-
KITAB_HAJJI_DAN_UMROH_bhs_indonesia, page : 71
[Q.S Asy-Syuuroo: 11] “Maha Suci Engkau, kami tidak menyembah-Mu dengan sebenar-
benarnya.” (dan tenggelamkanlah aku dalam inti laut kesendirian) persaksian, bersama
dengan mendirikan senantiasa hak-hak kehambaan “Katakanlah (wahai Rasul): “Semuanya
dari sisi Allah” [Q.S An-Nisaa‟: 78] “Segala yang menimpamu daripada kebaikan itu dari
Allah, dan apapun yang menimpamu dari keburukan maka itu dari [kesalahan] dirimu
sendiri” [Q.S An-Nisaa‟: 79] (sehingga aku tidak melihat, tidak mendengar, tidak mendapati
dan tidak merasa kecuali dengannya) secara sungguh-sungguh dan ketekaiatan erat dengan
hadiah perhatian “lalu jika Aku telah mencintainya maka Aku-lah yang menjadi
pendengarannya yang aman ia mendengar dengannya, dan Aku-lah yang akan menjadi
penglihatannya yang aman ia melihat dengannya, dan tangannya yang mana ia bertindak
dengannya, dan kakinya yang aman ia berjalan dengannya.” [H.R Al-Bukhooriy] (dan
jadikanlah chijab / tirai yang terbesar) dari sisi pelimpahan dan pendiktean
(adalah
kehidupan ruhku) “Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al-Qur‟an) dengan
perintah Kami.” [Q.S Asy-Syuuroo: 52] “Dan sesungguhnya kamu benar-benar diberi Al-
Qur‟an dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” [Q.S An-Naml: 6]
(dan ruh beliau) dari sisi hubungan dan penguatan (juga rahasia hakikatku) sehingga aku
dapat merasakan rahasia “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat:
“Sesungguhnya Aku akan menjadikan di bumi seorang khalifah.” [Q.S Al-Baqoroh] (dan
benarnya.” (dan tenggelamkanlah aku dalam inti laut kesendirian) persaksian, bersama
dengan mendirikan senantiasa hak-hak kehambaan “Katakanlah (wahai Rasul): “Semuanya
dari sisi Allah” [Q.S An-Nisaa‟: 78] “Segala yang menimpamu daripada kebaikan itu dari
Allah, dan apapun yang menimpamu dari keburukan maka itu dari [kesalahan] dirimu
sendiri” [Q.S An-Nisaa‟: 79] (sehingga aku tidak melihat, tidak mendengar, tidak mendapati
dan tidak merasa kecuali dengannya) secara sungguh-sungguh dan ketekaiatan erat dengan
hadiah perhatian “lalu jika Aku telah mencintainya maka Aku-lah yang menjadi
pendengarannya yang aman ia mendengar dengannya, dan Aku-lah yang akan menjadi
penglihatannya yang aman ia melihat dengannya, dan tangannya yang mana ia bertindak
dengannya, dan kakinya yang aman ia berjalan dengannya.” [H.R Al-Bukhooriy] (dan
jadikanlah chijab / tirai yang terbesar) dari sisi pelimpahan dan pendiktean
(adalah
kehidupan ruhku) “Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al-Qur‟an) dengan
perintah Kami.” [Q.S Asy-Syuuroo: 52] “Dan sesungguhnya kamu benar-benar diberi Al-
Qur‟an dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” [Q.S An-Naml: 6]
(dan ruh beliau) dari sisi hubungan dan penguatan (juga rahasia hakikatku) sehingga aku
dapat merasakan rahasia “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat:
“Sesungguhnya Aku akan menjadikan di bumi seorang khalifah.” [Q.S Al-Baqoroh] (dan