-
KESALAHAN_WAHABI, page : 2
Jamaah yang menghukumi kafir para pengikut Imam Asy’ari" Orang-orang Islam di dunia yang berakidah Ahlu Sunnah Wal Jamaah adalah mereka yang dalam bidang akidah mengikuti Imam Abu Hasan Al Asy’ari dan Imam Abu Mansyur Al Maturidi Al Asya'irah adalah orang-orang yang Islam dan beriman Al Asya'irah (Para pengikut Imam Abu Hasan Al-Asy’ari) Lihat kitab mereka "Al Iman bil Anbiya' Jumlatan" karya Abdullah bin Zaid, cetakan Al Maktab Al Islami, Beirut.
Orang-orang Wahabi berkata: Adam bukan seorang nabi maupun seorang rasul Abu Umamah meriwayatkan bahwa seseorang telah bertanya: "Ya Rasulullah, apakah Adam adalah seorang nabi?" Baginda menjawab: "Ya, dialah nabi yang diajak berbicara oleh Allah." Hadis riwayat Bin Hibban Ijma' (hasil kesepakatan) para ulama menyatakan bahwa Adam adalah seorang nabi Utusan Allah. Junjungan kita, nabi Adam Lihat kitab mereka berjudul "Kaifa Ihtadaita Ila Tauhid" karya Muhammad Jamil Zainu halaman 83 dan 89, cetakan Darul Fathi, As Syariqah Bin Baz berkomentar: Lafal sholawat ini adalah syirik Lafal sholawat ini sama sekali tidak bertentangan dengan Al Qur’an dan Hadis Dibenarkan untuk membaca sholawat dengan lafal
"Ya Allah, limpahkan pujian dan keberkatan kepada Muhammad, penawar hati dan obatnya, kesehatan bagi tubuh dan penyembuhnya, cahaya penglihatan dan sinarnya." Bersholawat kepada Nabi Muhammad, semoga Allah senantiasa melimpahkan pujian, keberkatan dan kesejahteraan kepada baginda Lihat kitab mereka berjudul "Al Qaulul Mukhtar Lifana'in Nar" karya Abdul Karim Humaid hlm 7, Riyadh, Saudi Arabia dan kitab Syarah "Aqidah Thohawiyah" karya Bin Abul Izzi (Bin Baz memuji kitab karyanya), hlm 427, Al Maktab Al Islami, Beirut Golongan Wahabi mengatakan: Neraka akan musnah dan azab terhadap orang kafir di dalamnya akan berhenti Allah berfirman, " Dan orang-orang yang kafir bagi mereka Api Jahanam, tidak ditetapkan bagi mereka untuk mati dan azab atas mereka tidak diringankan." (Q.S Fathir,35:36) Neraka tidak akan musnah dan azab terhadap orang kafir di dalamnya tidak akan berhenti
Neraka Lihat kitab mereka "Aqidah Ahli Iman Filkholqi Adam ala Shurotir Rahman" karya Mahmud At Tuwaijari (Bin Baz memberi kata pengantar dalam kitab ini dan memujinya) hlm 76 Darul Liwa', Riyadh Golongan Wahabi berkata: Allah menciptakan manusia berdasarkan gambaran-Nya (maksud perkataan mereka adalah bahwa Adam dalam gambaran Allah yang berarti Allah menyerupai Adam) Allah berfirman, "Tidak ada sesuatupun yang seperti-Nya, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S As Syura,42:11) Allah tidak menyerupai manusia karena Dia Pencipta mereka. Sang Pencipta tidak menyerupai ciptaan. Dia tidak memiliki bentuk, ukuran, kwantitas dan sifat makhluk lainnya Allah berbeda dengan seluruh makhluk Lihat kitab mereka "Halaqaatun Mamnu'atun" karangan Hasam Al Aqqad halaman 25 Darus Shahabah, Thantha
Golongan Wahabi berkata: Berzikir seribu kali adalah bid'ah yang dibuat oleh orang-orang bodoh dan ini keluar dari zikir berdasarkan syariat menuju zikir yang syirik kepada Allah Allah berfirman, "Ingatlah Allah dengan berzikir sebanyak-banyaknya." (Q.S Al Ahzab,33:41) Boleh memperbanyak zikir untuk mengingat Allah seperti mengucap Laailaaha illallah sebanyak seribu kali Ucapan Laailaaha illallah (tiada tuhan selain Allah) Lihat kitab mereka "Al Majmu' Al Mufid Min Aqidatit Tauhid" halaman 102, Maktab Darul Fikr, Riyadh Golongan Wahabi berkata: Perangilah tarekat Ihsan sebelum kalian memerangi Yahudi karena
