-
KITAB_HAJJI_DAN_UMROH_bhs_indonesia, page : 67
6
turunnya, (sebab seandainya bukan karena adanya perantara) dalam sampainya karunia dan
terhasilkannya kebahagiaan (maka pasti akan hilang – sebagaimana dikatakan – segala yang
diperantarainya) dengan dalil “Hanya saja saya adalah pembagi, dan Sesungguhnya Allah-
lah Yang memberi” [H.R Al-Bukhooriy & Muslim] “Dan seandainya mereka ketika
menzalimi diri mereka sendiri, mereka datang kepadamu [ya Rasul] lalu mereka meminta
ampun kepada Allah dan Rasululloh memintakan ampun untuk mereka, pastilah mereka
akan mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [Q.S An-Nisaa‟: 94]
(sebuah salawat) yang sempurna (yang layak dengan [keagungan]-Mu) dari sisi ketuhanan-
Mu, yang berasal (dari-Mu) dari segi ke-Maha-Kuasa-an-Mu tercurah (kepada beliau)
sebagai pemuliaan atas derajatnya yang agung, yang disertai dengan pakaian “Sungguh telah
datang kepada kalian seorang rasul / utusan dari kalangan kalian, berat atasnya apa
yang
menyusahkan kalian, sangan ingin kepada [keimanan] kalian, terhadap orang beriman sangat
iba dan penyayang.” [Q.S At-Taubah: 128] dan salam yang sempurna yang turun melalui
tempat naik yang kudus menurut hamparan keramah-tamahan yang layak dengan beliau
(sebagaimana beliau memang orang yang pantas. Ya Allah sesungguhnya beliau adalah
turunnya, (sebab seandainya bukan karena adanya perantara) dalam sampainya karunia dan
terhasilkannya kebahagiaan (maka pasti akan hilang – sebagaimana dikatakan – segala yang
diperantarainya) dengan dalil “Hanya saja saya adalah pembagi, dan Sesungguhnya Allah-
lah Yang memberi” [H.R Al-Bukhooriy & Muslim] “Dan seandainya mereka ketika
menzalimi diri mereka sendiri, mereka datang kepadamu [ya Rasul] lalu mereka meminta
ampun kepada Allah dan Rasululloh memintakan ampun untuk mereka, pastilah mereka
akan mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [Q.S An-Nisaa‟: 94]
(sebuah salawat) yang sempurna (yang layak dengan [keagungan]-Mu) dari sisi ketuhanan-
Mu, yang berasal (dari-Mu) dari segi ke-Maha-Kuasa-an-Mu tercurah (kepada beliau)
sebagai pemuliaan atas derajatnya yang agung, yang disertai dengan pakaian “Sungguh telah
datang kepada kalian seorang rasul / utusan dari kalangan kalian, berat atasnya apa
yang
menyusahkan kalian, sangan ingin kepada [keimanan] kalian, terhadap orang beriman sangat
iba dan penyayang.” [Q.S At-Taubah: 128] dan salam yang sempurna yang turun melalui
tempat naik yang kudus menurut hamparan keramah-tamahan yang layak dengan beliau
(sebagaimana beliau memang orang yang pantas. Ya Allah sesungguhnya beliau adalah