yaman adalah Yalamlam. Tempat-tempat itu untuk mereka yang dari sana dan yang datang melalui tempat-tempat itu dan bukan penduduk asli di tempat-tempat itu, bagi yang ingin berhajji dan berumroh. Jika tempatnya lebih dekat (ke Mekkah) dari tempat-tempat itu maka tempat ihromnya dari keluarganya / tempat aslinya, dan demikianlah hingga penduduk makkah berihrom dari Mekkah.
h1402 أثر (عائشة) أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَّتَ لِأَهْلِ الْعِرَاقِ ذَاتَ عِرْقٍ.
('Aisyah) ia memberitakan bahwa Rasululloh SAW menentukan Miqot bagi penduduk Iraq adalah Dzatu 'Irq.
T602 عنوان | انواع الاحرام
Macam-macam ihrom hajji
T603 عنوان | الإفراد والتمتع والقران
Ifrod, Tamattu' dan Qiron
h1403 من أحب أن يهل بعمرة فليهل ، ومن أحب أن يهل بحجة فليهل ، فلولا أنى أهديت لأهللت بعمرةمن أهل بالعمرة ولم يهد فليحل ، ومن أهل بعمرة فأهدى فلا يحل ، ومن أهل بحج فليتم حجه.
Siapa saja yang ingin berihrom umroh maka berihromlah dan siapa saja yang ingin berihrom hajji maka berihromlah. Seandainya aku tidak membawa hadyu (kambing sembelihan untuk memulyakan tanah haram) maka aku akan berihrom umroh.
h1404 مَنْ أَهَلَّ بِعُمْرَةٍ وَلَمْ يُهْدِ فَلْيَحْلِلْ وَمَنْ أَهَلَّ بِعُمْرَةٍ فَأَهْدَى فَلَا يَحِلَّ وَمَنْ أَهَلَّ بِحَجَّةِ فَلْيُتِمَّ حَجَّهُ.
Siapa saja yang berihrom umroh dan dia tidak membawa hadyu maka silakan dia bertahallul. Namun siapa yang berihrom umroh dan dia membawa hadyu maka janganlah dulu bertahallul. Siapa yang berihrom dengan hajji maka hendaknya dia sempurnakan hajjinya.
h1405 من كان منكم أهدى ، فإنه لا يحل من شيء حرم منه حتى يقضي حجه ، ومن لم يكن منكم أهدى ، فليطف بالبيت وبالصفا والمروة ويقصر ، وليحلل ثم يهل بالحج ، فمن لم يجد هديا فليصم ثلاثة أيام في الحج ، وسبعة إذا رجع إلى أهله فطاف حين قدم مكة.
Siapa diantara kalian yang sudah membawa hadyu maka dia tidak bertahallul dari sesuatu yang diharamkan baginya hingga ia menyelesaikan amal hajjinya. Namun siapa yang tidak membawa hadyu maka hendaknya ia tawaf di Baitulloh dan sa'iy antara Shofa dan Marwah serta bercukur dan ia bertahallul (menjadi halal dari larangan ihrom) kemudian (ketika telah dekat hari Arofah) hendaklah ia berihrom hajji. Siapa yang tidak mendapati hadyu maka hendaknya ia berpuasa tiga hari dalam hajjinya dan tujuh hari ketika dia pulanh ke keluarganya. Lalu dia thowaf ketika baru datang di Makkah.