-
Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 44
serta lebih menyempurnakan sifat-sifat mulianya. Ada perbedaan pendapat mengenai keadaan manusia yang biasanya lebih mudah kembali ke sifat aslinya. Para ulama generasi awal keislaman berbeda pendapat mengenai hal tersebut, apakah itu sifat yang melekat sejak lahir atau yang diperoleh dengan kerja keras. Imam Thobrooniy dan sebagian ulama lainnya berkata, "Akhlak yang baik itu melekat dan merupakan watak alami dalam diri para hamba Allah."
Sifat mulia dan akhlak terpuji sangat banyak macamnya. Yang dipaparkan disini hanyalah sebagian kecil saja, segala sifat yang mulia telah nyata terdapat didalam diri Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya.
Kecerdasan Nabi Muhammad ber akar dari etikanya yang mulia
Pengetahuan dalam segala bentuknya berasal pada akal pikiran. Akal pikiran merupakan sumber inti datangnya ilmu pengetahuan dan keimanan. Akal pikiran yang cerdas menghasilkan pemahaman yang tajam, persepsi yang jelas, pengamatan yang jeli, kebenaran pendapat, kesadaran untuk memilih yang terbaik, perjuangan keras melawan hawa nafsu, pengambilan keputusan yang tepat, pengaturan efektif, pencapaian kebajikan, dan pengelakan dari kejahatan.
Di bagian sebelumnya, telah nampak tanda-tanda kecerdasan dan kedalaman pengetahuan baginda yang luar biasa. Ilmu baginda tidak dimiliki manusia lainnya dan tidak akan ada yang pernah memilikinya. Siapapun yang memanfaatkan waktu guna meneliti sifat-sifat baginda, akan mengenali dan membuktikan betapa sempurna kebesaran pangkat baginda.
Sifat mulia dan akhlak terpuji sangat banyak macamnya. Yang dipaparkan disini hanyalah sebagian kecil saja, segala sifat yang mulia telah nyata terdapat didalam diri Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya.
Kecerdasan Nabi Muhammad ber akar dari etikanya yang mulia
Pengetahuan dalam segala bentuknya berasal pada akal pikiran. Akal pikiran merupakan sumber inti datangnya ilmu pengetahuan dan keimanan. Akal pikiran yang cerdas menghasilkan pemahaman yang tajam, persepsi yang jelas, pengamatan yang jeli, kebenaran pendapat, kesadaran untuk memilih yang terbaik, perjuangan keras melawan hawa nafsu, pengambilan keputusan yang tepat, pengaturan efektif, pencapaian kebajikan, dan pengelakan dari kejahatan.
Di bagian sebelumnya, telah nampak tanda-tanda kecerdasan dan kedalaman pengetahuan baginda yang luar biasa. Ilmu baginda tidak dimiliki manusia lainnya dan tidak akan ada yang pernah memilikinya. Siapapun yang memanfaatkan waktu guna meneliti sifat-sifat baginda, akan mengenali dan membuktikan betapa sempurna kebesaran pangkat baginda.