Orang-orang Wahabi berkata: Adam bukan seorang nabi maupun seorang rasul Abu Umamah meriwayatkan bahwa seseorang telah bertanya: "Ya Rasulullah, apakah Adam adalah seorang nabi?" Baginda menjawab: "Ya, dialah nabi yang diajak berbicara oleh Allah." Hadis riwayat Bin Hibban Ijma' (hasil kesepakatan) para ulama menyatakan bahwa Adam adalah seorang nabi Utusan Allah. Junjungan kita, nabi Adam Lihat kitab mereka berjudul "Kaifa Ihtadaita Ila Tauhid" karya Muhammad Jamil Zainu halaman 83 dan 89, cetakan Darul Fathi, As Syariqah Bin Baz berkomentar: Lafal sholawat ini adalah syirik Lafal sholawat ini sama sekali tidak bertentangan dengan Al Qur’an dan Hadis Dibenarkan untuk membaca sholawat dengan lafal
"Ya Allah, limpahkan pujian dan keberkatan kepada Muhammad, penawar hati dan obatnya, kesehatan bagi tubuh dan penyembuhnya, cahaya penglihatan dan sinarnya." Bersholawat kepada Nabi Muhammad, semoga Allah senantiasa melimpahkan pujian, keberkatan dan kesejahteraan kepada baginda Lihat kitab mereka berjudul "Al Qaulul Mukhtar Lifana'in Nar" karya Abdul Karim Humaid hlm 7, Riyadh, Saudi Arabia dan kitab Syarah "Aqidah Thohawiyah" karya Bin Abul Izzi (Bin Baz memuji kitab karyanya), hlm 427, Al Maktab Al Islami, Beirut Golongan Wahabi mengatakan: Neraka akan musnah dan azab terhadap orang kafir di dalamnya akan berhenti Allah berfirman, " Dan orang-orang yang kafir bagi mereka Api Jahanam, tidak ditetapkan bagi mereka untuk mati dan azab atas mereka tidak diringankan." (Q.S Fathir,35:36) Neraka tidak akan musnah dan azab terhadap orang kafir di dalamnya tidak akan berhenti
Neraka Lihat kitab mereka "Aqidah Ahli Iman Filkholqi Adam ala Shurotir Rahman" karya Mahmud At Tuwaijari (Bin Baz memberi kata pengantar dalam kitab ini dan memujinya) hlm 76 Darul Liwa', Riyadh Golongan Wahabi berkata: Allah menciptakan manusia berdasarkan gambaran-Nya (maksud perkataan mereka adalah bahwa Adam dalam gambaran Allah yang berarti Allah menyerupai Adam) Allah berfirman, "Tidak ada sesuatupun yang seperti-Nya, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S As Syura,42:11) Allah tidak menyerupai manusia karena Dia Pencipta mereka. Sang Pencipta tidak menyerupai ciptaan. Dia tidak memiliki bentuk, ukuran, kwantitas dan sifat makhluk lainnya Allah berbeda dengan seluruh makhluk Lihat kitab mereka "Halaqaatun Mamnu'atun" karangan Hasam Al Aqqad halaman 25 Darus Shahabah, Thantha
Golongan Wahabi berkata: Berzikir seribu kali adalah bid'ah yang dibuat oleh orang-orang bodoh dan ini keluar dari zikir berdasarkan syariat menuju zikir yang syirik kepada Allah Allah berfirman, "Ingatlah Allah dengan berzikir sebanyak-banyaknya." (Q.S Al Ahzab,33:41) Boleh memperbanyak zikir untuk mengingat Allah seperti mengucap Laailaaha illallah sebanyak seribu kali Ucapan Laailaaha illallah (tiada tuhan selain Allah) Lihat kitab mereka "Al Majmu' Al Mufid Min Aqidatit Tauhid" halaman 102, Maktab Darul Fikr, Riyadh Golongan Wahabi berkata: Perangilah tarekat Ihsan sebelum kalian memerangi Yahudi karena