Muhammad.com collection in 109 languages

  • KITAB_HAJJI_DAN_UMROH_bhs_indonesia, page : 66

naik segala hakikat) yang mungkin dan yang tersimpan di alam yang tetap. Sebab
beliau
adalah seorang manusia yang sempurna sifatnya dan perilakunya (dan karenanya turunlah
ilmu kepada Adam) dengan penampakan “Dan Dia mengajarkanmu apa yang engkau belum
mengetahuinya.dan adalah keutamaan Allah atasmu sangatlah agung.” [Q.S An-Nisaa‟: 113]
(maka ia melemahkan para makhluk) untuk mencapai batasnya. Bagaimana bisa? Sedangkan
bendera pujian [liwaa-ul chamdi] di tangannya, di bawahnya adalah Adam dan selainnya
[H.R At-Turmudziy] (dan untuk memahaminya menjadi kecil segala pemahaman) dalam
semua ilmu dengan curahan “Aku melihat Tuhanku dalam „bentuk‟ yang paling baik lalu ia

„meletakkan tangan-Nya‟ di antara dua pundakku sehingga aku merasakan dinginnya di
dadaku, makaa menjadi jelaslah segala sesuatu dan aku dapat memahaminya.” [H.R At-
Turmudziy] (maka tak ada yang dapat menjangkaunya seorang pun dari kita baik yang
terdahulu) dengan kesungguh-sungguhan beramal (dan tidak pula yang kemudian) yang
dijangkau oleh curahan karunia (maka taman alam malakuut [alam malaikat] dengan
kecerahan keindahannya) yang mengalir dalam alam wujud ini (menjadi indah, dan telaga-
telaga jabaruut dengan curahan cahayanya) yang gemerlapan dalam alam nyata (mengalir
deras, dan tidak ada sesuatu pun kecuali berkaitan dengannya) dalam setiap naik dan